Sudah dua dua bulan sejak konfirmasi menetapnya Galang di RN Entertainment. Berita itu masih saja hangat diperbincangkan, terutama di kalangan remaja dan pecinta musik pop Korea.
'Wahh, gila sih segede SN ditolak demi agensi kecil kayak RN Entertainment'
'Bener-bener gak mikir apa ya? Demi One Dream doang dia rela ga debut jadi Idol K-Pop?!'
'Wahh, sayang banget gak sih? Padahal gue udah siap-siap jadi fans dia'
'Apa sebenernya dia suka sama si CEO?'
'Gak ada Galang, roboh tuh agensi!'
Galang meraih ponsel Jaka. Meminta Jaka untuk berhenti membacakan banyaknya komentar yang menanggapi bertahannya Galang di RN Entertainment.
"Udah, jangan dibaca lagi!" Pinta Galang sembari mematikan layar ponsel Jaka.
Jaka tersenyum kecil, mengangguk patuh.
"Kak Galang beneran baik-baik aja kan?" Tanya si bungsu One Dream, Geppy.
Galang terkekeh, tangannya mengusap gemas rambut Geppy.
"Ya pasti baik-baik aja lah, itu kan pilihan saya. Gak ada paksaan dari siapapun." Jawab Galang membalas pertanyaan Geppy.
Mungkin, itu juga adalah pertanyaan yang semua orang ingin sampaikan untuk Galang. Namun, Galang benar-benar baik-baik saja. Lelaki itu tidak menyesali keputusannya.
"Apa karna Queen?"
Senyuman Galang menipis saat mendengar pertanyaan Kriss. Pelatih utama di RN Entertainment itu menatap Kriss serius, "Bukan, mungkin memang iya Rena salah satu alasan saya tetap di sini. Tapi—ini murni yang saya inginkan. Saya sudah bahagia ada di sini."
Tidak, Kriss tidak marah. Leader One Dream itu tersenyum mendengar jawaban Galang.
Kriss menjulurkan tangannya, "Selamat datang kembali—Pak Pelatih."
***
Rena memasuki ruang rapat yang dihadiri oleh para petinggi RN Entertainment. Rapat itu dihadiri juga oleh Galang serta Kriss sebagai Leader dari One Dream.
Para pekerja RN Entertainment membungkuk memberi hormat saat sang CEO memasuki ruangan.
"Silahkan kembali duduk." Ucap Rena memberi arahan.
Dengan aura berwibawa, Rena menatap semua orang yang ada di dalam ruangan.
"Seperti yang sudah seminggu lalu kita bahas, kali ini kita mantapkan sekali lagi konser pertama One Dream."
Semua tersenyum, terutama Kriss yang tidak sabar berada di panggung yang mengatasnamakan One Dream.
Rena melirik Galang sekilas, melempar senyum manis samar untuk lelaki itu. Galang ikut tersenyum kecil, lalu merunduk menetralkan ekspresinya agar tidak mengganggu jalannya rapat.
Kriss yang sedari tadi memperhatikan Rena, hanya turut tersenyum kecil, lalu menghela nafas agar sesak tidak lagi memenuhi dadanya.
"Bagaimana, Kriss? Apa member One Dream semuanya dalam keadaan sehat?"
Kriss mengangguk, "Semua sehat. Tiap member selalu saling mengingatkan kesehatan kok, Queen. Queen gak perlu khawatir."
Gadis itu tersenyum, lalu beralih menatap Galang, "Gimana sama latihan One Dream? Ada kekurangan?"
"Seperti biasa—mereka selalu luar biasa." Jawab Galang sembari menatap Kriss bangga.
Banyak sekali pertanyaan mengenai persiapan konser pertama One Dream yang Rena ajukan pada setiap penanggung jawab konser yang akan digelar minggu depan.
KAMU SEDANG MEMBACA
BATAS MIMPI [✔]
Fiksi RemajaBerawal dari pemikiran sempit Rena, seorang pecinta musik pop Korea yang berharap di negerinya juga terdapat idola-idola seperti halnya di Korea Selatan yang dicintai banyak orang. Demi mewujudkan impiannya membangun agensi khusus idola tanah air, i...
![BATAS MIMPI [✔]](https://img.wattpad.com/cover/252888861-64-k810167.jpg)