50 || Kembali ke Sekolah

5.1K 334 8
                                        

Hai, ketemu lagi. Gimana kabar kalian hari ini? Semoga tetap sehat yaaa.
Jangan lupa napas.

Happy Reading 😊

....

(Gantengnya jodoh orang🤧)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

(Gantengnya jodoh orang🤧)

Satu minggu setelah acara perjodohan itu, Alta sama sekali tidak pernah bertemu Alena. Ia beralasan sedang berada di luar kota bersama keluarganya. Hal yang sama juga Alta lakukan pada sahabat-sahabatnya yang lain karena untuk saat ini Alta hanya ingin menyendiri.

Dan hari ini adalah hari pertama kembali ke sekolah setelah beberapa minggu yang lalu libur panjang setelah ujian semester pertama selesai.

Alta yang sudah siap dengan seragamnya lantas bergegas keluar kamar, tapi sebelum itu ia lebih dulu mengirim pesan pada Alena mengatakan akan menjemput gadis itu. Mereka akan berangkat bareng ke sekolah.

"Alta, sarapan dulu, Sayang," panggil Azila.

Alta menoleh kemudian mendudukkan bokongnya pada kursi di hadapannya. Ia mengambil selembar roti yang kemudian ia oles dengan selai cokelat.

"Mau nasi goreng?" tawar Azila. Namun, Alta malah menggeleng.

Azila diam memperhatikan putranya, setelah acara perjodohan itu, sikap Alta yang semula ceria sekarang hilang entah ke mana. Cowok itu lebih banyak diam dan mengurung diri di kamar.

Lamunan Azila buyar saat merasakan kecupan di wajahnya, ia menoleh dan menemukan Kenzo yang sudah rapi dengan pakaian kantornya.

"Selamat pagi," sapa Kenzo tersenyum ramah.

"Pagi juga," balas Azila.

Kenzo menarik salah satu kursi untuk ia duduki dan berhadapan langsung dengan Alta.

"Kamu mau sarapan apa?" tanya Azila membuat Kenzo menarik pandangannya dari Alta.

"Nasi goreng aja," jawab Kenzo lantas diangguki oleh Azila.

"Alta," panggil Kenzo.

"Hmm," sahut Alta bergumam tak jelas, cowok itu sibuk dengan sarapannya.

"Hari ini kamu antar Vioni ke sekolah," ucap Kenzo seketika membuat Alta menghentikan aktifitasnya beberapa saat.

"Alta, bukan sopir pribadinya," jawab Alta kembali melanghabiskan rotinya yang tersisa sedikit.

"Pak Surya yang minta ke Ayah. Dia bilang sopir pribadi keluarga mereka lagi pulang kampung!"

"Itu bukan urusan Alta," sahut Alta acuh. "Lagian, Alta mau berangkat sama Alena."

"Altair ...!" geram Kenzo menahan emosi. Namun, seketika ia menoleh saat Azila menyentuh tangannya.

Galaksi Altair [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang