42

480 88 637
                                        

***

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

***

haiiii gimana kabarnya semua??

gak ada bosennya aku ngingetin kalian buat pencet tombol bintang sebelum membaca, gak susah kan buat pencet tombol bintangnya?? jadi langsung cuss pencet yaaa. Plis jangan jadi siders :))

typo tandain yaaa ❤

siap meramaikan?? siaplah masa enggak wkwk, harus lebih rame dari part sebelumnya. Aku kasih tips biar update cepet. capai target, seperti biasa okeyyyy??? 👌😀

yuk cuss baca!

happy reading ❤😀

happy reading ❤😀

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

______

“Kamu tak perlu memiliki segalanya untuk bahagia, karena yang kamu butuh hanya seseorang yang mampu buatmu tersenyum disaat terluka”

- Reindra Bagaskara

_____

Pagi ini, gadis yang tengah terbaring di bankar rumah sakit belum juga membuka matanya. Setelah semalam dia begadang karena memang tidak bisa tidur sampai akhirnya saat ini dia masih tertidur dialam mimpinya. Seorang cowok yang kini duduk disamping bankar tersebut membelai manja rambut panjang milik Delia sambil tersenyum.

"Lo kalo lagi tidur cantik, Del."

Alfa terus menerus memperhatikan wajah damai Delia yang masih tertidur dengan tenang. Jika dia bisa meminjam mesin penghenti waktu pada doraemon pasti sudah dia lakukan. Dia ingin menghentikan waktu saat ini juga. Dia ingin selalu ada bersama Delia, dia ingin selalu menjaga Delia setiap saat. Tapi itu hayalah khayalan, karena doraemon hanya ada di dunia animasi, tidak untuk di dunia nyata.

Saat di pertangahan dia memperhatikan Delia, tiba-tiba suara pintu terbuka membuat alfa langsung menoleh ke arah suara. Terdapat seorang suster berjalan sambil membawa nampan.

SACRIFICE [On Going][Revisi Berjalan]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang