#18

14.5K 1.2K 62
                                        


"Siapa disana?" Teriaknya.

Jordan berjalan kearah sumber suara dan ketika ia hampir sampai disana tiba tiba saja handphonenya berdering. Jordan pun memilih untuk mengangkatnya dan mengabaikan suara yang baru saja ia dengar.

Jed yang masih bersembunyi dibalik tembok pun akhirnya bisa bernafas lega. Pemuda itu langsung bergegas menjauh dari area dapur tentunya dengan lebih berhati hati.

"Kau harus pergi Eve!" Ucap Jed seraya membuka pintu kamar. Eve yang sedang terduduk diatas ranjang menatap Jed heran.

"Ada apa kak?" Jed menutup pintu lalu mendorong kursi rodanya dengan tergesa gesa.

"Paman Jordan bukan orang baik, dia berniat jahat pada kita" Jelasnya terengah engah.

Eve sontak terkejut dengan perkataan Jed. "Kalau begitu ayo kita pergi kak!" Eve turun dari atas ranjang sembari menarik pergelangan tangan Jed.

Dan karena Jed tak kunjung bergerak Eve pun kembali berbalik. "Ayo kak!" Ajaknya.

"Kakak tidak akan pergi, hanya kau yang akan pergi" Eve mengerutkan pelipisnya.

"Kenapa begitu kak?" Jed menghela napas kemudian melirik kearah kakinya.

"Tapi Eve tidak bisa meninggalkan kakak sendiri" ucap Eve setelah mengerti apa yang Jed maksud.

"Kakak mohon Eve, Ini demi keselamatanmu" Jed meremas pundak Eve untuk meyakinkan gadis itu.

"Tidak! Eve hanya akan pergi jika kakak juga pergi!" Bantahnya.

"Eve, kakak mohon" gadis itu menggelengkan kepalanya beberapa kali tidak peduli seberapa keras Jed membujuknya.

"Eve tidak ingin berpisah lagi dengan kakak" Jed mengusap wajahnya kasar.

"Kakak juga tidak ingin berpisah lagi denganmu Eve, tapi tidak ada cara lain"

"Jika alasannya hanya karena kakak tidak bisa berjalan, maka Eve bersedia untuk mendorong kursi roda kakak" tawarnya. Jed berdecak sebagai balasan.

"Itu hanya akan mempersulit rencana kita Eve"

"Tapi apa salahnya jika kita mencoba kak?" Eve menggenggam pergelangan tangan Jed dengan tatapan yang penuh dengan permohonan.

"Ayolah kak" Eve mengerucutkan bibirnya dan membuat Jed semakin sulit untuk menolak permintaannya.

Jed sebenarnya sangat ingin untuk pergi dari rumah itu. Tapi di sisi lain Jed juga tidak bisa mengiyakan permintaan Eve karena rencana mereka pasti akan gagal.

"Eve mohon kak" Untuk beberapa saat pemuda itu terdiam dan mempertimbangkan permintaan Eve. Karena resiko gagalnya rencana mereka akan sangat besar jika saja Jed menyetujuinya.

Tapi apa yang Eve katakan juga ada benarnya. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi jika ia tidak mencoba. Maka dari itu dengan berat hati Jed pun mengiyakan permintaan Eve.

"Baiklah, Eve" gadis itu tersenyum lebar.

"Sekarang Eve tunggu disini, kakak akan memeriksa keadaan di luar" Eve mengangguk tanda mengerti.

Ketika Jed sampai di ruang tengah tiba tiba saja seseorang menepuk pundaknya dan membuat Jed terkejut. Perlahan ia menoleh dan nampaklah sosok Jordan yang tengah menatapnya dengan penuh tanda tanya.

"Apa yang kau lakukan disini?" Jed meneguk ludahnya ketika mendengar pertanyaan Jordan.

"Uhm, Aku hanya ingin mengambil segelas air" Jordan tersenyum miring. Pria itu memeluk leher Jed seraya memberikannya kecupan kecupan kecil yang membuat Jed merasakan sensasi aneh didalam tubuhnya.

Searching For Happiness [BXB]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang