Pendar Masa Depan
Oleh : Endah Ayu Adisti & Moch Abdul Aziz
Indurasmi tenggelam bersama syam
Mematik keheningan yang menghujam
Getir menyambar hati yang sakit
Menelisik seonggok ramuan 'tuk bangkit
Kobaran semangat dalam diri ini mulai padam
Impianku hanya sebatas angan yang 'tak mungkin lagi kugenggam
Keadaan memaksaku mematik kembali asa yang menghilang
Kini, tiada alasan untuk terjerembab dalam jurang kenestapaan
Ada pendar sinar yang begitu terang
Melebihi terangnya sinar rembulan
Kucoba mendekat, agar nampak jelas bisa kupandang
Membuatku tersenyum, bahwa itu adalah sinar penghantar menuju kesuksesan
Blora-Bojonegoro, 26 Januari 2021
KAMU SEDANG MEMBACA
Labirin Intuisi
PoésieWelcome!! Pecinta puisi mari merapat. Gumpalan lara yang terpecah lewat kata. Harap yang tertuang dalam aksara. Serta cinta yang memainkan rasa. Semua bersatu dalam sebuah labirin intuisi.
