Tok...Tok.. Ailee lalu mengetuk pintu ruang BEM.
Ia melongok ke dalam, mencari orang yang ia butuhkan tanda tangannya.
"Cari siapa..?" tanya seorang cewek yang ada di dalam, Ailee tidak tahu namanya.
"Siang Kak, saya Ailee, saya mencari Kak Rio...."
"Lo yang mau minta tanda tangan buat proposal acara Campus Night?" Ailee dikagetkan dengan suara laki-laki di belakangnya, ia segera menengok untuk melihat siapa yang bicara.
"Iya Kak...." Ailee kaget yang bicara adalah Lee Changsub, iya kating yang Rosie bicarakan tadi.
"Sini...." pinta Changsub.
Ailee bengong.
"Mana, sini proposalnya. Rio tadi bilang di atas namakan aja, dia lagi gak ada di kampus sampe 3 hari ke depan."
"Ah iya Kak....." Ailee memberikan proposalnya.
Changsub mengambil proposal tersebut lalu masuk ke dalam.
"Lo mau sampe kapan di pintu, ngalangin orang masuk..." tegur Changsub.
"Iya Kak, maaf...." Ailee lalu ikut masuk ke dalam ruang BEM, ia menunggu Changsub sambil terus berdiri.
"Changs, lo bisa nyuruh dia duduk kali..." Ailee melihat kating lain yang juga ia lihat di kantin.
"Nama lo siapa tadi..?" tanya kating tersebut.
"Saya Ailee kak..."
"Ailee, lo bisa duduk di situ, Changsub biasanya lama baca laporan-laporan gitu.."
"Iya Kak.. terima kasih."
"Ini siapa yang bikin proposalnya....?" tanya Changsub tiba-tiba.
"Saya Kak, kenapa Kak, masih ada yang kurang berkenan ya Kak, maaf Kak. Saya bisa langsung edit dan print lagi Kak...."
"Gue gak bilang apa-apa, gue cuma nanya siapa yang bikin ini proposal...."
"Ah, iya Kak... maaf." Ailee merasa bodoh, ia menggaruk tengkuknya.
Laki-laki yang tadi menyuruh Ailee duduk hanya tertawa.
"Nih...." Changsub sudah selesai menandatangani proposalnya.
"Hong, cabut yuk....." Changsub lalu langsung keluar dari ruang BEM, meninggalkan Ailee yang bingung.
"Terima kasih Kak...." ucap Ailee agak kencang, supaya terdengar oleh Changsub.
'Jeje's calling'
"Iya Je...... ini gue otw parkiran...."
"Kak, saya permisi, terima kasih." Ailee tidak lupa berpamitan dengan yang lain yang ada di ruang BEM.
Ailee berjalan ke arah parkiran, di mana dua sahabatnya menunggu. Dalam perjalanannya ke parkiran ia melihat segerombolan anak cewek menyudutkan seseorang. Ia berhenti, ia ragu apakah ia akan pura-pura tidak melihatnya atau ia akan menghampiri mereka, dan tiba-tiba Ailee teringat perkataan Kak Hyun 'Di dunia ini kita tidak boleh hanya menyalahkan orang-orang jahat itu, tapi juga orang baik yang hanya diam, tidak melakukan apa-apa ketika melihat sesuatu/seseorang yang butuh pertolongan.'
"Iya, empati...." ucap Ailee meyakinkan diri. Ia lalu menghampiri mereka, ada tiga cewek yang berdiri mengelilingi satu cewek lain yang sekarang terduduk di hadapan mereka.
"Permisi Kak...." ucap Ailee dengan polosnya.
Tiga cewek tersebut langsung melihat Ailee, begitupun cewek yang ternyata sudah basah kuyup.
KAMU SEDANG MEMBACA
w(I')ll Be Here
Fiksi PenggemarKenyataan pahit yang menampar Ailee seorang gadis cantik dengan segala masa lalu gelapnya, membuat Ailee selalu bersyukur ia memiliki malaikat penjaganya. Memiliki tangan yang selalu siap untuk ia genggam saat ia hilang arah. Memiliki bahu yang sela...
