37. D&H

33.3K 1.9K 27
                                        


Seperti yang dibicarakan dalam kantin bahwa mereka semua akan berkunjung ke mansion Dean dan Hara.

"HARA!" Teriak Elena langsung memeluk tubuh Hara dan melepaskan kembali pelukan nya.

"Perut Lo udah gede aja Ra." Ucap Elena sambil mengelus perut buncit milik Hara.

Hara tersenyum."Ayok duduk dulu."

Mereka semua langsung duduk diatas sofa ruang tamu dan sudah dibawakan minuman oleh Bi Warti.

"Dean mana Ra?" Tanya Andre.

"Dean lagi di kantor belum pulang, apa Hara telepon aja ya." Ucap Hara.

Andre menggeleng."Gak usah Ra, kita juga main cuman mau ketemu lo bukan Dean."

Hara hanya manggut-manggut paham.

Kaila membisikkan sesuatu di telinga Hara dan Hara langsung mengangguk mantap.

Seli, Elena, Tasya dan Kesya bertukar pandang.

"Ko Hara tiba-tiba ngidam ya." Ucap Hara sambil mengelus perut buncit nya.

"Ngidam apa Ra?" Tanya Elena dengan semangat empat lima.

"Hara mau Andre sama Brian pake daster terus di dandanin deh." Ucap Hara."Terus berdiri di lampu merah."

Brian dan Andre membulatkan mata nya.

Brian menggeleng dengan cepat."Gak Ra yang laen aja ke."

Andre mengangguk."Bener, gimana apa kata dunia kalo gue sama Brian pake daster."

Kedua mata Hara berkaca-kaca."Nanti kalo anak Hara ileran gimana, pasti ini nanti salah nya Brian sama Andre."

"Andre sama Brian mau, nanti di bunuh sama Dean." Lanjut Hara.

Andre dan Brian menggeleng dengan cepat.

"Gimana mau gak?" Tanya Hara.

Andre dan Brian mengangguk dengan kompak.

"Oke, jadi Andre di make-up in sama Kaila, kalo Brian sama Seli." Jelas Hara.

Hara beranjak dari duduk nya.

"Lo mau kemana Ra?" Tanya Elena kepada Hara.

Hara menoleh kearah Elena."Mau ambil baju sama bahan makeup."

"Biar gue aja, dimana tempat nya." Ucap Elena sambil berdiri.

"Di lantai satu, kamar pertama." Ujar Hara.

Elena langsung pergi ke lantai satu dan kembali lagi sambil membawa peralatan makeup dan dua daster, lalu meletakkan nya diatas meja.

"Ganti." Ucap Seli sambil melemparkan daster kewajah Brian.

Brian mendengus kesal dan langsung memakai daster nya, begitupun dengan Andre.

Kaila dan Seli langsung memakaikan bedak kewajah Brian dan Andre.

"Sel lo nanti kalo hamil, ngidam nya jangan aneh-aneh ya." Ucap Brian dengan merem, karena seli sedang memakaikan nya bedak.

"Tergantung anak gue nya lah yang minta." Ujar Seli, lalu memakaikan lipstik di bibir Brian dengan tebal.

"Lo kalo bedakin gue kasar banget deh nyet!" Ketus Andre kepada Kaila.

"Ini pelan monyet, kulit lo nya aja yang baperan." Cibir Kaila, lalu memakaikan lipstik di bagian mata.

"Ko merah make nya di atas mata sih kai." Protes Andre

"Nanti juga bagus elah nyett!"

"Oke udah." Ucap Seli.

DEAN & HARA [ END ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang