24. Aa Yeonjun

2.4K 491 139
                                        

"Assalamualaikum, bidadari keduanya aa."

Erin menangis sejadi-jadinya, lantas di peluk nya tubuh jangkung sang kakak.

"Hiks, Teteh kangen. Kenapa aa gak ngasih tau mau kesini?" Tanya Erin, dengan suara serak.

Yeonjun mengusap Surai sang adik "Kejutan kecil aja sih, Aa sempet bingung harus nyari Teteh kemana. Alhamdulillah nya, Ryu ada di kost dan ngasih tau aa Rumah ini."

Erin melepaskan pelukannya, ia mengusap pelan pipinya "Ish, makanya kabarin Teteh. Abi Sama Umi mana? Gak ikut?"

"Teh, ke dalem dulu atuh, pegel nih!" Keluh Yeonjun, membuat Erin tertawa.

"Iya Iya, lupa Ih. Kangen banget!"

Erin menuntun Yeonjun agar cowok itu masuk. Batu aja melangkah Yeonjun udah di sambut berbagai tatapan dari anak-anak Pradika.

Saking kagetnya, Yeonjun sampai mengelus dada.

Astagfirullah, kenapa banyak buaya?, Batinnya.

"Ini, aa Yeonjun. Abangnya Teteh hehe, kenalin." Ucap Erin mengenalkan Yeonjun.

Anak-anak Pradika, yang tadinya menatap waspada kedatangan yeonjun kini berubah menjadi hangat penuh rayuan.

Bisaan emang, giliran minta Restu aja pada gitu.

Erin narik Yeonjun duduk di Single sopa, yang tadinya di dudukin Jeno tapi cowok itu menyingkir dan mempersilahkan Calon iparnya duduk.

Eh, canda calon ipar :')

Enggak kok, cuma yaa Jeno berharap aja sih. Hehe

"Aa pengen Minum apa?" Tanya Erin.

"Enggak astagfirullah teh, gapapa jangan. Aa udah minum kopi tadi di bus." Ucap Yeonjun.

"Yaudah, kenalan dulu aja. Teteh bikin minuman."

"Yeu, dasar batu. Dibilang jangan!" Omel Yeonjun.

"Dih, haus pasti! Gausah muna deh!" Hardik Erin lalu berjalan ke arah dapur.

Menyisakan kecanggungan dari anak Pradika untuk Yeonjun. Padahal, Yeonjun nya biasa aja tuh.

"Jadi? Ini siapa?" Ujar Yeonjun, memulai.

Renjun terperanjat, gugup banget. Bahkan jari jemari nya sedari tadi bertaut melampiaskan kegugupan.

Ia menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskan nya "Assalamualaikum, kang. Saya Renjun putra pradika, anak sulung pak Jaehyun."

Yeonjun tersenyum "Waalaikumsalam, saya Yeonjun Kakak dari Serin Aula Fidha."

Renjun mengangguk, ia menelan ludahnya serat. Beneran segugup ini, kayak mau sidang skripsi:(

"Dan ini, adik pertama saya Namanya Jeno, yang tengah namanya Haechan, yang ujung Namanya Jaemin, dan yang duduk nungging itu Berdua, namanya Jisung sama Chenle." Jelas Renjun cepat.

Yeonjun terkekeh ganteng "Saya bukan Juri Rapper mas." Ucapnya.

Renjun mengusap tengkuknya malu "Hehe, maaf kang"

Yeonjun beralih menatap Jeno "Wih, badannya atletis ya. Bagus nih kalo dijadiin pelindungnya si Teteh."

Satu poin buat Jeno. Cowok itu tersenyum manis "Ah, kang bisa aja."

Yeonjun beralih Natap Jaemin, yang ditatap cuma nunduk. Udah kayak di tatap dosen yang nagih Skripsi "Yang ini Ganteng. Aura buaya nya keliatan ya? Wkwkwk"

Jaemin tersenyum kikuk, hancur saja Image nya di depan Yeonjun.

"Ini mereka bedua bungsu ya?" Tanya Yeonjun yang diangguki Renjun.

Teteh || Nct Dream Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang