[WAJIB FOLLOW SEBELUM MEMBACA]
⚠️HASIL PEMIKIRAN SENDIRI. ANTI PLAGIAT-PLAGIAT⚠️
⚠️BANYAK KATA KASAR⚠️
⚠️TYPO BERTEBARAN⚠️
Kisah gadis cantik yang dijodohkan oleh kedua orangtuanya dengan seorang laki-laki tampan demi sebuah perjanjian. Dan siapa sa...
"Kuy lah kita foto dulu" ajak Chika yang disetujui oleh semuanya.
Semua murid berjejer dengan sebuah kamera ponsel yang menyorot ke arah mereka.
Cekrek
Cekrek
Cekrek
Beberapa kali mereka berfoto dengan berbagai gaya. Para perempuan berdiri didepan papan tulis dengan para laki-laki yang duduk didepannya.
Setelah melakukan sesi foto, para murid mulai berpencar. Ada yang bermain game, ada yang berghibah, dan lain-lain. Di bangku paling belakang ada Reyhan dkk. Terlihat mereka sedang mengobrol dan bercanda gurau hingga masker mereka retak karena tertawa.
10 menit berlalu. Chika menginstruksikan para teman-temannya untuk membilas maskernya. "GUYS KE TOILETNYA BERLIMA-LIMA YA BIAR GAK TERLALU PENUH. Nanti dicurugain guru, mampus" perintah Chika dan melanjutkan kalimatnya dengan suara yang kecil.
—Skip—
Bel istirahat berbunyi membuat seluruh murid berbondong-bondong pergi ke kantin menuntaskan rasa lapar dan dahaganya. Tak terkecuali Ara dkk dan Reyhan dkk.
Netra coklat gelap milik Ara menelusuri seisi kantin untuk mencari meja kosong. Sekarang giliran Shela yang bertugas untuk memesan makanan. Sedangkan Ara dan Raya mencari tempat duduk.
GOTCHA!
Ara menemukannya. Tanpa menunggu lagi, ia mengajak Raya untuk duduk ditempat yang masih kosong.
"Eh iya Ra, cowok yang waktu gendong lo pas pingsan cakep tau" ucap Raya membuka percakapan.
"Reyhan maksud lo?" tanya Ara. Karna seingatnya saat ia membuka mata setelah pingsan, orang yang pertama ia lihat adalah Reyhan.