BONCHAP-BELAJAR HAL BARU(II)

21.1K 1.1K 58
                                        

bacanya pelan-pelan😡
warning🔞

♧♧♧

jaemin berjalan, menempatkan diri dibelakang renjun setelah mematikan rokoknya. ditangannya terdapat botol pelumas.

jeno menarik tengkuk renjun untuk menciumnya, membiarkan renjun berada diatas tubuh jeno dan mengalihkan fokusnya. jaemin bahkan seperti melihat adegan sex secara langsung.

jaemin membuka celana dan dalaman renjun perlahan hingga lutut, meremas pelan pantat renjun dan mulai membasahi tangannya dengan pelumas. tidak lupa ia juga menumpahkannya pada lubang renjun. mengelusnya perlahan menggoda renjun dengan sensasi dingin yang dikeluarkan.

jeno si pencium handal, tentu bisa mengalihkan perhatian renjun. membuat jaemin fokus menyentuh dan mengelusnya. jaemin mulai memasukkan satu jari nya perlahan. didalam sana sangat ketat, menjepit jarinya, ia tidak bisa membayangkan lubang ini memakan penisnya secara utuh.

membayangkannya saja sudah membuatnya hampir mencapai pelepasannya. saat jarinya sudah masuk seutuhnya, jaemin membiarkannya sejenak, membiarkan lubang itu beradaptasi. lalu menggerakkannya perlahan.

lenguhan terdengar dari mulut renjun, memutuskan ciumannya dengan jeno dan mencoba melihat apa yang jaemin lakukan pada lubangnya. mata renjun beralih ke tampilan didepan, seseorang yang sedang memasukkan penisnya pada lubang lawan mainnya. renjun bingung, mengapa jaemin tidak memasukkan penisnya tetapi malah jarinya?

"kenapa jari?" renjun mulai menunjuk adegan di depan layar, "yang disana bukan jari." ia memberitahu jaemin seakan-akan jaemin salah melakukan gerakan, ia sedikit protes disertai lenguhan tak tertahankan.

ya tuhan, jika tidak seperti ini lubangnya akan robek dan dia mampu merengek seminggu penuh. sungguh membuat jeno dan jaemin harus bersabar. maka untuk menghindari hal itu, sebisa mungkin jaemin membuatnya menyesuaikan pelan-pelan.

"diamlah, nakal. aku lebih paham bagaimana caranya." jaemin menepuk pantat renjun pelan.

ya, tentu jaemin lebih paham. saat ia sadar bahwa ia menyukai laki-laki, jaemin mulai belajar bagaimana melakukannya agar tidak menyakiti lawan mainnya. laki-laki berbeda dengan perempuan, tidak ada cairan sebagai pelumas dan jaemin harus ekstra hati-hati karena renjun lebih cengeng dan tidak bisa menerima hal yang terlalu menyakitkan.

daripada ia harus berhenti di tengah jalan karena bayi ini merengek terlalu sakit, ia harus membuat renjun merasakan nikmat lebih dulu.

pertama kalinya setelah menahannya tentu harus menjadi yang paling berharga. jaemin mulai menambahkan jarinya, mengeluar masukkannya dengan tempo yang teratur sampai ia menemukan titik yang membuat renjun menutup matanya sesaat dengan sentakkan kuat. "engg..." lubang renjun menerimanya, dengan kedutan disetiap tusukan.

bahkan tanpa disentuh, penis renjun sudah mengeluarkan sperma nya yang mengenai dada jeno, "ahh... kak jeno..." renjun bersandar pada dada jeno sesaat, merelaksasikan tubuhnya.

jaemin melepas jarinya, "aku akan membiarkanmu memasukinya duluan." ucap jaemin, dengan jeno yang mulai mengurut miliknya sendiri. merubah posisi menjadi diatas renjun. mencium bibir renjun dan membuka celana renjun seluruhnya, renjun sesaat menatap jeno bingung. jeno mulai mengangkat kaki renjun, ia sampirkan keatas bahunya. sungguh, lubang itu menggoda iman jeno, ia ingin sekali langsung memasukkan semuanya jika tidak ingat bahwa renjun adalah kesayangannya.

jeno mulai memasukkan penisnya pada lubang renjun, renjun merasakan sesuatu yang besar sedang mencoba masuk, sedikit meringis kesakitan, jadi ia penasaran dan ingin melihatnya, "wow, apa muat?" ujar renjun penasaran. berbeda dengan jari, penis jeno tentunya lebih besar.

