35

24.9K 2.2K 40
                                        









"Pagi " lucas memeluk roxy yang bangun lebih dulu.  Lucas sedikit menarik piama milik roxy,  mencium pundak sang istri dengan lembut.  Roxy masih memijat kepalanya,  dia sedikit kurang tidur dan juga banyak fikiran.  Maka dari itu tak heran jika dia sedikit merasa pusing kala bangun tidur. 


Criet.....


"ibu" suara yang membuat lucas kesam bukan main kenapa anak nya suka mengganggu kesenangnya.

"Bisa tidak ketuk pintu lebih dulu?  Kau mengganggu waktu pagiku dengan istriku! " kesal lucas

"Itsrimu itu adalah ibuku,  aku ada urusan dengan ibu.  Jadi bisakah kau berhenti" printah edgar pada ayahnya.

"Jika bukan karena kau anak ku sudah ku buang! " kata lucas

"Oh ya jika kau bukan ayah ku,  sudah ku nikahkan ibu dengan bangsawan lain" skak, lucas menatap kesal anaknya,  urat di kepalanya sampai muncul.  Dia ingin sekali membuang edgar jauh-jauh agar tidak mengganggu kesenangannya di pagi hari. 

"Sudah - sudah,  berhenti ribut,  atau kalian berdua yang aku buang! " tatap roxy dengan wajah sangar,  sontak dua pria itu langsung diam dan memilih mengalihkan pandangan ke arah lain. 

Beruntung edgar juga datang,  padahal roxy baru saja berniat meminta pelayan memanggil edgar untuk membicarakan masalah serius.  Barang yang mau dia buat sudah tiba.  Dan kini saatnya,  dia melatih seorang edgar. 










Ruang tertutup milik keluarga agler,  roxy sudah siap dengan baju latihan.  Edgar juga ini adalah ke dua kalinya ibunya akan melatih dirinya.  Edgar hanya diam sambil melihat sang ibu yang duduk sambil membuka sebuah peti.  Entah apa isinya  edgar juga tidak paham mengenai barang yang ada di dalam peti itu.

"Ibu apa itu?"

"Sebuah senjata, kau harus merakit lebih dulu baru bisa di pakai" dengan lihai roxy merakit sebuah senapan laras panjang. Edgar terpukau kala melihat bentuk senjata yang di maksud ibunya sangat indah. Bahkan lebih bagus dari pedang atau panah.

"Kau berlatih lah dengan yang ini " edgar menerima sebuah benda kecil yang bisa di genggam dengan satu tangan. Dia melihat bentuk dan meneliti setiap inci senjata tersebut.

"Pakai ini sayang, telinga mu akan meledak jika mendengar suaranya. Coba perhatikan aku " terimakasi game di jaman roxy dulu. Dia tahu banyak hal soal senjata api dari sana.


Edgar memperhatikan ibunya,  dari posisi dan cara memegang senjata.  Saat sang ibu sudah fokus pada target,  edgar terkejut melihat papan yang ada di ujung sana terkena sebuah benda asing yang keluar dari senjata ini.  Suara yang di hasilkan juga sangat  keras oantas ibunya meminta menggunakan benda yang menutup telinganya. 

"Kau harus fokus pada titik di sana ed,  terutama kekuatan lengan keseimbangan goyang sedikit saja peluru yang akan keluar dari pistol ini meleset dari sasaran.  " jelas roxy

"Apa senjata ini lebih bagus dari pedang dan panah ibu? " tanya edgar

"Jauh lebih baik,  kau bisa membunuh dari jarak sejauh manapun.  Sesuai dengan tipe senjatanya.  Bahkan kau bisa membunuh 10 orang sekaligus tanpa perlu susah payah adu pukul dan oedang dengan lawan "

Edgar menyeringai,  kenapa dia senang sekali kala sang ibu mengajarinya lebih dulu. 

"Kau harus belajar dari pistol kecil ini ed,  lalu  secara bertahap kau bisa belajar dengan senjata lain.  Dan tugas beratmu akan di mmulai dari sekarang.  Kau akan melatih para kesatria di sini untuk menggunakan senjata ini,  pilih 10 orang saja.  Dan latih mereka menjadi penembak kau bisa kan "

"Apapun itu ibu,  aku EDGAR RENOVA AGLER  berjanji akan mengikuti semua perintah ibu" roxy mencium pipi anaknya,  dia mulai membuat menu latihan untuk edgar,  ini harus di lakukan secara tertutup karena.  Roxy tak akan membiarkan siaapun tahu soal pelatihan senjata moderen ini. 

Baru saja melepas ciuman dari edgar,  roxy merasakan ada yang aneh.  Roxy menutup mulutnya kala sesuatu ingin keluar dari mulutnya.  Edgar langsung panik kala sang ibu muntah. 

"Ibu! " edgar memijat tengkuk roxy agar lebih mudah bagi roxy mengelurkan sesuatu yang tertahan.  Namun roxy hanya muntah terus menerus tanpa ada apapun yang keluar.  Tentu edgar sangat panik,  belum lagi wajah ibunya memerah,  dan matanya ber air. 

"Tak apa,  antar ibu ke kamar saja ed,  kau bisa lanjutkan latihan mu " esgar mau membantah namun dia sudah berjanji akan  menurt semua perjataan ibunya.











Lucas yang baru saja berniat akan keluar untuk menemui dokter yang mengurus kematian dua orang di istana urung.  Kala edgar berteriak meminta pelayan mencari dokter untuk roxy.  Tentu lucas juga ikut panik setengah mati mendengar roxy membutuhkan dokter. 

Tak berselang lama setelah dokter tiba,  edgar dan lucas menunggu dengan sabar.  Wajah ke dua pria yang bergitu menyayangi roxy begitu panik dan sangat khawatir. 

"Bagaimana bisa ibumu sakit ed?  !" kata lucas

"Kau tanya aku ayah?  KAU KEBIH SERING DENGAN IBU! " ok harusnya ini bukan waktunya menjadi ajang saling tuduh dan menyalahkan.  Mereka harusnya fokus pada roxy yang sedang di periksa dokter. 












" jadi bagaimana roxy?!  " tanya lucas

"Tuan agler pasti sangat khawatir, tenang saja tuan nyonya agler baik-baik saja. Itu wajar bagi wanita yang tengah hamil.  Muntah lalu,  badannya lemas,  dan mungkin nanti dia akan meminta hal aneh-aneh dari anda.  Selamat ya tuan saya turut senang keluarga agler akan mendapatkan anggota baru"

Blank

Bahkan pelayan yang menguping juga ikut blank.  Mereka mencoba menyimpulkan perkataan dokter yang di mana artinya.  Roxy,  nyonya besar keluarga agler.  Tengah mengandung,  dan artinya edgar juga akan menjadi seorang kakak. 

"Tuan agler? " lucas langsung memeluk dokter tersebut dan berlari masuk ke dalam kamar.  Edgar tak tahu harus ber ekspresi seperti apa dia bingung sekali harus bersikap seperti apa. 

Para maid dan juga beberapa prajurit turut genbira atas kabar nyonya mereka akan memberikan keluarga baru bagi kediaman agler.  Sebuah hal yang sangat luar biasa yang begitu sangat di nantikan.  Tangisan anak kecil dan suara kaki mungil yang mencoba belajar untuk berjalan. 







Ya kabar bahagia bagi keluarga agler,  di tengah sulitnya masalah yang sedang nenerpa.  Mereka juga mendapatkan kabar gembira mengenai kehamilan pertama roxy.  Nyonya dari keluarga agler. 











Tbc

Mumpung hujan aku gambar ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mumpung hujan aku gambar ini.

BTW GIMANA TUH ROXY!
anak nya kembar apa gak ya?  Bagusan kembar atau gak.  🤡🤡🤡🤡

I Make Duke Falling In Love ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang