[M] Hinata membutuhkan uang, dan Sasuke membutuhkan anak.
Perekonomian yang tidak memungkinkan dan kondisi sang tunangan yang harus di operasi secepat mungkin membuat Hinata mau tidak mau memilih cara nekat yang sudah pasti dapat menjerat dirinya s...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
19. Shikamaru
Seperti deja vu, Tsunade kembali melihat Uchiha Sasuke yang duduk menghabiskan beberapa botol alkohol, lelaki itu nampak begitu uring-uringan―Tsunade tahu dia sedang memiliki masalah.
Maka dari itu tanpa ragu Tsunade melangkah menghampiri Sasuke, duduk di sofa dekat lelaki itu. Lelaki bersurai kelam dengan iris hitam pekat itu hanya meliriknya sebentar sebelum kembali menegak wine miliknya.
"Ada apa lagi?"
Tsunade bertanya, dia jelas sadar bahwa akhir-akhir ini Sasuke memang sering mendatangi clubnya, sepertinya lelaki itu sedang dilanda permasalahan yang membuatnya merasa begitu frustrasi, tak biasanya Sasuke datang menghabiskan waktunya di club.
"Sialan!"
Sasuke membantik gelas miliknya di atas meja, lalu menyenderkan kembali punggungnya disandaran sofa, memejamkan mata sembari mengerang.
"Karena Sakura?" tanya Tsunade membuat Sasuke menatap wanita itu.
"Aku bingung."
Kening Tsunade berkerut mendengar perkataan Sasuke.
"Kalau begitu cerita bodoh! aku tidak bisa selalu menebaknya."
Seruan Tsunade membuat Sasuke mendengus, tetapi dia tetap menurut dengan menceritakan semua permasalahannya, semua tentang Sakura dan Hinata.
Tentang perasaannya yang tidak menentu, tentang malam tahun baru dan tentang perselingkuhan Naruto dan Sakura.
"APA! Sakura berselingkuh? Dengan Naruto?"
Tsunade berseru sembari melotot kepada Sasuke yang dibalas anggukan santai oleh lelaki itu.
"Mengapa dia melakukan itu?" Tsunade bermonolog, terlihat bingung sedangkan Sasuke kembali menyesap wine nya hingga habis.
Tsunade jelas tahu bagaimana Sakura begitu menyukai Sasuke. Tsunade dulu sempat berfikir bahwa Sakura terobsesi pada Sasuke, lantas mengapa wanita bersurai pink itu malah berselingkuh dengan sahabat dari Sasuke sendiri.
"Kupikir dia sangat menyukaimu," sambungnya.
"Jalang akan selalu menjadi jalang."
Sebuah suara menyela sukses menarik perhatian Tsunade maupun Sasuke. Sesosok lelaki melangkah menghampiri mereka dengan seringai khasnya. Kedatangan sosok lelaki itu membuat keduanya terkejut.
"Shikamaru!"
Lelaki yang dipanggil Shikamaru itu tersenyum, dia duduk tepat dihadapan Tsunade―mengabaikan tatapan dari dua insan disana, ikut menuangkan botol wine milik Sasuke ke gelas lain dan menyesapnya.
"Kau tahu, dulu saat kau dan Sakura masih berpacaran, dia juga pernah tidur dengan Naruto, kemarin bukan kali pertama."
Ucapan Shikamaru sukses mengejutkan baik Tsunade maupun Sasuke, namun Sasuke begitu mudah mengatur ekspresinya. Tatapannya menajam ke arah Shikamaru meminta lelaki itu untuk menjelaskannya lebih lanjut.