8

55.1K 4.7K 27
                                        



Lucas memijat kepalanya tiba-tiba banyak masalah datang,  bukan hanya itu beberapa bangsawan langsung menuduhnya ini Dan itu.  Hingga membuat masalah besar Yang mengganggu bisnisnya sendiri. 

"Kau sibuk? " Tanya roxy Yang masuk ke dalam,  Lucas hanya memasang wajah seperti sakit kepala.  Roxy menatap data yang di berikan theodor pada lucas.  Semacam penurunan dan kerugian,  baru tahu,  roxy baru tahu jika lucas punya kebun yang memasok buah.  Dan bagian senjata.

"Hyaaaa bagian ini serahkan padaku,  busuk dan gagal panen?  Hahahahah...  Hanya masalah kecil.  Ja sisanya kau pasti bisa " lucas menatap sang istri,  dia ragu apalagi kerugian yang di dapat sekarang sangat banyak. Dia juga takut bahwa roxy kewalahan,  dia sangat tahu roxy adalah anak manja yang tak bisa apa - apa.  Ya itu dulu,  sekarang beda cerita. 

"Hah... Tolong ya" kata lucas
"Hai hai! " roxy langsung keluar dari ruangan nya. 

Skip

"Emmm busuk,  di makan hama,  di cari burung...  APA APAAN INI!!!  HUAAAA APA INI SELALU TERJADI PANTAS SAJA GAGAL PANEN! " teriak histeris roxy,  dia melihat bagaimana busuk pada batang,  banyak sekali hama seperti ulat dan lain sebagainya. 

"Nyonya  kami sudah membunuh hama dengan obat khusus tapi tetap saja  hamanya datang lagi dan lagi" kata salah satu yang bertugas,  razen.

"Ehhh dari pada membusuk karena alam dan hama. Ini lebih ke sengaja di siram dengan air yang sudah di campur   dengan obat khusus.  Biasanya di pakai untuk membunuh dan mematikan pertumbuhan rumput liar,  sebelum di garap menjadi ladang" kata roxy

"Maksudnya ada yang sengaja? " tanya razen

"Ya begitulah,  ma masih dugaan jika benar itu adanya ini cukup menakutankan juga.  Cha yang terpenting adalah kembali menanam.  Ah perinrahkan untuk membajak ulang,  aku ingin membuat sebuah benda khusus untuk beberapa sayur dan buah disini" kata roxy

Roxy mengingat dengan otak nya,  nama benda itu adalah.  MULSA!  YA plastik MULSA untuk tanaman.  Disini tak ada sama sekali benda semacam itu. 

"Denia tolong cari pengrajin untuk kain atau apapun itu.  Minta dia membuat benda ini.  Bahan dan semuanya ku cantumkan disini" kata roxy,  denia langsung menjalankan rugasnya.  Dan yang sekarang adalah pemilihan benih,  dan juga apa yang harus di tanam.

"Emm?  Padi?  Gandum?  Padi akan butuh waktu lama. Tapi akan menyenangkan jika punya lahan untuk padi" kata roxy memikirkan segalanya. 




2 bulan berlalu semua masalah telah teratasi.  Perkebunan milik keluarga agler sudah di atasi.  Roxy juga mendapat kepercayaan dari lucas mengurusnya.  Selain itu selama dua bulan ini roxy berhasil mendapat informasi soal siapa saja yang mencoba mengusik kehidupan keluarganya. 

Smirk terpampang dengan nyata ketika melihat deretan nama yang memang sudah di curigai oleh roxy. 

"Ibu! " suara edgar namun roxy terkjut kala melihat pangeran dan putri ikut kemari.  Dengan sopan roxy menyambut mereka. 

"Kami juga sangat berterimakasi karena sudah mau menerima kami disini" domio berujar,  memang layak menjadi seorang raja berikitnya.  Roxy menatap gadis cantik tak lain adalah clarisa,  sepertinya anak ini sangat menyukai edgar putranya. 

"Maa...  Karena sudah disini nikmatilah suasanya.  Maaf ya saya tidak bisa menemani.  Masih banyak pekerjaan yang harus di selesaikan.  Edgar,  tolong layani mereka dengan baik ya " kata roxy,  edgar tersenyum manis membuat domio mau muntah melihatnya.  Clarisa malah terpana melihat wajah bahagia edgar. 






Roxy pergi ke sebuah tempat informa handal.  Jangan remehkan seorang roxy,  dia memiliki sisi yang cukup mengejutkan.  Semua karena sifatnya di masa menjadi luna.  Gadis yang berambisi mengalahkan segala rintangan dalam dunia game.  Memecahkan segala teka-teki yang ada dalam game.

Hal itu menurun hingga dunia nyata,  dimana dia harus menyelesaikan semua masalah yang ada.  Dan sekecil apapun petunjuk dia akan memanfaatkannya.  Usai bertemu dengan orang bersangkutan mata roxy berbinar. 

"Huaaa...  Ini akan sangat menyenangkan " kata roxy melihat informasi detail yang ada.  Melindungi suami dan anaknya itu adalah hal yang harus dia lakukan sekarang. 

Entah kenapa roxy menyukai hal seperti ini jika terjadi di dunia nyata.  Di game saja sudah sangat menegangkan apalagi di dunia nyata yang secara langsung kitalah yang menjadi pemeran utamanya. 






"Roxy" suara lucas yang membuat roxy berbalik.  Senyum manis dia perlihatkan,  kala lucas menghampirinya yang tengah memasak bersama beberapa maid.  Ya roxy ingin makan beberapa menu yang sudah dia rindukan. 

"Maaf ya membuatmu bekerja keras, setidaknya finansial dan bisnis kita sudah stabil kembali. " ujar lucas

"Sudah tugasku membantumu, masalah kecil seperti itu tak harus di fikirkan sampai berlebihan. Semuanya baik-baik saja jika kau menjalaninya dengan santai" kata roxy

Lucas tertegun, dia memeluk roxy para maid yang sadar langsung keluar membiarkan tuan mereka menikmati waktunya. Lagian masakan sudah jadi dan tinggal di hidangkan.

"Kau membuat mereka pergi " kata roxy sini

"Ahaa... Meraka paham situasi " lucas menarik wajah roxy, mencium bibirnya dengan lembut. Roxy mengalungkan tanganya menikmati ciuman suaminya.








"Ini sangat enak aku belum pernah mencoba makanan seperti ini " kata domio

"Makanlah yang banyak pangeran,  aku lebih senang jika masakan dan makanan di meja habis " ujar roxy

Edgar merasa bangga pada ibunya,  baru kali ini domio dan clarisa iri pada edgar.  Karena memiliki ibu yang pintar memasak. 

"Ak aku...  Ibu aku ingin belajar masak darimu " roxy menatap clarisa,  ya roxy meminta clarisa memanggilnya ibu.  Mendengar permintaan clarisa pasti ada hubunganya dengan edgar

"Ahhh tentu saja,  memasak adalah hal yang bagus.  Mana tahu kau bisa memasak untuk edgar nanti "

Uhuk!

"Ibu...  Jangan bicara aneh-aneh" ujar edgar membuat clarisa menundukan kepalannya.  Lucas menggelengkan kepala melihat tingkah jahil istrinya yang satu ini. 







Tbc.

Jangan lupa vote and comment yo

I Make Duke Falling In Love ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang