Janu Ekawira. Putra bungsu dari keluarga Hardi Ekawira. Iya, Janu punya satu kakak laki-laki. Janu termasuk anak yang mudah bergaul, selain karna sifatnya yang ramah, Janu juga anak yang ceria. Dia punya banyak teman tapi yang benar benar dekat hanya beberapa. Ayah dan ibunya sangat memanjakannya, maklum anak bungsu. Tapi bukan hanya Janu kakak laki-lakinya pun dimanja.
Orang tuanya selalu menuruti apapun kemauan keduanya. Tapi begitulah dua anak laki-laki keluarga Ekawira ini tak suka dimanja-manja kecuali perihal kedua orang tuanya yang membebaskan keduanya memilih sekolah dan masa depan macam apa yang akan mereka jalani. Orang tuanya tidak pernah membatasi, justru mendukung penuh kedua putranya. Seperti Janu yang masuk club Taekwondo, orang tuanya mendukung penuh keinginan Janu pun ketika Janu ingin berhenti. Jika sudah begitu, orang tuanya bisa apa, itu sudah pilihan putranya.
-----
Janu baru pulang dari sekolah. Ia berjalan masuk ke dalam rumah setelah turun dari ojek online. Janu berhenti di depan rumah, melongok ke garasi lalu meneruskan masuk ke rumah. Janu berteriak memberi salam lantas menuju ke arah dapur tempat suara yang menyahutnya tadi. Di dapur sang ibu dan Mbok Sri sedang memasak.
"Kok baru pulang, Nu ?"
"Iya, ma. Tadi habis kelas Janu dipanggil ke kantor sama Pak Aryo. Habis itu ketemu Randi sama Shaga buat bahas tugas dulu. Jadi baru pulang"
"Oalah, kamu dipanggil Pak Aryo buat apa ?"
"Diminta buat ikut lombanya debat akhir bulan depan"
" Trus ?"
"Ya aku terima. Lumayan buat pengalaman ma"
"Syukur deh. Kalo gitu minta ajarin Mas Danu aja. Butuh persiapan kan ?"
"Nggak perlu ma, ada temen yang ditunjuk Pak Aryo buat bantuin Janu kok"
"Loh, siapa ? Randika ? Shaga ?"
"Mana bisa mereka bahasa inggris ma. Kalo Ada PR aja nyalin punya Janu"
"Trus siapa ? Mama taunya cuma mereka berdua kamu ada temen lain ?"
"Ada ma, baru kenal tapi. Dia nilai bahasa inggrisnya paling tinggi seangkatan. Anak MIPA"
Sang mama hanya ber-oh ria sambil terus membantu mbok Sri menyiapkan makan malam. Sementara Janu masih asyik memainkan HPnya semari duduk di meja makan sebelum teringat sesuatu.
"Oh ya ma, Mas Adanu udah pulang ? Aku liat motor mas Adanu di garasi"
"Iya, paling lagi di kamar orangnya"
"Yaudah, Janu juga naik kalo gitu ya ma"
"Oke. Nanti mama panggil kalo udah siap makan malemnya"
"Sip"
Janu pun bergegas naik me lantai dua rumahnya, dimana kamarnya dan sang kakak berada. Sebelum masuk kamarnya sendiri, lebih dulu ia mampir di kamar sang kakak.
"Mas Danuuu !! Kenapa nggak jemput sih ?"
Janu masuk tanpa mengetuk dan langsung duduk di kasur. Danu cuma melirik adiknya itu sebelum kembali memainkan HPnya sembari berbaring di kasur.
"Ya mana mas tau kamu belum pulang. Aku juga baru aja masuk kok"
"Oalah"
"Lagian kamu kemana dulu sih kok baru pulang. Ekskul ?"
"Nggak. Janu dipanggil Pak Aryo habis itu ngomongin tugas sama Randi Shaga"
"Kenapa dipanggil Pak Aryo ?"
"Disuruh ikut lomba debat bahasa inggris"
"Oh, trus ?"
"Ya nggak trus trus. Janu terima lumayan kan buat pengalaman"
KAMU SEDANG MEMBACA
JAGAD
Fanfiction"Janu, kamu harus lepasin dia. Kamu juga berhak bahagia. Jagad juga mau lihat kamu bahagia" "Janu, kamu bilang Jagad itu semestamu. Tapi asal kamu tau, kamulah semestaku" Main character: Jay sebagai Jagad Manendra Jungwon sebagai Janu Ekawira [6 Oct...
