Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
_o0o_
"Kakak! Berhenti menatap Jenderal Zhao seperti itu!" seru Lu Si pada kakak Fengnya yang tak henti-hentinya menatap tajam sejak keduanya terciduk.
Saat ini, Feng Wu Lan, Li Yue, Lu Si dan Jenderal Zhao sedang berjalan menuju tempat penitipan kuda. Feng Wu Lan memberikan perintah untuk pulang secepat mungkin, jika tidak ia akan melapor pada Ibu Suri.
Feng Wu Lan mendengus sinis. "Jadi ini tugas mengawal yang Jenderal Zhao maksud?"
Zhao Ling tersentak mendengar sindiran yang diberikan Kaisar Feng padanya.
"Memang benar kok Jenderal Zhao ada tugas mengawal, dia mengawalku. Jika kakak Feng lupa, Ibu setuju saat Jenderal Zhao menawarkan diri untuk menjagaku!"
"Apa bergandengan tangan termasuk dari tugas penjagaan, Jenderal Zhao?" tanya Feng Wu Lan melempar sindiran kembali.
"Apa salahnya bergandengan tangan? Bukannya bagus? Aku tidak akan menghilang jika tanganku digandeng Jenderal Zhao."
"Mengapa tidak ada Pelayan dan Prajurit yang menemani adikku, Jenderal Zhao. Jika kau lupa dia seorang Putri."
"Yang Mulia, Saya-"
"Aku sendiri yang tidak mau ada Pelayan dan Prajurit yang mengelilingiku!"
Feng Wu Lan menatap Lu Si sebal. Kenapa dari tadi adiknya ini membela Jenderal Zhao?! "Aku bertanya pada Jenderal Zhao, bukan padamu."
"Jenderal Zhao adalah pengawalku, jadi aku berhak menjawabnya."
"Sebelum menjadi pengawalmu, dia adalah Jende-
"Sampai kapan kalian akan berdebat?" protes Li Yue pada keduanya. Sebenarnya dia ingin diam saja, tapi perdebatan kakak adik itu mulai menarik perhatian orang sekitar, dan Li Yue merasa kasihan pada Jenderal Zhao yang sudah pucat dan berkeringat dingin sejak tadi.
"Tapi Jenderal Zhao-"
"Setidaknya Jenderal Zhao berkata jujur ada tugas mengawal. Tidak seperti seseorang yang berbohong dan selalu mencari alasan."
Feng Wu Lan memegang dadanya merasa terkejut. Tidak, lebih lebih tepatnya ia merasa tertampar atas perkataan Li Yue.
"Mulutmu tajam sekali," ujar Feng Wu Lan mengutarakan isi kepalanya.
"Kau baru menyadarinya? Sudahlah! Kita sampai. Jenderal Zhao, ambil kudamu."
Dengan wajah yang masih memucat, Zhao Ling pergi mengambil kuda miliknya di tempat ia penitipan.
"Pantas aku tidak merasa asing, jadi itu benar-benar kudamu, dan kau menaikinya bersama adikku?" Feng Wu Lan kembali berujar. "Lu Si, kau akan naik kuda milikku."
"Apa?! Aku tidak mau!"
"Naik kuda bersamaku atau-"
"Kau tidak bisa diam sebentar ya?" tanya Li Yue jengkel. "Saat aku menanyaimu saja kau lama berpikir, jangan kira aku melupakannya."