Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Jangan lupa!!!
Vote 🌟
Comment💬
Share💌
Sebenarnya sudah banyak rancangan, tapi yang namanya malas... Selalu datang tiba-tiba 😂
HAPPY READING
🍓🍓🍓
Mereka berenam memilih berpisah berdasarkan pasangan masing-masing, tolong kecualikan Cristy da Revan. Karena mereka bukan pasangan, kalau kata Cristy, “Lebih baik menjomblo kalau sama dia, ihhh.”
“Kenapa gua harus berakhir sama lo sih? Nggak ada yang lebih bening ngapa? Ngehaluin Jungkook malah dapat Jongkook, Ya Tuhan salah gua apa?” ucapan dramatis Cristy mengundang kejengkelan cowok yang ia maksud.
“Eh cewek bar-bar, mendingan gua daripada si Juki lo itu. Gua masih nyata dan tau lo bernafas, nah si Juki tau lo ada aja kagak!”
Jiwa K-pop Cristy merana karena omongan Devan yang memang sedikit salah, namun banyak benarnya.
Cristy memilih melenggang pergi ke arah permainan tembak-tembakan di depannya karena enggan untuk membalas ucapan Devan yang menurutnya melukai hatinya yang selembut bayi itu.
“Gitu aja marah, Lo.”
“Daripada kebanyakan bacot, lebih baik kita main ini. Karena nanti gua punya pertandingan kecil bareng si Cia sama Deeva dan sebelum itu kita yang taruhan. Kalau lo kalah, gantiin gua bayar makanan yang mereka berdua mau. Itupun kalau nanti gua kalah main game-nya. Dan kalau lo menang gua bakalan nurutin satu perintah lo, apapun itu.”
“Deal!”
***
Di balik pasangan yang katanya bukan pasangan? Ada pasangan yang sedang bermain dengan sangat bahagia.
“Ke kanan, Kak. Ayo arahin ke kanan!” Cia berseru dengan semangat, sedangkan Kenzo yang diberi perintah hanya menurut saja.
Kenzo malah memasang senyum bahagia karena melihat senyum indah yang terukir di bibir istrinya yang mungil itu.
Tak dipungkiri selama beberapa bulan ini rasanya berubah menjadi cinta karena intensnya pertemuan mereka. Afeksi Cia memang membuat Kenzo menggila dan selalu ingin melindungi pujaan hati, ahh bolehkan Kenzo berkata seperti itu setelah semua perbuatannya.
Capit boneka itu berhasil mencapit boneka beruang yang diinginkan Cia daritadi, bahkan Cia sudah melompat antusias melihat boneka incarannya tercapit.
“Jangan melompat seperti itu, kamu itu lagi hamil!” peringat Kenzo yang lansung dibalas cengiran lucu dari Cia yang kini memeluk boneka beruang itu dengan erat.
Kenzo jadi gemas dan menghadiahi cubitan di kedua pipi Cia yang kini menahan kesal karena ulahnya.
“Ih ... jangan dicubit! Nanti tambah melar gimana? Nanti kak Kenzo selingkuh lagi, Gimana?” omel Cia dengan cepat memalingkan wajahnya dan menggembungkan kedua pipinya kesal dan Kenzo kembali menahan gemas melihatnya.
“Jangan kesel gitu dong, sayang. Nanti cantiknya ilang loh,” goda Kenzo yang membuat pipi Cia kembali memerah.
“Ciee... yang pipinya merah, coba kakak liat!”
Cia semakin menyembunyikan pipinya yang memerah dan yang menjadi persembunyiannya adalah pelukan Kenzo.
Orang-orang di sana hanya melihat dengan tatapan yang berbeda, ada yang maklum, ada yang risih dan yang risih itu adalah jomblo profesional.
“Udah, yuk main lagi! Kita main yang lain, sebelum ke titik kumpul.” Kenzo lansung menarik tangan Cia ke arah permainan lain karena ia merasa risih dipandangi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fille Forte
Teen FictionSquel ZEVANA ❤❤❤ JANGAN DIBACA PERINGANTAN!!! WARNING!!!⚠⚠⚠ Fille Forte adalah bahasa Prancis yang artinya gadis kuat atau dalam bahasa inggris strong girl ❤❤❤ Kisah ini 'B' aja, jadi kalian mau mampir ya silahkan😇 Kalau pun nggak mau, ya udah sih...
