par 30

79 11 1
                                        




























Andra langsung pergi kosan raya karena kebetulan hari libur dengan senyuman bahagia ia menghampiri kosan raya.

Namun langkah nya terhenti karena ada sebuah mobil terparkir di sana.

Andra mengerutkan keningnya ia seperti mengenal mobil itu dan langsung mendekati ternyata ada Mondy dan raya yang sedang terduduk di depan.

"Ray...

Raya menoleh dan langsung berdiri namun raya kaget melihat wajah Andra dan langsung mendekati Andra.

"Mas kamu kenapa kok muka kaya gini "ucap raya khawatir dan menangkap wajah Andra.

"Aku gak papa kok sayang "jawab Andra.

Mondy langsung berdiri ia melihat keromantisan Andra dan raya di depan nya begitu menyebalkan untuk nya.

"Ray aku pergi dulu ya,"ucap Mondy pergi.

"Iya mas.

"Mas ayo duduk, aku obatin "ajak Andra duduk.

"Sebentar aku ambil kompres dulu ya"ucap raya namun tangan di cegah oleh Andra.

"Kenapa aku mau obatin kamu gak lihat muka kamu babak belur kaya gitu "ucap raya sedikit kesal dan kemudian di cegah kembali.

"Mas aku mau obatin kamu.

"Aku udah gak papa, udah di obatin kok semalam "ucap Andra tersenyum.

"Kamu dari mana sih mas? Kok sampai babak belur gitu?.

Andra mengeluarkan sebuah kotak berwarna merah hati dan langsung memberikan isyarat ke pada raya.

Raya langsung mengambil nya Dan langsung membuka nya ia terperanjat kaget.

"Mas bukan nya ini..

'" itu cincin yang pernah kita lihat, aku membeli nya untuk kamu Ray.

"Mas, aku lihat bukan berarti aku mau, aku yakin juga ini sangat mahal.

"Iya itu emng mahal tapi aku beliin nya untuk kamu.

"Terus dapat uang dari mana? Apa ada hubungannya dengan wajah kamu sekarang.

"Iya, semalam aku feat sama orang kalo aku memang aku bisa dapetin uang,"ucap Andra.

Raya merasa sangat terharu untuk kesekian kalinya dengan Andra yang selalu mencoba untuk dirinya bahagia.

Andra mengambil cincin itu dan langsung bertekuk lutut di hadapan nya.

"Ray.. aku memang bukan orang yang banyak harta, tapi aku adalah orang yang selalu berusaha untuk membahagiakan kamu, dengan aku ingin melamar kamu dan menjadi kamu istri ku.

Raya terisak dan mengganggukan kepalanya. 

"Kamu serius Nerima aku?.

"Ya aku serius mas.

Andra ikut terharu dan melingkarkan cincin itu di jari manis raya.

Andra dan raya berdiri dan langsung berpelukan.

"Selama ini orang yang selalu ada untuk aku itu cuma kamu mas, aku sadar sekarang aku mencintaimu' "batin raya sambil di pelukan Andra.

Di dalam mobil Mondy menyaksikan orang yang selalu ia cintai malah di lamar oleh saudara nya sangat sesak ia rasakan kemudian menjalankan mobilnya pergi.

Mereka pun melepaskan pelukannya.

"Besok aku akan ke rumah mama untuk meminta restu dari mama dan setelah itu kita kebandung untuk mengambil dari keluarga kamu "ucap Andra.

Andra our MondyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang