Vote and Comment
yang berisik dong, gapapa kok aku mah😹
nesa_na21
-
-
-
Saat ini kediaman rumah Elyco sedang di penuhi dengan tawaan yang menggema di seluruh ruang tamu.
Adara yang begitu antusias dengan kedatangan Axel yang berkunjung ke rumah mereka sehabis pulang sekolah.
"Si Axel mah selalu aja gak berubah, mau tetep tinggal disini atau enggak nya. Muka mah tetep aja bonyok" Cibir Adara yang membuat Alina terkekeh kecil.
"Tau kamu, ubahlah sikap seperti itunya. Bentar lagi kan mau jadi ay--"
Sebelum melanjutkan perkataan nya Alina melihat Raka yang sedang memelototi dirinya, yang membuat Alina tersadar.
"Ay? Ay apa?" Ulang Adara.
"Hm, m-maksud mamah itu mau jadi anak ayam. Begitu dar, hehehe" Jawab Alina terbata-bata membuat Adara tersenyum kecil.
"Gimana sama pekerjaan nya xel?" Tanya Alina mengalihkan obrolan.
"Gak gimana-gimana sih, ya gitu" Jawab Axel apa adanya.
"Berhubung lho udah kerja, bagi-bagilah duit. Masa ke adek sendiri kodet!" Cibir Adara yang membuat Raka menggelengkan kepalanya.
"Iya, nanti gue tf"
"Wih, mantep tuh kek gitu"
Axel melihat jam tangan nya yang sudah menunjukan pukul 5, yang berarti sudah tiga jam dirinya berada di rumah kedua orang tua nya.
"Emh, Axel pamit ke apart lagi ya" Pamit Axel menatap Alina.
"Oh iya, cepetan gih" Titah Alina yang mengingat Caca.
"Kenapa buru-buru?" Tanya Adara dengan sengaja.
"Ada urusan" Jawab Axel kalem.
"Aku pamit dulu, mah-pah" Axel mulai mencium tangan kedua orang tua nya.
"Iya"
Lalu Axel pergi keluar dari rumah nya dan menaiki motor yang sudah terparkir rapih di tempat.
Memakai helm nya, dan langsung mengendari dengan kecepatan sedang.
~FLOURA🌻~
Sedangkan di ruangan serba biru laut, ada seorang perempuan berperut buncit yang sedang duduk di atas ranjang nya dengan air mata yang tak mau berhenti.
Terus menatap foto yang ada di dalam ponselnya, dirinya tersenyum getir melihat nya.
"Ini pasti alesan nya kan xel, lo cuek ke gue. Pasti karena lo lagi jaga hati buat cewek lo. Gue gapapa" Gumam Caca yang meremas ponselnya dengan erat.
"Mungkin setelah ini, semua selesai. Kita jalani hidup dengan masing-masing"
Tok! Tok!
Caca mendengar pintu kamarnya yang di ketuk dari luar.
Segera mungkin Caca menghapus jejak air mata itu, lalu membuka pintunya.
Cklek!
Ternyata Axel sudah pulang, Caca tak menatap Axel karena pasti matanya sembab.
"Ini" Axel menyodorkan kantong kresek putih yang entah Caca tau apa isinya.
Caca mengambilnya dan melihat isinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
SORRY FOR MY MISTAKE [PROSES REVISI]
Любовные романыJangan lupa VOTE and COMENT☺️ JUDUL AWAL : FLOURA - "BRENGSEK!" Caca menatap benci Axel. "Egois!" Axel mengangguk dengan tatapan datar, "Emang! Gue memang egois! kenapa? Hah!" Melepaskan cengkramannya dengan kasar. "Pokoknya, gue kasih tau lagi ke e...
![SORRY FOR MY MISTAKE [PROSES REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/243743407-64-k203195.jpg)