Chapter.72

584 41 1
                                        

_o0o_

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

_o0o_

"Kakak! Kakak ipar!" seru Lu Si seraya berlari menuju kamar Li Yue.

"Putri?" Ye Lin memandang bingung kepada adik ipar dari tuannya. Ada apa gerangan sampai berlari di saat fajar.

"Ye Lin, dimana Kakak iparku?"

"Permaisuri belum bangun saat ini, Putri. Apa perlu saya membangunkan beliau?"

Lu Si seketika mengangguk. "Cepatlah, ini soal Ibu."

Ye Lin segera masuk menuju kamar Li Yue yang mana di sana Li Yue masih memejamkan matanya.

"Li Yue, bangun. Putri Lu Si ingin bertemu. Li Yue..."

Panggilan Ye Lin perlahan membangunkan Li Yue dari tidurnya. "Ye Lin? Ada apa? Tidak biasanya kau membangunkanku sepagi ini?"

"Putri Lu Si diluar."

"Lu Si?" Li Yue bangkit dari ranjang dan meraih selendang sutranya.

"Sepertinya itu hal yang sangat penting karena Putri Lu Si sampai berlari menuju sini."

"Bawa dia masuk."

Ye Lin keluar dan segera membawa putri kekaisaran Feng itu masuk ke dalam kamar Li Yue.

"Kakak! Ibu...Ibu menghilang, kak!"

"Apa?! Lu Si, apa maksudmu Ibu Suri menghilang."

Isak tangis Lu Si terdengar. "Tadi aku pergi ke kamar Ibu ingin memberitahu hadiah apa yang aku inginkan untuk ulang tahunku mendatang. Tapi Pelayan yang menjaga kamar Ibu melarangku untuk masuk, karena merasa janggal aku meminta Prajurit yang menemaniku untuk menahan mereka. Saat aku masuk, aku melihat seorang wanita yang mengenakan pakaian Ibu sedang berusaha melarikan diri dari jendela kamar."

Li Yue menatap Lu Si dengan mata terbelalak. "Apa kau mengenali siapa wanita itu?" tanyanya cepat, mencoba menahan gejolak panik dalam dadanya.

Lu Si menggeleng sambil terisak. "Aku hanya melihat wajahnya dari samping. Tapi tubuhnya seperti Ibu, mungkin karena itu para Prajurit dan Pelayan tidak ada yang menyadari Ibu hilang. Saat dia menyadari aku melihatnya, dia langsung melompat keluar jendela dan menghilang ke taman belakang. Prajurit sudah mengejar tapi tidak menemukannya. Bagaimana ini, kak? Ibu baru saja sembuh."

Li Yue mengusap air mata Lu Si dan memeluk perempuan yang lebih muda darinya itu.

"Kau sudah memberitahu kakakmu?"

Dalam isak tangisnya Lu Si mengangguk. "Aku sudah memerintahkan dua orang Prajurit untuk memberitahu kakak Feng dan Huang Ji sebelum kemari."

"Kau sudah melakukan hal yang tepat. Yang Mulia pasti sudah mengirim Prajurit terbaik untuk mencari Ibu Suri. Aku akan bersiap sebentar, kita akan pergi ke kediaman Ibu Suri, kakak-kakakmu pasti berada disana."

Rebirth of the Phoenix [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang