Inilah saat yang di tunggu, dimana hukuman yang akan di jatuhkan pada aldero. Seluruh masyarakat berkumpul tempat di lapangan luas dimana alat pancung sudah ada di sana. Mereka sudah tak sabar menunggu, mereka akan menyaksikan seorang penjahat yang merengut puluhan ribu nyawa karena keserakahan nya.
Raja derzila berdiri dan memberikan banyak pidato. Bukan hanya sekedar pidato namun juga menyampaikan rasa bersalahnya atas kejadian besar yang membuat beberapa orang. Harus kehilangan keluarganya, dan menyampaikan malam ini akan ada doa bersana untuk mendoakan seluruh korban dari kekejaman aldero.
Beberapa masyarakat juga berterimakasi pada sang raja begitu juga seluruh kesatria dan bangsawan yang sudah bekerja keras menangani masalah ini. Namun tak sedikit juga marah dan kecewa, karena keluarga mereka yang menjadi korban tak bisa di pulihkan atau di sembuhkan.
Di ruangan bawah tepat dimana aldero di penjara. Suara langkah kaki terdengar, aldero melihat ke arah depan dimana sosok wanita yang tak lain adalah putrinya ROXY.
Roxy memberi tanda agar para pengawalnya bisa pergi. Begitu juga dengab lucas yang ikut keluar. Kedua orang yang masih saling tatap ini tak memulai pembicaraan apapun. Hingga roxy duduk dan berjongkok di depan ayahnya.
"Kau tahu ayah? Tidak tapi aldero, aku bukan lah roxy. Mungkin kau bingung dengan pernyataan ku tapi aku memang benar bukan anak mu" kata roxy yang mulai berbicara, dia akan mengungkapkan semua nya sekarang pada aldero.
"Apa? Lalu? Kau ingin mengatakan jika kau bukan putriku, bonekaku? Laku siapa? " tanya aldero...
"Luna, namaku luna gadis dari dunia lain yang ber reinkarnasi di tubuh putrimu. Roxy anak mu sudah mati sejak lama bertepatan dengan aku yang mendiami tubuhnya. " jelas roxy, aldero menatap sosok di depan nya sekarang.
Pantas dia merasa sosok roxy sangatlah berbeda. Ternyata di dalam tubuh roxy bukan lah roxynya. Aldero tertawa, bahkan sangat keras dengan air mata yang mengalir tiada henti. Kondisi aldero cukup parah, dia di pasung dengan leher di ikat rantai besi. Untuk tangan? Kalian pasti sudah sangat tahu jika tangan aldero terpotong karena roxy.
"Jadi putriku yang sebenarnya sudah tidak ada? Pantas saja kau terlihat berbeda, roxy ku tak pernah menentangku sama sekali. Tak pernah mengumpat bahkan dia tak bisa mengangkat pedang. Melihat bagaimana dirimu sangat tidak mustahil jika kau tak berbohong. " lirih aldero
Dia meratapi semuanya, kenapa dia harus memiliki obsesi gila. Dulu ibu roxy juga sudah memperingati namun di abaikan. Aldero melamun dia mulai berfikir jika saja dia tidak serakah, dia menyangi roxy dan joana. Dia mencintai dan menyayangi istrinya. Semuanya akan baik-baik saja, jabatan yang dia mau pasti tak akan ada gunanya.
Namun semua hanya penyesalan yang datang terlambat. Semuanya pergi dari sisinya, roxy yang juga pergi dan joana putrinya yang juga entah kemana. Dia juga mengingat betapa bajingan dirinya, kala membuat joana putrinya harus masuk tempat iblis itu maksudnya adalah club .
Hingga joana harus berurusan dengan dovani. Sampai saat ini aldero belum tahu dimana joana berada.
"Kau harus menerima hukuman mu aldero, putrimu roxy dia benar-benar menderita karena mu yang memaksanya jadi pembunuh. Dia juga wanita perempuan biasa, hati nuraninya yang merupakan seorang calon ibu. Tidak mungkin tega membunuh anak kecil. "
"Aku tahu itu, aku juga tahu roxy mungkin tidak akan memaafkan ayah bajingan sepertiku. Berjanjilah padaku roxy, tolong lindungi joana. Tolong bantu dia agar memuliki kehidupan yang lebih baik dari siapun. Begitu juga dengan mu hidup lah dengan baik" kata aldero
"Akan aku ingat itu, waktu ku sudah habis. Nikmati sisa akhirmu AYAH, duania memang kejam, tapi ego dan juga dirimu sendiri jauh lebih kejam dari apapun yang ada. "
Roxy meninggal kan ruang bawahan tersebut. Dia harus segera kembali untuk melihat hukuman yang akan di dapat ayahnya.
Aldero mulai menangis dia tak kuasa menahan segala rasa sakit dan pengesalan yang harus dia alami sekarang.
Semua sudah berkumpul acara yang utama mengenai hukuman pancung untuk aldero akan di langsungkan. Dari atas tempat acara di adakan raja beserta semua orang penting kerajaan sudah menunggu.
Roxy bersama dengan edgar dan lucas juga sudah ada di sana. Lucas menenangkan roxy memeluk istrinya yang begitu dia cintai. Edgar dengan wajah datar menatap ke segala tempat, dia jugaa harus tetap waspada.
Namun di balik itu semua ada satu sosok yang kecewa yaitu dovani. Dia tak melihat joana sama sekali. Hal yang sangat membuatnya kecewa. Namun matanya tetap fokus kedepan berharap jika joana ada di antara ratusan ribu masyarakan di bawah sana.
"Bawa dia! " Perintah lucas
Sorak sorai terdengar semua melempar benda yang mereka bawa pada aldero. Semua mengutuk aldero menyumpahi bahkan meneriaki agar lebih baik dia di bakar saja di depan umum. Namun para oenjaga langsung melindungi. Tentu mereka juga harus menjaga aldero karena tetap saja tak boleh ada masyarakat yang menghakimi sendiri.
"Dengan seluruh bukti kesalahn yang sudah di perbuat oleh Aldero san van simsom. Maka hukum pancung akan menjadi hukuman yang di berikan. " ujar dovani
Aldero menatap roxy, lalu tersenyum untuk terakhir kalinnya, senyum tulus yang menyiratkan rasa sayang seorang ayah. Dari jauh aldero juga melihat wanita bertudung yang tak lain adalah joana.
Dengan gumaan kecil aldero mengatakan dia menyayangi kedua putrinnya. Meski itu sangat kejam setelah apa yang dia perbuat pada keduanya. Aldero mulai duduk dan kepalanya di masukan kedalam lubang yang akan menjadi tempat terakhirnya.
Pemegang rantai yang siap sedia melepas pisau besar dan tajam di atas sana sudah siap. Hanya perlu aba-aba dari sang raja. Pisau itu akan memotong kepala aldero hingga terpisah dari tubuhnya.
"Lakukan! " perintah raja, pemegang rantai melepas rantainya dan pisau itu dengan kecepatan tinggi langsung memenggal kepala aldero. Persekian detik aldero tersenyum, sebelum akhirnya matanya tertutup. Fakta bahwa meski kepala sudah terputus mereka masih bisa hidup dalam beberapa detik.
Joana dan roxy, tetap lah seorang anak perempuan yang juga menyayangi ayahnya meski rasa benci jauh lebih banyak dari rasa sayang dan cintanya.
' hiduplah dengan tenabg ayah' joana dan roxy
Tbc
Yahooo double nih aing tinggal mau nonton TAKAGI YA
KAMU SEDANG MEMBACA
I Make Duke Falling In Love ( END )
Romansaterbangun dengan tubuh yang berbeda membuat luna harus menahan nasib buruk dimana dia adalah istri seorang DUKE. yang di kenal kasar dan juga tidak memiliki simpati sama sekali. bahkan untuk sang anak sendiri Cover book : dari manhwa ( who made m...
