BrokenHome

11.5K 321 8
                                        

" Rumah bukan lagi tempat yang nyaman, bukan juga tempat pemberi cinta dan kebahagiaan, melainkan rumah ialah tempat dimana semua air mata berasal. "
-Anandha Alex Nugraha-

----------------------------------------------------------------------

Happy Reading!!

Saat ini bel tanda pulang sekolah telah berbunyi,  yang menandakan bahwa para murid sudah diperbolehkan untuk bersiap pulang ke rumah masing-masing.

Entah kenapa sedari tadi Alex merasa gelisah dan tidak tenang. Ia merasa ada yang mengganjal didalam hatinya, tapi ia tidak tau apa penyebabnya.

Jika biasanya sepulang sekolah Alex akan berkumpul dulu bersama teman-temannya. Tapi tidak untuk saat ini, karena sedari tadi perasaannta tidak enak dan Alex memutuskan untuk langsung pulang ke rumah.

" Woii lex, mau kemana lu? Buru-buru amat kayak lagi dikejar-kejar janda aja! " tanya Wildan ngaco

" Gapapa janda yang penting cantik, bodygoals, good lucking. Gue mau kalo tu janda bening kinclong tak ternodai " ujar Gibran menimpali

" Semua aja lu embat gib, sampe nenek-nenek didepan komplek gue aja lu gebet " ucap Raka kelewat santai

" Enak aja bacot lu ngomong! Gini-gini selera gue tinggi kali. Ga sembarang orang bisa jadi cewek gue! " ngegas Gibran tak santai

" Iya selera lu tinggi gib. Contohnya empok atik, elly sugigi, sama evi penyanyi jebolan DA itu kan?! " kata Wildan tertawa ngakak

" Sembarangan lu wil,  kalo ngomong suka bener! " ujar Raka terkekeh sontak membuat Gibran menjitak kepala mereka berdua saking kesalnya

Alex tidak menjawab atau menghiraukan teman-temannya. Ia langsung pergi menuju parkiran dan melesat pergi untuk kembali ke rumah.

∆∆∆

Selang beberapa waktu Alex telah sampai didepan pintu rumahnya. Tapi ada yang tidak beres karena dari depan pintu rumahnya ia dapat mendengar ada keributan didalam rumah.

" Pa, kenapa papa tega melakukan ini sama mama? Salah mama apa sampai papa selingkuh dengan jalang seperti dia?!! " tanya Kirana (mama Alex) sambil berderai air mata

" Jaga ucapan kamu Kirana!! Dia bukan jalang dan saya mencintai dia!! " ucap Daren sambil merangkul erat pinggang selingkuhan nya

" Inget Alex pa! Kita sudah punya anak seharusnya kamu memikirkan bagaimana perasaan Alex jika dia tahu bagaimana kelakuan kamu dibelakang dia pa!! "

" Alex sudah dewasa dan saya yakin dia bisa menerima semuanya. Harusnya kamu sadar dan tau diri Kirana, sejak awal saya tidak pernah mencintai kamu!! Saya terpaksa menikahi kamu karena kita dijodohkan dan itu bukan kemauan saya!! " bentak Daren pada Kirana

" Aku tau kamu tidak pernah mencintaiku, tapi setidaknya pikirkan kebahagiaan Alex pa! Jangan seperti ini, kamu harusnya sadar kalau kamu sudah tidak muda lagi. Tinggalkan jalang ini dan kembali seperti dulu pa!! Mohon Kirana

" JANGAN SEBUT DIA JALANG ANJING!! " bentak Daren dan bersiap menampar Kirana, tapi sebelum Daren menampar Kirana ada suara yang menghentikan aktivitasnya

" JANGAN SENTUH MAMA SAYA!! ATAU ANDA AKAN BERHADAPAN DENGAN SAYA TUAN DAREN YANG TERHORMAT!! " ucap Alex mengepalkan tangannya dan menarik mamanya ke belakang punggungnya untuk melindungi sang mama

" Alex, kamu ini benar-benar tidak sopan!! Papa menyekolahkan kamu bukan untuk berani menentang papa!! " bentak Daren

" Dan saya dibesarkan untuk melindungi mama saya!! "

" Alex, kamu ini seperti anak yang tidak pernah diajari sopan santun!! Apa begini cara mama kamu mendidik kamu? Untuk durhaka dengan orang tua hah!! "

" Anda berbicara soal sopan santun? Sekarang saya tanya apakah tindakan anda ini mencerminkan tentang ettitud?! Anda bahkan datang ke sini dengan membawa jalang murahan anda ke depan istri anda sendiri!! "

" Apakah anda masih pantas dipanggil dengan sebutan papa? Anda lebih pantas disebut dengan iblis yang tidak punya perasaan!! " bentak Alex menggebu-gebu. Rahangnya mengeras, tatapannya tajam, dan tangannya mengepal kuat sampai buku-buku jarinya terlihat jelas

Bugh..

Plak..

Satu pukulan keras mendarat mulus dirahang Alex ditambah dengan tamparan yang membuat ujung bibir Alex mengeluarkan darah segar

" Dasar anak tidak tau diuntung! Papa bekerja keras untuk menghidupi kamu, menyekolahkan kamu, dan memberikan semua fasilitas kepada kamu! Dan ini balasan kamu terhadap papa?!! "

" Saya tidak meminta untuk hidup mewah! Percuma saya hidup bergelimang harta jika hidup saya tidak bahagia! Saya tidak meminta materi, yang saya perlukan adalah kasih sayang seorang ayah. Tapi saya tidak pernah merasakan hal itu dari anda tuan Daren!! "

  " Saya muak dengan drama dirumah ini! Dan kamu Kirana, mulai saat ini saya talak kamu dan secepatnya saya akan mengurus perceraian kita di pengadilan!! " setelah mengatakan itu Daren pergi meninggalkan rumah dengan merangkul pinggang sang kekasih

Kirana ambruk kelantai, ia tidak dapat menopang berat badannya sendiri. Seluruh tubuhnya lemas dan ia masih syok dengan kejadian ini.

Alex dengan sigap memeluk erat yang mama dan membiarkan Kirana menangis didada bidangnya. Alex menggenggam erat tangan sang mama untuk menyalurkan kekuatan. Alex tau bahwa saat ini mamanya sedang berada disaat-saat terpuruk dan membutuhkan dukungannya

" Udah ma, mama gausah nangis. Laki-laki brengsek seperti dia engga pantas mama tangisi. Kita masih bisa hidup tanpa dia ma. Mama masih punya Alex yang akan selalu menjaga dan melindungi mama " ucap Alex sambil sesekali mencium pucuk kepala sang mama

" Maafin mama nak, mama belum bisa jadi mama yang terbaik untuk kamu. Mama tidak bisa mempertahankan papa kamu untuk selalu ada disisi kita.. hiks " mama Alex terisak pilu

Alex dapat melihat tatapan penuh luka dan kebencian dimata mamanya. Mamanya sudah bukan lagi sosok yang ceria, humble, ramah, dan murah senyum seperti dulu. Alex hanya bisa melihat mamanya yang selalu sedih dan terpuruk.

Alex cukup terpukul melihat keadaan mamanya yang jauh dari kata baik-baik saja. Alex tidak tega melihat keadaan sang mama, tapi mau bagaimana lagi? Semua sudah terjadi dan Alex hanya bisa menerimanya dengan lapang dada.

" Alex janji ma, Alex akan berusaha yang terbaik buat bahagiain mama. Alex akan belajar yang giat supaya Alex bisa banggain mama. Alex akan sembuhkan luka mama dan Alex ga akan biarin satu orang pun menyentuh atau menyakiti mama lagi. Alex janji ma!! " batin Alex berjanji pada dirinya sendiri

∆∆∆

Hai gaes!!

Gimana part ini?

Maaf baru update soalnya author masih sibuk buat cari sekolah.

Makasih buat yang mau baca cerita ini, maaf kalau kurang suka dengan cerita ini

Author akan memperbaiki lagi, semoga kedepannya banyak yang suka cerita ini

Jangan lupa vote dan komen ya? Karena vote dan komen itu GRATIS GAES

Next part?

Aku Menyerah (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang