Chapter 28

29 5 0
                                        

Ini adalah hari terakhir Kriss di rawat. Setelah menjalani berbagai pengobatan dan terapi, kini Kriss sudah bisa dibilang sehat.

Bahkan sudah lebih dari satu minggu kakinya bebas dari bantuan gips. Kriss hanya harus tetap menjaga kesehatannya.

"Hai, Queen!" Seru Kriss saat Rena memasuki ruangannya.

Rena tersenyum. Dapat ia lihat Kriss sudah berbenah dibantu oleh Kay, sahabat Kriss.

"Mama kamu dimana Kriss? Di depan juga gak ada." Ucap Rena sembari berjalan ke arah Kriss yang tengah duduk di bibir ranjang.

Lelaki itu tersenyum, "Pulang. Kay ke sini gantiin Mama."

Rena melirik Kay yang juga meliriknya, lalu tersenyum. "Halo, Kay!"

Kay tersenyum kikuk dan membalas canggung sapaan Rena. Hal itu membuat Kriss geli melihat sosok Kay yang canggung ini.

"Dia pinter nge-rap loh, Queen." Ucap Kriss seolah berbisik, namun dapat terdengar bahkan sampai di penjuru ruangan.

Mata Rena berbinar lalu beralih melihat Kay, "Oh ya?"

"Enggak, Kak. Apaan sih lo, Kriss?!" Sahut Kay ketus, namun malu-malu.

Kriss tersenyum lebar, "Serius deh, Queen! Dulu ya, saya sama Kay sering nyanyi bareng. Saya vokal, trus Kay rapnya."

Kriss menunjukkan sebuah video lama dimana di dalamnya terekam video Kriss dan Kay yang tengah berduet. Benar kata Kriss, Kay sangat jago bernyanyi rap.

Kay semakin canggung pada Rena setelah Kriss menceritakan hal itu pada gadis tersebut. Namun rasa canggungnya perlahan hilang setelah Kay lihat Rena memujinya, bukan menghinanya.

"Gimana kalo Kay gabung agensi?" Tanya Rena dengan mata yang memancar penuh harapan.

"Hah? Sa-saya?" Gelagap Kay seraya mengarahkan telunjuk ke dirinya sendiri.

Rena mengangguk semangat.

Kriss yang mendengarnya, langsung membelakkan mata tidak percaya. Tidak terima dengan kehendak Rena.

"Eh?! Apaan, Queen?!" Pekik Kriss.

"Kenapa?" Tanya Rena bingung. Mungkinkah Kriss tidak suka harus satu agensi dengan Kay?

Sementara kini Kay tersenyum pahit mendengar protesan Kriss. Apa Kriss tidak suka akrab lagi dengannya?

Kriss menatap tajam Kay dan Rena bergantian,  "Kok Kay bisa langsung direkrut?! Dulu saya kok kayak gitu? Queen gak naksir Kay kan??"

Baik Rena dan Kay, keduanya tertawa mendengar pertanyaan beruntun Kriss. Mereka pikir Kriss tidak ingin berada di dekat Kay.

"Bego lu." Ucap Kay sembari menoyor pelan kepala Kriss.

Rena terkikik geli, "Jadi kamu mau gak satu agensi sama Kay?"

Kriss mengusap kepalanya pelan, menatap Kay dan Rena. "Terserah Kay lah, Queen. Kok nanyanya ke saya?" Lirihnya.

Rena menatap Kay,  "Kay, kamu mau?"

Lelaki yang tengah berdiri itu tersenyum kikuk, lalu mengangguk. Membuat Rena melebarkan senyumannya.

Melihat senyum manis Rena, Kriss pun ikut tersenyum. Senyum Rena dan kembalinya sahabat lama. Sempurna.

***

"One Dream nambah member?!"

Pasang sorot mata masih terpaku pada sosok Kay yang asing. Sementara Kay yang mendapat tatapan heran itu hanya duduk diam di bagian sudut. Benar-benar membuat sorotan mata terfokus padanya.

Rena tertawa melihat melihat ekspresi bingung para member, terutama Jay yang baru saja bertanya dengan suara memekik telinga.

"Enggak. One Dream tetep lima." Jelas Rena.

Geppy mengerutkan keningnya, "Terus?"

Rena menatap Kay lalu tersenyum manis,
"Solo. Solo rapper."

Semua member tercengang. Tidak, kecuali Kriss yang sudah tahu sejak awal perekrutan Kay. Malah, kini Galang yang dibuat bingung oleh ucapan Rena.

"Serius, Ren?" Tanya Galang tak percaya.

Gadis itu mengangguk semangat.

Awalnya baik Galang dan member One Dream bingung dengan kehadiran Kay yang tak terduga. Namun, kini semua tersenyum menyambutnya.

"Karna belum debut, apa artinya sekarang Kak Kay masih Trainee RN Entertainment?" Tanya Jay.

Kriss mendelik, "Heh! Kok lo panggil dia Kak? Giliran gue kagak pernah lo panggil Kak? Gue seumuran loh sama Kay!"

"Ya iyalah gue panggil Kak Kay! Ya kali Bang Kay." Jawab Jay asal.

Kay tertawa kecil mendengar cekcok antara Kriss dan Jay.

"Panggil gue Kay aja. Gue kurang nyaman dipanggil Kak Kay. Apalagi Bang Kay. Sumpah gue bukan 'bangkai'." Sahut Kay sarkas.

Ucapan itu berhasil menghibur Rena, Galang dan juga para member One Dream lain.

Rena tersenyum,  "Iya, Kay sekarang Trainee RN Entertainment."

Kriss menyenggol Kay,  "Baik-baik ya lo sama senior!"

Sementara yang disenggol lebih memilih diam tidak menanggapi. Memang pada dasarnya Kriss lebih banyak bicara dibandingkan dengannya.

"Kapan-kapan kita collab ya, Bang!" Seru Geppy yang tak lain adalah rapper utama One Dream.

"Jangan panggil gue pake Bang." Balas Kay dihiasi senyum manisnya.

Geppy yang baru sadar, langsung tertawa dan meminta maaf.

"By the way, kalian cocok loh!" Ucap Kriss menunjuk Kay dan Jay bergantian.

Rena ikut heran, "Kenapa?"

Kriss tersenyum jahil menunjukkan jajaran gigi rapinya,  "Jay and Kay—Jelani dan Kelani."

Jay menghembuskan nafas menahan kesal,
"Stop it!"

Perkataan Kriss barusan juga berhasil menghadiahi lelaki yang baru sembuh itu sebuah toyoran gratis dari sahabatnya, Kay.

Rena, Galang dan juga para member One Dream tertawa berkat candaan legendaris Kriss. Mereka sangat merindukan momen ini. Syukurlah, Kriss sudah sembuh dan dapat bergabung lagi dengan mereka.

- BERSAMBUNG -

*

*

Halooo!!! Sampai ketemu lagi di next chapter ya Yeorobuunn!!

Jangan lupa vote dan komennyaaa❤️

BATAS MIMPI [✔] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang