Bandos atau Bansos

17 3 0
                                        


Happy  reading..

Jangan lupa vote dan comment ya thank you

*****

"Di, disuruh ngumpulin fotokopi KTP sama Kartu Keluarga sama pak RT!"ucap ibu sambil membawa beberapa macam sayuran dalam kantong belanjanya

"Punyaku buk?"

"Punya ibu," jawab ibu sambil meletakkan belanjaannya

"Ya terus. Ibu kan ada?"

"Ya cariin to sebentar, nanti ibu yang kumpulin sendiri!"

"Dimana?"

"Di laci kamar ibu,"

Gue pun langsung mengambilkan fotocopy KTP dan Kartu Keluarga yang disuruh ibu.

"Ini buk," ucap gue sekembalinya dari kamar ibu dan membawa dua kertas fotocopyan yang dimaksud ibu

"Ya sudah ibu ke rumah Pak RT dulu," ucap ibu sambil beranjak dari tempat duduknya

Mau apa lagi sih, tiga bulan yang lalu itu ibu juga disuruh mengumpulkan fotokopi KTP dan KK. Tapi sampai sekarang gak ada kelanjutannya. Lalu mau dibuat apa? Gak mungkin kan untuk koleksi. Yang benar saja

"Mau kemana San?"tanya gue begitu melihat Sandi keluar dari kamarnya

Asal kalian tahu, Hari ini adalah hari minggu. Suatu kejaiban jika Sandi mau keluar kamar tanpa diminta.

"Ke rumah Hamzah,"

Nah kan. Main game pasti

"Gak mandi?"

"Deket ini ngapain mandi?"

"Korep lu,"

"Gak apa yang penting ganteng,"

"Najes,"

"Minta minyak rambut dong mbak,"

"Buat apa?"

Gue tahu sih pasti buat rambut, ya siapa tahu aja kan khusus Sandi mau digunakan untuk wajahnya biar glowing

"Buat rambut lah, masak kaki,"

Nah kan, minta dipites emang ni anak.

"Ya maksud lo, gak mandi tapi pakai minyak rambut? Hey bangun hey," ucap gue sambil menepuk-nepun pipi Sandi pelan

"Ya gak apa lah, nanti gak mandi dibilang bau, biar wangi dikit lah. Gue masuk ya," tuturnya sambil membuka gagang pintu kamar gue

"Sandiiiii," teriak gue sambil berlari ke arah kamar

"Apa sih,dah kek maling aja gue," ucapnya yang sudah berlagak menata rambut didepan cermin meja rias gue

"Ya lagian, Stop ya. Itu minyak rambut baru gue beli,"

"Itu buat kalau abis nyatok,"

"Ih itu yang abis keramas,"

"Sandi itu tuh stok shampoo gak bisa baca lo!"

"Terus yang mana dong?"ucap Sandi frustasi

"Sampoan aja sekalian mandi,"

"Aaaahhh.. males gue mbak. Ketimbang main ke rumah Hamzah aja ribet banget dah," ucap Sandi sambil membantingkan badannya ke kasur gue

"Ih lo kan belum mandi. Bangun gak?"

Lihatlah! Bukannya lekas bangun Sandi malah menguyel-uyelkan wajahnya yang korep belum mandi itu ke bantal gue.

"Sandiiii ih ampun ya,"ucap gue sambil mencubit pinggangnya

"Ya abisnya lo banyak aturan banget. Wajah gue kan bukan tai ayam," protesnya

BENANG KUSUTTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang