Komitmen

2.7K 370 46
                                        

Happy weekend y'all

Sabtu malam, waktu paling umum dimana para remaja keluar untuk berkumpul bersama teman, sahabat bahkan pacar mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sabtu malam, waktu paling umum dimana para remaja keluar untuk berkumpul bersama teman, sahabat bahkan pacar mereka.

Begitu pula dengan Satya, dia kini sudah berada di depan sebuah rumah besar milik keluarga Shim.

' Mau ngapel dulu, doain ya, ' Satya, gak tau diri.

Satya memencet bel pintu rumah besar itu, tak seberapa lama seorang wanita membuka kan pintu.

" Permisi tante, saya temennya Jake. Jakenya ada?" tanya Satya.

" Oh temennya Jake, bentar ya dipanggil dulu, sini masuk," 

Satya ikut melangkah masuk dan menunggu di ruang tamu.

" Jake, ini ada temenmu nyari, cepet turun nak!! " Mama Jake berteriak sambil berjalan ke lantai 2 tempat kamar Jake berada.

" Siapa ma? Jaya ya? Jake tapi gak ada janji sama ," Jake berkata sambil keluar kamar.

Satya yang mendengar itu hanya tersenyum getir.

' Jangan ada Jaya diantara kita, ' -Satya, sedang cosplay sadboy.

Jake turun hanya dengan menggunakan piyamanya, membuat Satya mengecek jam tangannya memastikan bahwa ini benar-benar masih jam 6 malam bukan jam 10 malam.

" Loh Satya, mau ngapain kesini? " Jake kaget begitu sadar bahwa yang bertamu ke rumahnya bukan Jaya tapi Satya. 

" Jalan yuk, " Satya berkata tanpa beban seolah dia tidak mengajak secara mendadak.

" HAH?! yang bener aja kamu ngelantur apa gimana? " Jake menatap Satya dengan ekspresi tidak percaya.

" Oh temen mu dari mana ini, Jake? " Mama Jake datang sambil membawa dua gelas jus jeruk. 

Jake menoleh kearah ibunya, " Oh ini Ma, temen sekelasku sekaligus ketua OSIS Dakara," jelasnya.

" Oh keren juga kelasmu, ketua-ketua disitu semua. Ini kalian mau ngapain,"

" eh iya tante, saya ijin mau ngajak Jake jalan apa boleh?" Satya berujar yang dibalas tatapan tajam Jake.

" Owh iya ajak keluar aja tante malah seneng, anaknya bertapa mulu dikamar udah kayak vampir," 

" Ma.. " Jake merengek ketika ibunya malah membongkar aibnya.

" Udah sana ganti, udah ditunggu juga," Mama Jake mendorong menuju kamar meninggalkan Satya yang tersenyum geli.

••°•°•°•°••

" Ini mau kemana sih,"

" Jalan aja,"

Jake menatap Satya lewat spion dengan pandangan tak percaya.

' Astaga kenapa orang-orang suka sekali mengganggu akhir pekanku,' -Jake, sedang kesal.

Ketua [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang