side story 1

27.4K 1.9K 33
                                        







Dovani duduk terdiam tak tahu harus apa bisa di katakan dia hanya memikirkan satu hal yaitu joana dan anaknya.  Meski roxy sudah memberi tahu jika joana ada di sebuah pedesaan.  Namun dovani tidak bisa menemukannya sama sekali. 

Ingin rasanya dovani menyerah,  namun dari lubuk hatinya dia tak ingin sama sekali.  Tiap malam dia selalu memikirkan bagaimana ke adaan anaknya sekarang.  Apakah anaknya laki-laki atau perempuan.  Siapa namanya,  apakah mereka berdua hidup dengan baik?. 

Hanya itu yang terputar di kepala dovani, dia bahkan mendekor sebuah ruangan khusus.  Berfikir suatu saat nanti dia bisa menemukan joana dan anaknya.  Lalu mereka tinggal bersama, jika di bayangkan memang sangat luar biasa dan sempurna.

Namun semua hanya bayangan saja,  tak lebih dari itu. Dovani tertunduk matanya bahkan terlihat memiliki kantung mata saking lelahnya dan tidak bisa tidur.  Kesehatan seorang dovani juga memburuk,  para pelayan bahkan orang-orang di rumah khawatir. 

"Tuan dovani  bagaimana jika anda liburan saja . Siapa tahu anda bisa mendapatkan info tentang nona joana nantinya " ujar leno tangan kanan dovani

"Idemu tidak buruk hanya saja,  aku takut semuanya akan sia-sia" ujar dovani kembali menatap langit malam yang tak terlihat satupun bintang sama sekali. 











Hari berganti,  seorang wanita cantik dengan rambut pendeknya tengah mencabut rumput liar yang tumbuh di sekitar sayurannya.  Wanita yang dulunya cantik dengan rambut panjang indah bergelombang,  kini berubah menjadi wanita manis dengan rambut pendek. 

JOANA SEON SIMSON, wanita yang memotong rambutnya.  Ibu satu anak yang hidup bahagia dengan putranya.  Sora pelayan setia roxy juga menyadari betapa bahagia nya joana yang sekarang. 

"Nona joana,  tuan muda sepertinya lapar " joana langsung membuka topi nya,  mencuci tangan hingga bersih.  Dia mengambil alih bayinya dari gendongan sora. 

ALEXA ALIN SIMSON atau joana suka memanggilnya dengan nama ALIN.  Meski nama simson sudah sangat buruk di mata masyarakat.  Namun joana tetap menggunakan nama itu,  bagaimana pun dia tetap menyayangi ayahnya. 

Setidaknya dia juga harus tetap menghargai nama keluarganya.  Alin sangat mirip debgan sang ayah,  joana tak bisa memungkiri hal itu. 

Ingatan saat dia berhasil kabur dari tempat dovani membuatnya sedikut merinding.  Dimana kala itu pertama kalinya joana membunuh,  semua berawal saat seorang pelayan masuk membawa makana. 

Joana tahu dia salah dan berdosa namun dia harus keluar.  Dalam hati dia meminta maaf sebesar-besarnya.  Dan tepat saat pelayan itu masuk joana langsung menusuk nya dengan ujung kayu yang menjadi bingkai foto.  

Tak sampai sana,  joana menyeret pelayan wanita itu ke kamar mandi.  Di mana ada sebuah gunting di sana,  tanpa fikir panjang.  Joana langsung memotong rambutnya yang panjang hingga menyerupai anak laki-laki. 

Meski masih tetap ketahuan,  dia setidaknya percaya dia bisa keluar dari sini.  Setelah menggunakan baju pelayan,  joana dengan keringat dingin keluar dari sana. 

Rasa tegang menghampiri kala banyak penjaga di sana,  dia juga melumuri wajahnya dengan darah. 

"Oi pelayan kenapa dengan wajahmu? " tanya penjaga saat itu.

"Hanya terkena noda darah,  nona sepertinya ingin melukai dirinya.  Tapi sekarang nona sudah baik-baik saja " mendengar hal itu para penjaga langsung pergi karena tidak merasa curiga sama sekali. 






Begitulah cara joana bisa kabur,  dan asal muasal rambut panjangnya menjadi pendek.  Dia mengirim surat pada joana dan mengatakan jika dia akan tinggal di tempat terpencil yang ada di pinggiran kota. 

Akhirnya joana mengirim sora untuk ikut andil menemaninya.  Dan sora lah yang membantunya dalam mengurus putra kecil nya Alin. 

"Nona ada pesan dari nona roxy soal tuan dovani yang terus mencari anda.  Apa anda tidak ingin bertemu denganya? " tanya sora sambil meletakan beberapa sayur yang dia bawa dari kebun. 

"Aku tidak tau sora,  aku sudah cukup bahagia dengan Alin.  Jika memang dovani menerima Alin aku juga akan senang.  Namun bersama denganya rasanya aku butuh waktu. "

Apakah salah joana mengatakan itu,  entahlah dia hanya tidak mengenal dovani.  Dan joana hanya tahu sisi buruk dovani saja.  Dia belum pernah melihat sisi baik dan lembut dovani.  Jadi wajar dia akan berfikir ber ulang-ulang jika dovani mengatakan atau mengajaknya hidup bersama. 







Hari terus berlalu,  hingga kini joana kembali memotong rambut panjangnya.  Alin juga sudah mulai bisa berjalan.  Hari ini mereka akan mengunjungi kediaman agler.  Untuk merayakan pertunangan antara EDGAR dengan CLARISA namun kabar burungnya.  Demi memper erat hubungan Edgar juga menerima tawaran kerajaan camellia untuk menikahi putri kerajaan mereka. 

"Sora,  apa semua sudah siap? " tanya joana yang memasang kalung kecil ke leher Alin.  Mereka akan segera menuju ke tempat keluarga agler. 






Hanya butuh 1 jam hingga akhirnya joana tiba di sana.  Denia dan leza selaku orang yang bertanggung jawab menyambut joana.  Banyak pasang mata menatap joana,  bahkan tak sedikit yang melihat putra tampan joana. 

"Kau datang? " roxy memeluk saudaranya,  joana menaruh alin ke tempat para sepupunya yang tak lain anak dari roxy.  Cukup kaget kala melihat roxy melahirkan bayi kembar.  Terlebih 2 perempuan dan 1 laki-laki. 

"Sora awasi mereka ya " kata joana di angguki dengan patuh oleh sora. 





Joana memberi ucapan selamat pada edgar atas pertunangannya.  Di sana joana melihat edgar yang bersama dua wanita cantik.  Memang sangat patut di akui jika edgar memiliki pesona sempurna.  Belum lagi dia di kenal sangat pemberani dan berwibawa tak heran jika jadi rebutan. 

"Apa dia di sini? " tanya joana

" dovani ada tugas di wilayah selatan,  ada masalah krisis pangan di sana.  Jadi mengingat memang dia yang punya tugas mengurus dia harus pergi" kata lucas yang masuk ke obrolan.

"Setidaknya dia melakukan tugas sambil terus mencarimu,  pria bodoh itu jadi tidak waras! " roxy membuat wajah kesal membuat joana tertawa. 

"Ngomong-ngomong,  madalah rumah keluarga simson,  aku sudah tak mau tinggal di sana.  Jadi bagaimana jika kita hancurkan saja.  " kata joana

"Sayang jika di hancurkan,  kita bisa renovasi joana,  anak - anak kita bisa ke sana tiap waktu jika mereka mau nantinya " ujar roxy meminum teh nya.

"Tidak buruk" jawab joana.
















Dovani mengepalkan tanganya,  harusnya ini bisa jadi kesempatan nya untuk melihat joana.  Namun karena tugas ini dia harus kehilangan kesempatan.  Tuhan seperti menghukumnya,  agar tidak bisa bertemu dengan anaknya. 

" leno,  tolong pergi ke pesta pertungan edgar.  Cari tahu apa joana datang kesana! " leno langsung mengiyakan dan bersiap pergi ke sana.  Jikapun pesta berakhir,  dovani yakin jika joana pasti akan menginap di rumah keluarga agler. 





"Sedikit lagi joana,  aku harap bisa melihat mu! " ujar dovani menatap ke arah luar. 















Tbc

Aku baik kan?  Meski ada typo

I Make Duke Falling In Love ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang