"Changs, sejak kapan lo punya pulpen lucu gitu dah..." Hong meledek Changsub karena melihat pulpen kuning dengan boneka kecil diujungnya berada di meja Changsub.
"Apaan sih lo, gak tau gue ini punya siapa..."
"Eh, Hong, lo udah mulai audisi buat pengisi acara nanti?" tanya Changsub.
"Mulai lusa kan Changs, eh gue masih bingung band doang atau kita buka audisi buat solo atau duet juga yah?"
"Boleh juga tuh, buat yang santai-santai kan...."
"Iya, bandnya juga udah gue pisahin pergenre biar beragam..."
"Iya iya...."
"Kantin yuk...." ajak Changsub.
"Kuy, kantin mana ?"
"Kantin B...."
"Eh tunggu deh, lo lagi ngincer cewek yah?"
"Dih, apaan sih lo..."
"Abisnya lo sekarang ngajakinnya ke kantin B mulu, biasanya kan kita ke warung depan...."
"Soto mienya enak, udah... ikut gak..?"
"Iya iyaaaa...."
"Permisi...?" Ailee memberikan salam, ia dan Irun sudah di depan ruang BEM sekarang.
"Iya, cari siapa..?"
"Eh Run, ngapain lo?"
"Eh Bang, gue nganterin temen gue...." jawab Irun sambil melirik ke arah Ailee.
"Oh iya, ada apa..?"
Ailee merasakan perubahan dari nada bicara kating yang baru saja bicara dengan Irun.
"Ai...." panggil Irun.
"Eh iya, saya mencari Kak Lee Changsub Kak...."
"Oh, tadi Changsub kayaknya baru cabut deh sama Hong...."
"Oh gitu, kalau begitu saya permisi, terima kasih.."
"Ada pesan?"
"Tidak Kak, terima kasih."
Ailee dan Irun lalu keluar dari ruang BEM.
"Yah Ruuun, gimana dong...."
"Mau kita cari..?" tawar Irun.
"Atau mau coba lo chat..?" tanya Irun.
"Ah iyaaa, kan gue bisa chat dia yak...."
"Tapi males gak sih Run chat dia, tapi gue butuh si kuning balik..."
"Dan gue gak punya kontaknya."
"Gue send contact yah..."
"Oke, nanti gue coba chat dia deh."
"Eh Run, lo kenal sama kakak yang tadi...?"
"Kenal ya tapi kenal gitu aja...."
"Gue bener-bener beruntung kenal kalian, lo sama Jeje...."
"Bener kata Rosie...."
"Emang apa kata dia?"
"Iya, pas lo sama Jeje ke meja ujung kemarin dia bilang, itu meja full sama cowok-cowok idaman cewek se kampus..."
"Dan gue baru ngeh juga, iya yah... lo sama Jeje itu kan banyak banget yang ngejar-ngejar..."
"Lo termasuk?"
"Ih, gue? Ngejar-ngejar kalian? Enggak deh, kan kalian selalu ada juga buat gue, tanpa perlu gue kejar..."
Irun lalu mengacak rambut Ailee.
KAMU SEDANG MEMBACA
w(I')ll Be Here
FanfictionKenyataan pahit yang menampar Ailee seorang gadis cantik dengan segala masa lalu gelapnya, membuat Ailee selalu bersyukur ia memiliki malaikat penjaganya. Memiliki tangan yang selalu siap untuk ia genggam saat ia hilang arah. Memiliki bahu yang sela...