"bahkan jika terisi dua penis sekalipun, lubangmu pasti akan menyesuaikan." jeno beralih mengecupi pipi renjun. jeno berusaha mendorong miliknya yang sebelumnya sudah basah ditambah dengan pelumas. "sial, sempet sekali." napas jeno sedikit tertahan mencoba untuk tetap sadar. terlalu nikmat sampai rasanya ingin mengkasari renjun sekarang.

dengan napas yang terputus serta ringisan yang keluar dari mulut renjun, jeno yang tidak tahan langsung memasukkan seluruhnya, "akh.. kak jen!" remasan pada bahu jeno disertai masuknya penisnya pada lubang renjun, menambah sensasi tersendiri.

jeno mengecupi seluruh wajah renjun, memberikan renjun waktu agar lubangnya menyesuaikan. setelah beberapa lama yang dirasa renjun sudah mulai rileks, jeno mulai menggerakkannya perlahan, menyesuaikan dan mencari titik manis renjun. lubangnya terlalu sempit, "ahh.. apa itu?!" sudah dipastikan jeno mendapatkannya.

gerakan mulai teratur, jaemin yang sedari tadi melihat itu ingin sekali merasakan lubang renjun, tapi ia harus bergantian dengan jeno, "jeno, buat renjun menungging." jeno membalikkan tubuh renjun, dengan spontan renjun bertumpu pada telapak tangannya.

keringat, desahan, bahkan air mata yang keluar, terlihat sangat indah di mata jaemin. "kak jenhh.. lebihhh... ahh... cepathh.." dengan mulut yang terbuka dan suara terbata dicampur desahan renjun merasakan keenakan. jaemin menghampiri renjun, mencium renjun sedikit brutal, mengecupi leher renjun dan bermain dengan dada renjun.

jaemin membuka celananya, memasukkan jarinya pada mulut renjun, air liur yang keluar bersamaan dengan jari yang menggoda renjun didalam mulut renjun, sungguh hal yang sangat sempurna.

jaemin mulai mendekatkan penisnya pada renjun, menepuknya di pipi renjun, lalu memasukkannya pada mulut renjun.
mulut dan lubang renjun terasa penuh, dengan gerakan yang berlawanan. jaemin ikut menggerakkan badannya.

sungguh, renjun sudah mencapai pelepasannya dua kali. mulut renjun kebas, lubangnya terasa panas. penis jeno dirasa membesar pada lubangnya, pelepasan jeno sudah mulai dekat, dengan hentakkan kuat yang jeno berikan, di hentakan ketiga ia mengeluarkannya pada lubang renjun, "shh.. sialan.. renjun.. ahh.." jeno melepas penisnya pada lubang renjun, menamparkan penisnya sebentar pada lubang renjun.

cairan keluar dari lubang renjun, terlihat sangat seksi. momen seperti ini tidak akan dilewatkan oleh jeno, ia memotretnya.
mengoleskan cairan sperma pada lubang renjun, lalu menampar pantat renjun, membuat renjun tersentak kaget dan berakibat pada penis jaemin yang memasuki semakin dalam mulut renjun, "mulut- ahh.. mulutmu benar-benar nikmat.." jaemin menjambak rambut renjun, ia ingin keluar tepat ditenggorokan renjun. geraman rendah jaemin terdengar, cairan yang jaemin keluarkan tidak bisa di tampung mulut renjun itu keluar, "sial, wajahnya bahkan terlihat nakal." decakan pelan dari mulut jaemin terdengar.

"lain kali, aku akan memasuki lubangmu."
ini pertama kali bagi renjun, ia harus bersabar karena renjun terlihat lelah. bahkan renjun langsung terbaring tengkurap, matanya terlalu berat, ini menguras tenaganya. bahkan mulutnya kebas.

walaupun lengket, rasa mengantuk lebih dulu menyerang dan membuat anak itu tertidur dengan mulut dan lubang yang basah. jeno mengelus rambutnya, mengusap punggung renjun lalu memasangkan buttplug pada lubangnya. "spermaku tidak boleh terbuang sia-sia."

"you're mine." jaemin mengecup kening renjun.

"no, he's ours." koreksi jeno.

🦊🦊🦊
istigfar, ughtea~
abis up ini aku up ssn2 BE OURS. cek akunku nanti ya biar ga ketinggalan.

btw, mau nanya.. kalo misalnya aku bikin cerita ada sedikit unsur pedofilia nya, boleh ga? agak takut sih, jaeren markren sm hyuckren pengen aku gituin..

eh, capek ga sama cerita aku? dua duanya kan nominnya agak gila ya😭 lapak aku kayak khusus nomin bagian gila jadinya😦

BE OURS - NORENMINCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang