16

35.1K 3.2K 33
                                        

Sudah dia fikirkan dengan matang - matang,  roxy akan mengikuti alur permainan yang ada.  Jika dia kehilangan lucas maka dia akan iklaskan.  Namun dia akan melindungi edgar,  masalah sang ayah,  roxy mengetahui sebuah fakta menjijikan.  Jika sang ayah punya bisnis gelap dimana ayahnya menyediakan wanita penghibur untuk para bangsawan.

Mendengar saja membuat dia mual bukan main.  Sekarang yang harus dia cari tahu adalah di mana belina itu.  Dia juga harus bertemu dengan belina, setidaknya dia juga harus tahu kenapa?  Belina memalsukan kematian?. 

"Pagi bu" ciuman lembut pada pipi roxy dari sang anak tercinta.  Pagi ini mereka memilih makan bersama di halaman belakang.  Hanya segelas teh dan juga roti isi. 

Edgar masih mengingat pembicaraan gilannya dengan sang ayah.  Dia harus menyembunyikan semuanya.  Edgar tidak mau sang ibu sedih nanti. 

"Ibu aku mau pergi berburu dengan pangeran.  Apa ibu mau ku bawakan sesuatu? " tanya edgar sambil mengunyah roti isi miliknya.  Roxy mencoba memikirkan apa yang bisa dia dapatkan dari hutan. 

"Ahhh!!!!!  Tidak ada...  Yaaaa...  Susah di fikirkan yang penting edgar pulang dengan selamat saja " kata roxy

"Tentus saja yang itu sudah pasti" daro jauh lucas menatap edgar dan roxy,  tangannya terkepal.  Apa yang harus dia pilih?  Mengejar dan membawa kembali belina atau menjalin kehidupan dengan roxy. 

Melihat edgar bahkan sangat manja pada roxy membuat lucas jadi kesal bukan main.  Kesal dalam artian kenapa dia bisa se naif dan plin plan.  Seperti bukan dirinya,  apa mungkin semua karena belina.

Skip

Mengabaikan panggilan lucas dengan pakaian yang terlihat anggung.  Roxy siap keluar,  beralasan jalan-jalan.  Sebenarnya dia mencari belina,  memiliki kekuasaan dan juga uang.  Membuat roxy bisa memanfaatkan segalanya. 

Dan sekarang dia bisa bertemu dengan wanita itu.  Meski agak kasar namun dia harus melakukan ini agar semuanya bisa jelas.  Dia juga bisa mendapatkan banyak informasi jika ini berjalan dengan baik.  Jarang kelur rumah,  roxy melihat pemandangan yang cukup menarik. 

"Apa dunia luar disini sangat cantik? " roxy tak bisa mengalihkan pandangan bagaimana hamparan bunga matahari.  Yang ada di kiri dan kanan jalan.  Bahkan di depan sana masuk ke wilayah dimana banyak padi dan gandum. 

"Hebat sekali disini"









Sisi lain lucas memijat kepalanya, dia baru saja mau bicara dengan roxy.  Tapi istrinya itu sudah pergi keluar,  katanya ada urusan.  Bukan itu yang jadi masalah,  bagaimana jika edgar mengatakan semua hal yang dia katakan.  Atau lebih buruknya,  roxy mendengar langsung semua yang dia katakan.

"Arg!!!  Sial! " kesal lucas

Dia menatap informasi yang di dapat tangan kanannya.  Dimana belina ternyata memalsukan kematian.  Lantaran dia tidak lagi menyukai lucas. Selain itu tertulis juga karena belina mau menikah dengan lucas.  Di karenakan takut pada lucas yang merupakan tangan kanan seorang raja. 

Jika lucas simpulkan,  belina menikah dengannya karena paksaan.  Tapi tidak orang terpaksa, yang mau hamil dan melakukan hubungan hingga memiliki seorang anak. 

"Cari tahu kemana roxy pergi aku akan menyelesaikan ini" setelah mendengar peeintah sang tuan.  Tangan kanan lucas langsung pergi.  Namun tidak tahukah, tangan kanan lucas bukanlah lawan yang sepadan jika ingin bermain main dengan roxy. 








Roxy duduk sambil meminum teh nya,  dia cukup lama menunggu hingga akhirnya sang tokoh utama muncul.  Wanita cantik dengan mata indah.  Roxy tersenyum pada wanita yang merupakan ibu kandung atau biologis dari edgar. 

"Jadi siapa anda? " tanya belina

"Roxy istri lucas,  ibu sambung dari edgar" mendengar kalimat itu belina terkejut.  Lucas sudah menikah dan bahkan istri barunya sangat cantik.  Namun belina sendiri merasa bahagia. 

"Baguslah, aku harap kalian bisa hidup dengan bahagia.  Jangan khawatirkan tentangku" ujar belina membuay roxy menaikan sebelah alisnya.

"Apa maksudmu? "

"Huh~~~~ yang harus kau khawatirkan adalah pria bernama Dovani sereo xavier.  Dia adalah pria licik dan kejam,  keluargaku dulu adalah bangsawan terpandang.  Sebelum dovani membunuh ayah ku dan menjadikan ibuku budak.  Hanya tersisa aku,  dia memaksaku menikah dengan lucas.  Membuat lucas jatuh cinta padaku dan meninggalkanya.  " jelas belina tak ada kebohongan sama sekali. 

"Lalu kau tidak mencintai lucas? "

"Tidak, aku sudah menikah lebih dulu,  namun karena ulah dovani aku tidak di ijinkan hamil jika bukan anak lucas.  Apa yang perempuan lemah sepertiku bisa lakukan?.  Suamiku di tawan dan aku harus menikah sementara.  Maaf kan aku,  maafkan aku tolong jangan libatkan aku dalam keluarga agler atau xavier.  " lirih belina

Roxy memijat pelipisnya  sial apa sebenarnya yang terjadi. Akhirnya belina dan roxy terus berbincang soal kehidupan lucas dan masalahnya dengan dovani.







Edgar beristirahat sambil mengeringkan bajunya. Domio sialan fikirnya,  kenapa dia harus menangkan ikan di sungai.  Domio tertawa lalu memberi ikan bakar , yang di tangkap oleh edgar. 

"Oh ya kau juga terlihat marah tadi ada apa? "

"Ayah ku mengabaikan ibu,  aku tak suka itu,  dan fakta jika ibuku yang ternyata masih hidup. " domio menatap edgar pantas saja anak ini jadi stress sendiri.  Masalahnya cukup rumit ternyata.

"Lalu bagaimana bibi roxy?  Dia tahu? "

"Tidak dia tidak tahu,  dan tidak akan aku biarkan dia tahu.  Ibuku tidak boleh tahu sama sekali.  Aku takut dia menangis" domio menepuk bahu edgar,  sahabatnya ini tumben sekali sampai seperti ini. 

"ADA MUSUH PANGERAN TUAN EDGAR!!! " sontak keduanya bangkit mendengar jeritan dari bawahan mereka.  Sekelompok pria berbaju merah dan hitam.  Tak lupa pedang yang mereka bawa

"Siapa mereka? " edgar harus melindungi pangeran.  Pertempuran di mulai.  Sekuat tenaga edgar mengalahkan para musuh.  Namun kala semua sudah di atasi sosok yang entah siapa dengan baju zirah lengkap tak lupa pedang .

"Dia pengguna 2 pedang? " edgar menatap sangar. Dia langsung menyerang meminta agar bawahan mengamankan pangeran domio.  Sial kekuatannya bukan tandingan anak baru masuk fase dewasa. 

Darah keluar dari mulut edgar kala tendangan kuat membuatnya menghantam pohon.  Lelaki itu menyeringai,  melihat mangsanya yang tergeletak tak berdaya. 

"Matilah disini! " edgar memejamkan matanya dia harusnya pamit pada sang ibu. 

Sles!!!!!!

"Kau yang harus mati"














Tbc

Yahooo

I Make Duke Falling In Love ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang