Enjoy!
"Bagaimana nanti aku harus menolak soonyoung? Sangat sulit memilih kata-kata yang tepat" ini jisoo yang sedang frustasi. Masih ada satu jam sebelum pertemuannya dengan soonyoung membahas tentang kerjasama dengan yayasan kwon.
"Kau tinggal mengatakan jika kau menolak sesuai perintah direktur hong, itu tidak sulit" balas seokmin yang memang sedari tadi mendengarkan ocehan dari sang bos yang sedang frustrasi itu.
"Seokmin-ah kau tidak tau saja ini seperti aku menolak pria yang menyatakan cintanya padaku padahal aku menyukainya" seokmin memutar bola matanya malas mendengar itu. Entah apa yang ada di pikiran jisoo tentang soonyoung. Dia tidak mungkin langsung jatuh cinta begitu saja kepada soonyoung hanya pernah sekali bertemu.
Saat sampai di tempat yang dijanjikan oleh soonyoung tentunya itu juga membuat jisoo gelisah. Padahal ini benar-benar hanya masalah bisnis bukan pernyataan cinta.
"Maaf nona tapi asisten anda tidak diperbolehkan masuk, tuan soonyoung hanya ingin berbicara empat mata dengan nona" ucap pelayan itu yang berada di depan pintu vip yang ruangannya di pesan oleh soonyoung.
Seokmin tentunya geram tapi malah jisoo kesenangan dan meyakinkan seokmin bahwa dia akan baik-baik saja di dalam berdua dengan soonyoung.
"Maafkan aku jika aku datang terlalu terlambat, soonyoung-ssi" sapa jisoo saat memasuki ruangan itu.
"Tidak apa. Duduklah" suara itu membuat jantung jisoo berdegup kencang dan senyuman terukir di wajah cantiknya.
"Bagaimana kabarmu?" basa-basi soonyoung sambil menuangkan minuman ke gelas jisoo dan tentunya diterima dengan baik oleh jisoo lalu meneguknya.
"Seperti yang kau lihat, aku baik-baik saja bahkan lebih baik" balas jisoo dengan senyun sumringahnya dan membalas menuangkan minuman ke gelas soonyoung lalu diminumnya oleh soonyoung.
"Tapi jika kau baik-baik saja kenapa kau sepertinya akan menolak tawaranku beberapa waktu lalu?" jisoo tentunya sedikit terkejut dengan pertanyaan itu.
"Aku ingin sekali menerimanya tapi aku tetap harus mengikuti perintah direktur jadi aku ingin meminta maaf"
"Aku pasti memaafkanmu" ucap soonyoung tersenyum manis. "Lalu kenapa kau tidak menyembunyikannya dari atasanmu saja dan tetap menerimanya?"
Oh ayolah senyuman, tatapan dan suara itu seperti merayu jisoo dengan halus tapi pasti. Jisoo bahkan seperti sudah terhipnotis dengan soonyoung.
"Em tapi memangnya kenapa kau ingin bekerjasama denganku?"
"Akan ada berita besar tentangku dan aku tidak ingin itu terlalu rumit jadi aku meminta bantuanmu karena aku juga tertarik denganmu" hanya dengan kata 'tertarik' jisoo langsung melupakan fakta pertamanya.
"Memangnya apa yang bisa ku lakukan untukmu?"
"Menjadi pasanganku(?)" blush pipi jisoo langsung merona. Senyum malu-malu langsung ia tampilkan dihadapan soonyoung.
Sedangkan soonyoung merasakan kemenangannya bisa menggoda gadis polos di hadapannya dengan mudah.
"Jangan bercanda, aku serius disini" walaupun hatinya sedang berbunga-bunga tapi jisoo tetap berusaha tampil cool seperti semula.
"Apa aku terlihat bercanda hm?" tiba-tiba saja dengan kalimat itu diucapkan tangan soonyoung meraih jemari jisoo lalu menciumnya dengan lembut. Siapa yang tidak meleleh jika diperlakukan seperti itu oleh orang yang ia kagumi.
"Hubungi aku jika kau butuh sesuatu" ucap soonyoung lagi dengan menampilkan nomor ponsel di hp nya agar jisoo menambahkan nomornya. Jisoo yang paham langsung melakukannya.

KAMU SEDANG MEMBACA
START [SVT GS]
FanfictionAwal dari semester baru. Waktu yang dipenuhi dengan kegugupan, semangat dan awal yang baru. Ada satu hal yang penting untuk selalu dibawa kemanapun kita pergi yaitu kepercayaan diri. Pelaku pembunuhan dan penculikan yang tidak di ketahui identitasny...