32

28.9K 2.4K 24
                                        







Dovani meremas kertas yang dia pegang,  bawahannya menyelidiki soal wanita yang dia tiduri saat di tempat terkutuk itu. Dovani harus memastikan jika wanita itu tidak hamil,  karena semua akan rusak.  Rencana yang dia susun akan berantakan jika wanita itu hamil. 

“untuk nama apa kau tak menemukan satupun petunjuk? " tanya dovani

"Maaf tuan,  tidak ada satupun petunjuk.  Pihak sana tak mengetahui juga.  Menurut mereka perempuan yang anda maksud sepertinya wanita yang di jebak" jelas bawahan dovani

Ini akan lebih rumit,  menangani wanita yang di jebak dan memang sengaja adalah hal yang berbeda.  Merekabyang sengaja lambat laut akan datang mencarinya.  Tapi yang di jebak di situasi seperti itu akan memilih menghindar dan bersembunyi. 

"Cari lagi bawa dia padaku saat sudah ketemu"

Dovani tak mau ada sedikitpun noda yang mengotori tembok yang sudah dia cat dengan bersih dan cantik. 


Skip


Aldero menatap tajam roxy yang datang berkunjung ke rumah.  Aldero memasang wajah tak suka,  pahal roxy adalah anaknya sendiri tapi kenapa malah tidak menyukai anak nya sendiri. 

"Ayah,  aku dengar dari bawahan ayah kemarin kau pergi ke wilayan utara untuk membeli sesuatu " ujar roxy duduk dengan anggung sambil meminum tehnya. 

" sebenarnya itu hanya urusan kecil " kata aldero

"Ehhh???  Tapi beberapa hari lalu ada yang mengatakan.  Sekelompok orang menjarah toko peralatan kuno.  Aku sempat me dengar soal rumor toko itu. Dimana ada item yang di pakai untuk melakukan hak mistis " kata roxy

Jantung aldero berdebar sanhat cepat kala roxy menyebut hal yang sangat asing di telinga aldero.  Bagaimana roxy bisa sampai tahu sedetail itu soal apa yang dia lakukan. 

"Tak ku sangka kau sangat perhatian pada ayahmu" ujar aldero

Keduanya kembali saling tatap,  alderi sendiri berfikir kenapa roxy yang awalnya penurut dan patuh padanya kini malah berbalik menyerangnya.  Bukan hanya menyerang,  secara perlahan aldero se akan sadar jika roxy ingin melenyapkannya.  Seperti anak ini menyembunyikan sesuatu darinya. 

"Kau sangat penurut padaku dulu,  tapi apa hal yang membuatmu menjadi pembangkan.  Bahkan ku tidak menjalankan tugasku dengan baik untuk membunuh lucas dan anaknya.  " kata aldero

"Karena aku mencintainya" kata roxy

"Omong kosong" aldero melempar buku ke arah roxy namun di hindari dengan baik.

"Kau juga sama kan?  , lagian menurunkan jabatan lucas tak akan membuatmu naik tahtah menjadi tangan kanan raja.  Kau hanya bangsawan yang stuck di posisi mu sekarang.  Raja tak akan menaikan jabatanmu meski lucas ku mati sekalipun.  Malah yang akan naik malah dovani.  "

Mendengar nama dovani membuat aldero menegang.  Ingatan saat dia pergi dengan joana.  Dia tahu saat itu jika dovani menyewa wanita untuk pemuasnya.  Maka aldero memanfaatkan semuanya agar pria itu menghamili joana. 

Namun sial misinga valid semua,  tak ada yang lancar joana bahkan tak kunjung hamil sama sekali.  Dia jadi tak bisa memanfaatkan dovani dengan baik. 

"Ayah"

"Engh?  Apa? " aldero kembali sadar dari lamunannya kala roxy memanggilnya.  Roxy menyeringai,  melihat reaksi ayahnya.  Dia tahu jika aldero gagal dalam rencananya membuat dovani bertanggung jawab.  Ya setidaknya itu yang pria itu fikirkan. 

"Aku akan mengunjungi ayah lagi nanati,  oh ya hati-hati dovani bukan pria sembarang " setelah mengatakan itu roxy langsung keluar dari ruang kerja sang ayah. 



Aldero melempar semua barang yang ada,  dia tak mau rencananya gagal.  Dia sudah bekerja keras untum semua ini.  Dia tak mau gagal sama sekali,  dia akan lakukan cara ekstrim jika memang itu bisa mendapatkan segalanya. 

"Sora!  Panggil joana! " sora langsung mengikuti perintah dari aldero.  Namun dia memikirkan cara agar joana tidak bertemu dengan aldero karena ini adalah perintah roxy.  Sepanjang joana di sini,  sora harus membuat aldero tak pernah bertemu dengan joana. 











Roxy memberikan payungnya pada denia,  rasanya badannya agak pegal kali ini.  Namun baru saja masuk ke dalam rumah banyak sekali bunga dan kotak hadiah yang masuk.  Roxy berfikir siapa yang mengirim atau mungkin membeli hadiah ini. 

"Leza dari siapa semua ini? " tanya roxy

"Maaf nyonya semua dari tuan dovani,  kami sudah menolak hadiah ini tapi bawahan beliau memaksa agar menerima.  Da semua di tunjukan pada anda nona"

Roxy melihat surat yang ada di meja dekat hadiah.  Surat dari dovani,  rahang roxy mengeras kala lelaki bajingan tak tahu diri ini.  Dengan membualnya meminta untuk bertemu.  Dovani fikir siapa yang sedang dia dekati. 

"Hadiahnya untuk para maid saja,  bunga taruh saja di manapun " kata roxy,  leda dan denia langsung meminta para maid membawa hadiah tersebut. 

"Nyonya ada yang ingin bertemu dengan anda " pelayan memberi tahu

"Siapa? " tanya roxy

"Tuan regen nyonya, beliau mengatakan ada hal oenting yang harus di sampaikan" ah roxy langsung meminta agar regen di persilakan masuk. Sangat kebetulan karena regen adalah pedagang. Dia pasti soal buku yang di cari ayahnya.











"Jadi ada yang berusaha menyabotase bisnis mu? Dan seseorang menuduhmu menggunakan bantuan iblis untuk membuat daganganmu menjadi laris?" itulah yang roxy tangkap dari perkataan regen.

"Yah begitulah, tentu rumor buruk ini akan membuat kepercayaan kosumen menjadi menurun. Nona roxy, apa yang harus kita lakukan. Membuat rumor itu menghilang sepertinya harus melakukan hal ekstra" kata regen

"Tidak , malah aku sudah tahu apa yang harus di lakukan.  Rumor itu akan aku gunakan untuk menekan seseorang.  "

Roxy memberi solusi pada regen agar rumor soal dia yang di tuduh menggunakan iblis untuk melariskan dagangannya menghilang.  Dan roxy baru tahu jika di jaman ini beberapa orang juga menggunakan iblis untuk mempermudah pekerjaan. 

Mereka akan menjalin kontrak dengan iblis tersebut agar semua yang mereka inginkan bisa mereka dapatkan.  Kesimoulannya,  tujuan aldero ayah dari roxy,  mencari item sihir dan buku sihit kuno ke utara.  Adalah untuk mencari tahu ritual pemanggilan iblis dan menjalin kontrak.

Iblis bisa menberikan apapun yang dia mau,  namun bayaran juga akan sama besarnya dengan ke inginan si peminta.  Roxy menatap tajam mengepalkan tangan,  sebelum buku itu jadi milik ayahnya dia harus mendapatkannya lebih dulu. 






"Tua bangka menyushkan! " kes roxy











Tbc

Sorry ya yang mungkin sempet mikir,  INI CERITA KOK BERANTAKAN,  INI CERITA KOK JADI GAK NYAMBUNG,  KOK MAKIN KESINI MAKIN NGESELIN. 

Aku gak masalah soal komen seperti itu,  karena aku jad tahu kekurangan cerita ini makasi juga atas kritikannya.  Cerita ini bakal aku END kan se ceoat mungkin.  biar aku bisa perbaikin dari awal. 

Kalu aku perbaikin dari sekarang nanti malah susah buat lanjut karena terlalu memaksakan otak buat bekerja.  Dan mikir alur ke belakangnya,  jadi aku makasi kalau kalian masih mau baca cerita ini. 

Aku bakal belajar biar bikin cerita lebih detail dan lebih baik lagi. 

😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊

みなさん! ありがとう ございます!

I Make Duke Falling In Love ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang