Extrapart : Edisi Ramadhan (2)

9.3K 1K 283
                                        

◀ Tawuran di bulan puasa apakah akan membatalkan puasa? Iya, jawabannya memang iya dapat membatalkan puasa. (Part 1)



Waktu sahur telah tiba, terlihat di mansion keluarga besar Dirgantara nampaknya sudah ramai, para penghuninya yang tampan-tampan dan cantik terlihat sangat bersemangat sekali di sahur hari pertama ini. Ada mami Dirgan yang bertugas di area dapur untuk menyiapkan makanan di bantu oleh sang anak sulung Jin, serta beberapa maid yang khusus di pekerjaan untuk area dapur. Papih Dirgan, Hoseok dan Namjoon terlihat sedang mengobrol santai di ruang makan, tak lupa ditemani oleh 3 cangkir kopi.

Anak-anak tak kalah bersemangat dari para orang tua, dapat di lihat di ruang tengah -ruang khusus bermain- sudah ada Jimin, Jungkook, Yeonjun dan Soobin yang tengah asyik bermain game. Sedangkan Beomgyu, Taehyun dan dedek Ning yang duduk di sofa pun hanya diam seraya memperhatikan kakak-kakak mereka bermain game.

"Ubin mesjid! Lo bisa main kagak?! Cacad banget jir cara main lo," seru Jimin.

"Gue bisa bang! Cuma belum terlatih aja," sahut Soobin yang masih fokus pada layar TV besar yang ada di depannya.

"Lo mundur dulu lah, biar gue yang maju!"

"Kagak! Lo mulu dari tadi gue kapan!"

"Ya lo mainnya cacad jir, yang ada kalah kit– HAJAR BIN HAJAR! KAN DAH GUE BILANG HAJAR UBIN! MALAH TIARAP, LO ADA MASALAH APA BIN! SINI CERITA, BEBAN HIDUP LO KEK NYA BANYAK BANGET!"

"IYA LAH BANYAK, ORANG KAKAKNYA AJA MODELAN KURCACI KEK LO!"

"HEH!"

Jungkook dan Yeonjun yang menjadi lawan dari tim JamBan pun, oh salah maksudnya JimBin pun hanya terkekeh pelan, lelah juga mereka lama-lama menghadapi kakak adik yang tak pernah akur.

"Ini sebenernya lawannya kita siapa sih bang? Ribut mulu perasaan tuh si Tim JamBan," ucap Yeonjun pada Jungkook.

"Au dah, persaan kita musuh mereka, tapi malah mereka sendiri yang ribut," sahut Jungkook.

"Sungguh tim yang sangat mencerminkan kesolidan, menangin kagak bang?"

"Y x kagak! Menangin lah,"

Keempatnya terlihat semakin bersemangat satu sama lain, saling memekik yang membuat suara di ruang tengah terdengar ribut sekali. Sungguh berbeda dengan tim Beomgyu, Taehyun dan dedek Ning yang nampak aman dan tentram duduk di kursi bayik. Oh salah maksudnya di sofa.

"Taruhan kuy, menurut kalian kira-kira tim mana yang menang? Tim JamBan atau tim KookJun?" tanya Beomgyu pada kembarannya dan juga dedek Ning.

"Abang nya Ning pasti menang dong! Abang kan jago main game!" jawab dedek Ning dengan semangat kemerdekaan.

"Okee dedek tim KookJun, kalau Taehyun tim siapa?"

Taehyun yang sedang membaca komik pun menjawab, "tim Suho sih kalau gue,"

"Ha? Kok tim Suho? Lo kira kita lagi nonton drama, Hyun?!" amuk Beomgyu.

"Oh kirain lagi nonton drama kak, soalnya mendramatisir banget sih yang mainnya," celetuk Taehyun.

"Dih ga jelas banget, makanya jangan baca komik mulu Taehyun! Pinter kagak gubluk iya!" omel Beomgyu.

"Sabar kak Beomgyu, kak Taehyun kan memang nolep xixixixixi," timpal dedek Ning seraya terkikik pelan, gemay sekali.

"Hm,"

Tak lama dari itu datanglah Namjoon ke ruang tengah.

"Anak-anak, udahan yuk main game nya waktunya sahur nih," seru Namjoon.

The Dirgantara [COMPLETE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang