40

24.6K 2.3K 24
                                        







Dengan darah yang membanjiri roxy bagai sebuah hujan.  Aldero terkjut melihat roxy masih hidup,  padahal dia kira roxy sudah mati karena lautan manusia yang di kirim sangat amatlah banyak. 

Tak mau membuang waktu,  aldero langsung memerintahkan para pria berbadan besar itu menyerang roxy.  Lucas meringis,  dia langsung di bawa lari oleh dovani.  Untuk kali ini saja,  dovani tak yakin bisa membantu di medan tempur ini.  Lebih baik dia menyelamatkan roxy,  melihat raut wajah roxy. 

Entah kenapa dovani yakin kepalanya juga akan ikut di penggal jika berani melakukan kesalahan. 

"Roxy,  ku serahkan yang di sini padamu!  Selain itu aku akan membawa lucas agar segera di obati! " 



Hanya dalam hitungan detik roxy menebas kepala dua orang berbadan besar di hadapannya.  Dia menginjak tubuh dua orang itu berjalan menuju ayahnya.  Aldero langsung berlari dan memerintah puluhan manusia menghadang. 

Suara tembakan dari atas,  anak buah yang menjaga lucas langsung turun tangan.  Tanpa hentinya mereka menembak lautan manusia yang di kendalikan iblis.  Membuka jalan bagi sang nyonya agar bisa menghabisi dalang dari semua kekacauan. 

Pedang yang panjang penuh dengan noda darah,  roxy tak peduli akan bayinya,  dia hanya harus menuntaskan masalah ini.  Dia pastikan kali ini akan memenggal kepala ayahnya.  Tidak peduli di sebut anak durhaka atau sebagainya,  dia harus memberi hukuman pada manusia biadap ini. 

Aldero akhirnya sampai di menara atas,  tepat di mana lonceng tertinggi yang ada di kerajaan kingdom.  Banyak orang melihat nya dari bawah,  namun aldero juga menyeringai kala banyak orang-orangnya membuat kekacauan. 

Kerajaan kingdom akan segera menjadi miliknya. Hanya dengan perintahnya kekacauan ini akan selesai.  Selain itu aldero bertujuan membuat rakyat tidak percaya lagi dengan kekuasaan rasa yang sekarang.  Dan menganggap dia lebih layak jadi raja.








Setengah dari lautan manusia itu sudah habis.  Kini roxy dengan langkah lebar menuju menara lonceng dimana ayahnya berada.  Aldero sudah membuat kesabaran seorang roxy habis.  Kali ini tidak ada belas kasih sama sekali.

Saat membuka pintu 3 orang menyerang roxy,  namun langsung di tebas dengan pedangnya.  Bagai seorang malaikat maut,  roxy berjalan menaiki anak tangga.  Manusia-manusi terus bermunculam namun semuanya bisa dengan mudah roxy bunuh. 

Saat membuka pintu bagain terakhir,  sebuah bayangan muncul.  Roxy langsung mundur saat bayangan itu memadat dan terlihat seperti seorang manusia.  Roxy berdecih masih saja ada yang menghalanginya.

"Minggir" perintah roxy namun dia malah nyaris kehilangan kepala jika saja tidak memiliki refleks Yang bagus.  Bayangan itu membuat sebuah pedang hitam di tangannya.  Roxy menarik nafas,  jadi dia sednag berhadapan dengan iblis.

"Aku kira akan melihat mu di neraka " kata roxy lalu menyerang,  suara benturan senjata terdengar.  Aldero menyeringai dia sudah siap dengan pedangnya.  Dia akan mencari cela agar bisa membunuh roxy. 

Pertarungab intens,  roxy berusaha melindungi perutnya.  Dia tak masalah dengan anggota tubuh nya yang lain.  Namun tidak untuk perutnya yang memiliki kehidupan lain. 

Nafasnya terengah,  dia hanya mau menyelesaikan masalah ini.  Dan segera membunuh ayahnya,  namun dia hanya manusia melawan iblis di luar kehendaknya dan kemampuannya.  Dia tak akan bisa bertahan lebih lama lagi.

Suara lonceng besar berbunyi,  dimana tak sengaja roxy dan iblis itu berbenturan dengan lonceng.  Saat sangat kuwalahan,  roxy melompat dimana pedang ayahnya nyaris mengenai kepalanya. 

"Roxy. Menyetah saja,  kau bukan tandingan bagi ku dan iblis ini " seringai aldero merasa dia bisa mengalahkan anaknya ini. 

"Heh?  Kalah dari dua sampah seperti kalian?  JANGAN BERCANDA AHAHAHAHHAHAHAHA......  " tawa roxy menggema dia langsung memotong rok nya hingga terlihat seperti rok di atas lutut.  Dengan cepat dia berlari melompat lalu menedanng kepala ayah nya. 

Aldero terpental membentur lonceng,  yang mengakibatkan suara nya menggema.  Iblis itu melindungi aldero dan menyerang roxy,  roxy mengambil melepas kalungnya di mana ada air suci di dalamnya.  Tak butuh waktu lama dia memcahkannya dan menyiram pedangnya dengan air tersebut. 

Sles

Setengah dari kepala iblis itu terpotong.  Air suci yang mengalir di pedang membuat iblis itu tak bisa beregenerasi lagi.  Tandanya iblis tetaplah iblis,  mereka juga akan tetap kalah dengan berkat,  doa dan semua yang sudah di sucikan oleh tuhan. 

Roxy pada batasnya,  dia tak bisa berdiri denngan baik.  Nafasnya tersendat-sendat,  dia berjalan dan berharap bisa membunuh ayah dan iblis ini.  Namun dia seprtinya tak akan bisa. 

"Kau akan mati di sini! " seringai aldero bangkit,  iblis itu mulai mengangkat pedangnya pada roxy,  mata roxy sudah tak bisa fokus sama sekali.  Dia sudah selesai,  mungkin ini akhirnya. 






Wush~~~~~~~'''


"Arghhh!!!!!!! " teriakan melengking dari iblis itu kala sebuah panas berisi air suci yang sudah di berkati mengenai tubuhnya.  Iblis itu terbakar,  saat panah kedua menancap.  Roxy tersenyum melihat putranya yang berlari menuju ke arahnya.  Dengan sisa tenaga roxy bangkit ,  para prajurit menahan aldero. 

"Kau akan berakhir disini! " kata roxy matanya menyiratkan kemarahan yang begitu besar.  Roxy mengangkat pedangnya,  aldero berteriak kala roxy memotong kedua tanganya. 

Bertepatan dengan itu,  roxy jatuh pingsan membuat edgar berteriak histeris.  Para penjaga membawa aldero dan sisanya membantu edgar membawa roxy. 









Bak ada matahari yang menyinari bumi dan menandakan berakhirnya masalah besar ini.  Lautan manusia yang di rasuki dan di beri sihir oleh iblis kini menghilang. 

Rakyat kerjaan rose kingdom mulai keluar mencari keluarga mereka yang terkena sihir iblis.  Tentu tangisan menggema di seluruh penjuru kerajaan.  Membuat hari ini benar-benar akan masuk dalam sejarah kerjaan rose kingdom.












Lucas terus mencium tangan roxy,  dia dan edgar bahkan tidak mau beranjak barang sedikitpun.  Mereka sungguh khawatir roxy belum bangun dari pingsan.  Belina yang juga ada di sana menguatkan lucas,  mengatakan jika semuanya pasti akan baik-baik saja. 

"Aku akan pulang lebih dulu,  jaga kesehatanmu kau belum pulih" dovani menepuk bahu lucas,  entah kenapa setelah melihat bagaimana roxy yang marah akan lucas yang terluka.  Seperti menampar dovani,  jika dia tak akan bisa memiliki wanita itu. 


"Aku kalah lagi" kata dovani tertawa dan dia ingat dia harus menemui seseorang di rumahnya.


















Tbc

UDAH MAU END NIH

I Make Duke Falling In Love ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang