Aroma antiseptik yang berpadu dengan wewangian terapi peppermint merayap lembut di lorong VIP lantai lima Kencana Medical Center. Karpet tebal bernuansa pastel meredam derap langkah kaki, menciptakan ketenangan artifisial yang dijaga ketat demi kenyamanan para penghuninya. Di lantai ini, setiap kamar lebih menyerupai suite hotel bintang lima daripada bangsal perawatan rumah sakit—lengkap dengan area ruang tamu pribadi, dapur kecil, serta balkon privat yang menghadap ke lanskap hijau kawasan Jakarta Selatan.
Shaqueilla Latisha Prameswari melangkah anggun menyusuri koridor tersebut. Jas putih dokternya yang terbuat dari bahan sutra krep premium terpasang sempurna di atas terusan palka berwarna biru navy berpotongan tajam. Sepasang high heels lima sentimeter dari Christian Louboutin membalut kakinya, menghasilkan ketukan ritmis yang tegas namun halus di atas lantai granit. Stetoskop berhiaskan hiasan karakter lucu terkalung di lehernya, memberikan kontras yang unik antara profesionalisme medis yang dingin dan kehangatan yang dibutuhkan seorang dokter anak.
"Suster Citra, bagaimana grafik suhu tubuh Kenzo dua jam terakhir?" tanya Shaqueilla tanpa menghentikan langkahnya, sembari meneliti layar iPad yang dipegangnya.
Suster Citra, yang berjalan setengah langkah di sampingnya, segera menyesuaikan diri. "Grafik suhu tubuhnya sudah turun di angka tiga puluh tujuh koma dua derajat, Dok. Tapi Ibu Fiona dari tadi terus mendesak agar Kenzo diberikan pemeriksaan MRI lengkap. Beliau merasa pemeriksaan darah dan USG perut yang kita lakukan kemarin belum cukup komprehensif."
Shaqueilla menghentikan langkahnya sejenak di depan pintu kamar Presidential Suite 501. Sebuah helaan napas pendek lolos dari bibirnya yang dipoles lipstik bermutu tinggi. Fiona Soetjipto—istri dari salah satu pengusaha batu bara termuda yang baru saja masuk dalam daftar lima puluh orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Wanita itu terkenal memiliki tingkat kecemasan ekstrem yang sering kali diproyeksikan dalam bentuk tuntutan tidak masuk akal kepada staf medis.
"Kenzo hanya mengalami gastroenteritis akut karena salah makan saat pesta ulang tahun temannya," ujar Shaqueilla tenang namun tegas. "Melakukan MRI pada anak usia tiga tahun tanpa indikasi neurologis yang jelas hanya akan memaparkannya pada proses pembiusan yang tidak perlu. Biar saya yang bicara dengan Ibunya."
Shaqueilla memutar knop pintu berdesain kayu jati hangat itu, lalu melangkah masuk.
Suasana di dalam kamar suite sangat sibuk. Seorang pengasuh pribadi sedang mencoba menyuapi seorang anak laki-laki yang duduk lemas di atas tempat tidur medis bertiang emas, sementara Fiona Soetjipto—berdiri anggun dalam balutan pakaian rumah dari Loro Piana—sedang berbicara dengan nada suara tinggi melalui telepon selulernya.
"Saya tidak mau tahu, Pak Direktur! Kalau sampai anak saya tidak ditangani dengan dokter spesialis terbaik dan fasilitas paling canggih, saya bisa pindahkan investasi keluarga kami dari rumah sakit ini!" seru Fiona sebelum mematikan sambungan teleponnya dengan ketus.
Begitu menyadari kehadiran Shaqueilla, raut wajah Fiona sedikit melunak, meski ketegangan masih terpancar jelas dari garis rahangnya. "Dokter Shaqui! Akhirnya Anda datang juga. Lihat anak saya, dia masih belum mau makan nasi timnya sama sekali. Saya minta dipanggilkan dokter spesialis gizi dan dibuatkan jadwal MRI sekarang juga!"
Shaqueilla memberikan senyum hangat yang menenangkan, melangkah mendekati tempat tidur Kenzo kecil. Dia berlutut hingga tingginya sejajar dengan mata sang pasien, mengabaikan fakta bahwa gaun birunya bersentuhan dengan lantai.
"Halo, Kenzo ganteng," sapa Shaqueilla lembut, memegang tangan mungil bocah itu. "Perutnya masih terasa memutar kayak wahana bianglala, hm?"
Kenzo mengangguk pelan, menyandarkan kepalanya di bantal. "Masih mual, Dokter Shaqui..."
KAMU SEDANG MEMBACA
Rumor Has It
FanfictionBagi lingkar sosial kelas atas Jakarta, perpisahan Shaqueilla Latisha Prameswari dan Issa Ghazafar Djojohadikusumo di hari kelulusan SMA lima belas tahun lalu adalah tragedi romansa terbesar dekade itu. Mereka adalah golden couple-sempurna, dipuja...
