Harap Berakhir Hirap
Oleh: Endah Ayu Adisti & Noratul Emi
Swastamita bergeming melihatku tersenyum miring
Rasa ambigu menguasai pikirku dengan mahir
Kutelisik makna aksara bernama cinta
Masih bersembunyi di bilik hati yang hampa
Selaksa rindu bersuara dalam syair lara
Atma yang pernah berhasrat kini tinggal nama
Isyarat sang agah hanya akan berakhir mala
Harap yang pernah terlukiskan, kini telah sirna
Kapankah raga ini bersua sampena?
Aku lelah berkali-kali patah karena salah singgah
Inginku berkelana dalam asmaraloka kita
Namun, semesta menciptakan alur 'tak terduga
Hatiku kian meratap pada ribuan kenangan
Kasus lama dan baru saling berhubungan
Retisalya melakoni temu yang tak lagi peduli akan tujuan
Akhirnya, ruang hirap sebagai juru bicara sepanjang zaman
Blora-Aceh, 20 Januari 2021
KAMU SEDANG MEMBACA
Labirin Intuisi
PoesiaWelcome!! Pecinta puisi mari merapat. Gumpalan lara yang terpecah lewat kata. Harap yang tertuang dalam aksara. Serta cinta yang memainkan rasa. Semua bersatu dalam sebuah labirin intuisi.
