Rumah mereka berada di komplek yang sama, hanya beda satu blok saja dengan rumah Ailee. Sedangkan rumah Irun dan Jeje berada di blok yang sama, rumah mereka bersebelahan. Ailee melihat jam ditangannya, jarum pendek menujukkan angka lima, hari sudah mulai gelap.
Ai/Kak, Ai sudah di rumah/
Pasti kakak-kakaknya sedang sibuk sekarang. Ailee adalah si bungsu dari tiga bersaudara, ia hanya tinggal bertiga di rumah ini. Kak Seo adalah seorang Executive Manager di CUBE Corp., di mana sebenarnya itu adalah perusahaan milik keluarganya, tapi Seo menolak saat diminta menjadi CEO di sana. Seo merasa belum pantas. Jadi CEO CUBE dipegang oleh paman mereka Park Daniel Smith. Hyunsik kakak kedua Ailee bekerja sebagai kepala divisi kreatif dan inovasi design di perusahaan yang sama. CUBE adalah perusahaan yang bekerja di bidang Entertaiment dan Fashion, yang sekarang sudah merambah ke luar Asia.
Kak Hyun/Kamu mau makan malam apa Ai..?/
Ai/apa aja kak, yang penting bisa makan bertiga di rumah/
/Kak Seo bisa makan di rumah kan?/
Kak Seo/Kakak usahain yah/
/Hyunsik bagaimana, kamu sudah bisa pulang?/
Kak Hyun/Belum kak, aku masih di kantor masih nunggu review dulu/
Kak Seo/Ini sudah jam berapa Hyunsik/
Ai/Kakak kakak kesayangan aku, gak usah berantem/
/udah yah, aku gak papa udah di rumah juga/
Ailee menlock handphonenya. Ailee lalu bergegas menuju kamarnya untuk mandi, ia merasa tubuhnya sangat lengket sekarang. Ia menyimpan handphonenya di meja, lalu ia tertahan, ia melihat bingkai foto di mejanya. Ia menarik nafasnya panjang, 'Aku rindu kalian....'.
Ailee sudah selesai dengan urusan di kamar mandi, ia lalu menggunakan baju tidurnya, piyama? Tentu bukan, hanya kaos kebesaran belel dan celana pendek sepahanya. Ia juga menguncir rambutnya asal, karena rambut sebahunya, ia tidak bisa mengikat rambutnya dengan sempurna, tidak lupa minyak telon adalah hal wajib yang harus ia gunakan setelah mandi. Ia seperti bayi besar sekarang.
Ai/kalian lagi apa?/
Jeje/kangen kita Ai...?/
Ai/gabut.../
Irun/Loh, abang belum pada pulang?/
Ai/beluuuum/
Ailee berpindah ke grup Smith's Fams.
Kak Seo/Ai sayang, kak seo kayaknya tidak bisa makan malam di rumah./
/kak seo masih rapat/
/Hyun kau di mana, sudah jalan pulang?/
Ai/iya kak seo, tidak apa.. Ai akan menunggu
kak Hyun/
Ailee menghela nafasnya, 'Lo udah biasa kayak gini kan Ai, lagian kak Seo emang sibuk, gak usah tambahin beban dengan harus makan malam bersama.' Ai mengingatkan dirinya sendiri.
Ailee lalu turun ke bawah, menuju ruang makan. Ia lalu memasak pasta untuk Kak Hyun dan dirinya. Tidak lama masakannya sudah jadi, ia menatanya di meja makan. Lalu ia menunggu di sana, di meja makan, berharap Kak Hyun segera pulang, ia beberapa kali juga mencoba menghubungi Hyun, tapi tidak tersambung. Tanpa sadar Ailee tertidur di meja makan.
"Pak Seo, maaf harus sampai malam seperti ini."
"Iya tidak masalah, tapi jangan sering seperti ini, saya dan kalian juga butuh waktu untuk keluarga di rumah."
"Baik Pak, kalau begitu kami pamit. Malam Pak..."
Seo melihat jam di tangannya, sudah pukul 10 malam sekarang, sudah pasti ia mengkhawatirkan Ailee adik bungsunya. Hyun juga belum memberikan kabar, Seo berpikir Hyun pasti sudah di rumah dengan Ailee. Seo lalu menuju lift untuk segera ke lobby, supirnya sudah menunggu.
Ting. Lift terbuka di lantai 3, lalu ada yang masuk.
"Hyunsikie....." ucap Seo, setelah melihat siapa yang baru saja masuk.
"Kak Seo..."
"Kau.... jadi sampai jam segini Ailee masih sendirian di rumah?"
"Kak, pasti kau tidak membaca pesanku."
Seo lalu mengambil handphone di saku jasnya, dan ternyata mati.
"Damn, hp ku mati..."
"Hp ku juga kak, makanya aku tidak tahu, aku pikir Kak Seo bisa pulang lebih dulu."
"Jadi Ailee masih sendiri...." cemas Seo.
Ting. Pintu lift terbuka, mereka sudah di lobby sekarang.
"Kak, ketemu di rumah." Mereka lalu berpisah menuju mobilnya masing-masing.
Hampir 45 menit perjalanan mereka dari kantor ke rumah, mereka berdua akhirnya sampai di rumah. Mereka melihat rumah dengan keadaan lampu yang semuanya menyala, kebiasaan Ailee, menyalakan semua lampunya.
"Ailee...." Panggil Seo.
Tidak ada jawaban.
Mereka lalu bergegas mencari Ailee, dan mereka menemukan Ailee yang tertidur di meja makan.
"Ya Tuhan Ailee...." Hyunsik langsung mendekati Ailee.
"Pindahkan Ailee ke kamarnya, Hyun hati-hati jangan sampai Ailee terbangun." Hyunsik mengangguk mengerti.
"Lihatlah...." ucap Seo setelah Hyunsik kembali ke ruang makan. Seo menunjukkan masakan yang dibuat Ailee dan masih utuh tidak tersentuh.
"Pasti Ailee juga belum makan karena menunggu kita."
"Hyunsik, kejadian seperti ini tidak boleh terulang lagi."
"Iya Kak, maafin Hyun juga...."
"Yasudah, kau makanlah dulu, lalu kau istirahat."
"Kak Seo juga, kita makan ini bersama Kak...." ucap Hyunsik.
Seo melihat Hyunsik, lalu menuruti perkataan Hyunsik.
KAMU SEDANG MEMBACA
w(I')ll Be Here
Hayran KurguKenyataan pahit yang menampar Ailee seorang gadis cantik dengan segala masa lalu gelapnya, membuat Ailee selalu bersyukur ia memiliki malaikat penjaganya. Memiliki tangan yang selalu siap untuk ia genggam saat ia hilang arah. Memiliki bahu yang sela...
