SACRIFICE - BAGIAN 3

1K 301 571
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


***

"Membuat keputusan bukanlah hal yang mudah. Karena setiap keputusan memerlukan pemikiran yang matang." - Deliana Celarisa

***


[HAPPY READING]


Karena mimpi semalam, membuat Delia berpikir  kembali tentang pernikahan Papanya. Awalnya dia berniat menolak rencana pernikahan Papanya, namun dia berpikir lagi keputusannya itu.

Selama ini dia sadar akan perilakunya kepada sang Papa yang membuat papanya tidak nyaman. Mungkin keputusan ini bisa menebus sedikit kesalahannya kepada Papanya.

Ya, dia akan menyetujui keputusan papanya untuk menikah lagi, dan itu artinya siap tidak siap dia akan memiliki saudara, meskipun tiri.

semoga saja.

Setelah berpikir-pikir dia akan mencoba berbicara kepada papanya. Namun, Papanya saat ini masih belum pulang dari kantor. Mungkin nanti malam setelah papanya pulang dia akan mengatakan hal itu, pikirnya.

Sepulang sekolah, dia tidak ikut nongkrong dengan teman-temannya dikarenakan dia akan pergi ke makam mamanya. Dia juga sudah mengabari teman-temannya lewat grub whattsap, jadi tidak usah khawatir.

Saat ini dia sudah berada diparkiran TPU, tempat peristirahatan mamanya yang terakhir, tanpa berpikir panjang dia segera berjalan memasuki area pemakaman.

Setelah beberapa langkah dia berjalan, akhirnya dia sampai dimana makam mamanya. Dia berjongkok di sebuah nisan bertulisan 'Anita Larasati Binti Rahman'.

Pemakaman ini cukup ramai di waktu kapanpun, karena memang pemakaman ini adalah pemakaman umum yang berada dipusat kota, jadi tak heran jika sewaktu-waktu ramai.

Matanya menatap lurus ke batu nisan dengan tatapan sendu.

"Assalamualikum, Ma., Lia datang," suara sendu Delia mulai terdengar.

"Ma, Lia kangen,"

"Ma, hikss,, Lia akan menjalani apa yang mama minta  di mimpi Lia semalam. Lia akan berusaha menerima bahwa papa akan menikah lagi, demi mama bahagia. Mama gausah khawatir jika nantinya Lia akan melupakan mama, karena itu tidak akan terjadi ma. Mama selalu ada di hati Lia, Seterusnya dan Selamanya." ucap Delia panjang lebar dengan isak tangisnya.

SACRIFICE [On Going][Revisi Berjalan]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang