"Kalian gak bosen ke sini mulu..?" tanya Ailee.
"Ini adalah kafe penuh kenangan Ai...." jawab Irun.
"Iya buat kalian, kalian nembak cewek di sini, mutusin cewek di sini..."
"Iya, dong, ulang tahun kita juga di sini..."
"Lagian di sini kita bisa nyanyi bebas.." ucap Jeje.
"Yee banci tampil lo pada..."
"Eh, kafe ini yang butuh kita buat nyanyi Ai.. dan lumayan makan minum gratis..."
"Ah pantes lo ngajak ke sini hari ini, pas ada jadwal live music..."
"Pinter ih Ailee sekarang..."
"Rese lo...."
"Hey, kalian..."
"Hey Yutoooo, my meeeen...." Jeje berisik menyapa laki-laki yang baru saja mendatangi meja mereka.
"Udah pada pesen?"
"Belum, mau nyanyi dulu biar dapet gratis..."
"Jeje,,, lo malu-maluin,, astaga....."
"Hahaahaha, santai Ailee, gue emang mau minta kalian ngisi itu panggung, penyanyi biasanya tiba-tiba chat gue gak bisa dateng, ada urusan mendadak...."
"Ih good banget, kita emang lagi nyari lapak buat menyalurkan hobi, iya kan Je...." ujar Irun.
"Yaudah, kalian pesen aja, terus itu bisa lo isi yak...." ucap Yuto sambil menunjuk ke arah tengah kafe di mana ada alat-alat musik yang dipajang di sana.
"Siaaaap bossku..." lalu Yuto meninggalkan mereka bertiga. Yuto adalah pemilik kafe Blue Universe, di mana adalah kafe langganan Geng SD Pertiwi.
"Jadi mau nyanyiin lagu apa?" tanya Irun.
"Yang nyanyi siapa..?"
"Ya lu lah Ailee, kita kan kayak biasa bantu aja...."
"Hah, tetep aja kan, gue yang kerja sendirian..."
"Ailee sayang, yang paling cantik..."
"Pesen minum dulu laaah...."
"Ada menu baru nih, pesen jangan?" tanya Jeje.
"Je liat ngapa, itu penuh almond dan strawberi...."
"Ah iyaa..."
"Eh gak papa lah, kalian pesen ajaa, gue pesen yang lain.."
Irun dan Jeje menggeleng kompak.
"Kita itu setia kawan...."
"Lebay lo..." Mereka tahu Ailee tidak bisa makan strawberi ataupun kacang-kacangan khususnya kacang almond, bukan karena tidak suka tapi karena Ailee punya alergi parah pada dua makanan itu, mereka tidak mau kalau Ailee akan berakhir di rumah sakit.
Kak Seo/sayang jadinya kalian di mana ?/
Ai/ai di kafe biasa kak.../
Kak Seo/yaudah, jangan pulang terlalu malam/
Ai/siap pak boss/
"Abang lo ?" tanya Irun.
Ailee mengangguk.
"Yaudah yuk." Mereka bertiga lalu menuju tempat mereka untuk bernyanyi secara live, setiap Jumat kafe ini menyediakan live music.
Irun sudah siap di posisinya dengan gitar akustik ditangannya begitupun Jeje dan Ailee di depan keyboard, Ailee dan Jeje yang akan mengambil vokalnya.
Petikan gitar akustik mulai mengalun, Irun yang bermain di sana, siapa yang tidak tahu kalau Irun adalah Pangeran Bergitar, itulah julukannya di kampus. Lalu Jeje mulai bernyanyi, lagu I Don't Love You dari Urban Zakapa mulai terdengar. Mengapa Irun dan Jeje sangat popular, karena selain wajah yang tampan, dompet yang tebal ya mereka memang penuh talenta. Suasana sendu mulai terasa di kafe, para pengunjung mulai menikmati penampilan mereka, Yuto hanya melihat mereka dengan senyum karena dia tahu, mereka bisa diandalkan. Ailee tidak hanya bernyanyi ia juga memainkan keyboardnya.
Lalu Ailee menceritakan sedikit soal lagu yang baru saja mereka nyanyikan, karena ia tahu mungkin banyak yang tidak paham karena ini lagu berbahasa korea.
"Ini lagu berjudul I don't love you, di mana sepasang kekasih yang sudah tidak saling mencintai, I don't love you, there's no other reason, I don't want to say that im sorry and forgive me, that's just what it is, I'm being honest with you right now, I don't love you." Ucap Ailee membacakan liriknya dalam bahasa inggris.
"Bukankah sudah waktunya mereka berpisah? Tapi terlalu menyakitkan untuk mengakhiri semuanya..."
"Semoga siapapun yang sedang mengalami ini, kalian bisa mengambil keputusan terbaik, apapun itu, kadang yang terbaik tidak selalu menjadi yang terindah."
"Yuk kita ke lagu selanjutnya..."
"Woy Changs, buruan mau mesen apaan?" tanya Hong.
"Terserah lo Hong..." Changsub sibuk mencari tahu siapa yang sedang bernyanyi, kalimat terakhirnya membuat Changsub menengok untuk melihat siapa yang bicara.
Lalu Changsub melihat mereka, ya tiga orang yang berada di panggung kecil kafe ini.
"Mereka kan..."
"Kenapa Changs..?"
"Eh itu Irun sama Jeje kan..?" tanya Changsub.
Hong mengikuti pandangan Changsub.
"Iya itu mereka...."
"Berarti bener yah...?" ucap Hong.
"Apaan yang bener..?"
"Itu loh cewek yang kemarin minta tanda tangan lo..."
Changsub meminta penjelasan lebih dengan matanya.
"Iya itu Ailee... Ailee ituu..."
"Itu?" Changsub masih belum mengerti.
"Iyaaa, mereka yang selalu bertiga, Irun, Jeje, Ailee. Katanya sih mereka udah sahabatan dari SD. Gue penasaran aja, soalnya cewek-cewek suka ngomongin dia gitu, ya karena bareng mulu sama Irun Jeje. Lo juga tau kan Irun Jeje juga punya power di kampus, penerus lo tuh..."
"Hahahaha, penerus gue... ada-ada aja lo..."
"Irun juga banyak yang segan soalnya, kayak lo... rumornya gitu."
"Oh ya?"
"Iyak kalau Jeje ya karena dia tajir gilak, Irun selain tajir ya jago berantem kayak lo, makanya dibilang penerus lo, nah Ailee ini yang bikin penasaran."
"Kemarin pas di ruang BEM, gue sempet ragu apa Ailee yang ini, dan ternyata bener, tuh mereka lagi bertiga kan..."
"Kenapa, mau nyamperin?" tanya Hong.
"Enggak, ngapain...."
"Tapi, kenapa Ailee yang bikin penasaran?" Changsub masih kepo.
"Iya katanya sih dia sama tajirnya kayak Jeje, ya mereka bertiga kelompok orang kaya gitulah, tapi Ailee ini gak keliatan, makanya banyak yang cuma denger namanya doang, anak HI dia."
"Macam anak cupu lah...."
"Tapi enggak ah, gue liat-liat style dia juga asik-asik aja..." lanjut Hong.
Changsub mengangguk.
"Yes, pesanan kita udah dateng..."
Mereka lalu asik menikmati makanan mereka dan sudah pasti sambil membicarakan kampus.
KAMU SEDANG MEMBACA
w(I')ll Be Here
Hayran KurguKenyataan pahit yang menampar Ailee seorang gadis cantik dengan segala masa lalu gelapnya, membuat Ailee selalu bersyukur ia memiliki malaikat penjaganya. Memiliki tangan yang selalu siap untuk ia genggam saat ia hilang arah. Memiliki bahu yang sela...
