Follow, vote, komen and share sebanyak-banyaknya jangan lupa teman-teman🍓
♥♥♥
"Rasa cinta dan kecewa seperti seimbang dan berjalan berdampingan. Lalu sikapku harus seperti apa memperlakukan orang yang membuatku merasakan hal itu"
"Aja kerja bae nyonyah... Anake karo bojone diurusi."*¹ nasihat Mang Imad.
"Saya harus buru-buru ada meeting. Kamu antar saya saja cepat!" perintah Bunda Tania menghiraukan nasihat sopir keluarganya.
♥♥♥
"Bun, kamu tuh udah jarang banget ada waktu buat dirumah. Bahkan quality time bareng Mas sama Sadam anak kita aja ngga pernah." keluh Ayah Tama.
"Kamu nih, Mas. Kan dari awal nikah aku sudah pernah bikin persyaratan kalau tetap ingin berkarir."
"Tapi kamu terlalu berlebihan! Sampai lupa anak sama suami sendiri. Mas sama Sadam butuh perhatian kamu! Apalagi anak kita masih kecil banget. Madrasah pertama dia seharusnya kamu, sebagai bundanya."
"Kan aku kerja juga buat Sadam, Mas. Lagian dulu kamu suka sama aku karena aku mandiri dan pekerja keras. Terus sekarang kenapa protes terus deh?"
"Terserahlah. Lama-lama aku pecat kamu dari pimpinan Adnan Grup cabang Jakarta." ancam Ayah Tama.
"Kamu kok ngajak ribut terus sih, Mas? Perkara aku kerja doang. Ini mimpi aku Mas. Karir buat aku penting."
"TAPI KAMU KETERLALUAN SAMPAI MANGKIR DARI SEMUA KEWAJIBANMU SEBAGAI ISTRI!" marah Ayah Tama menggelegar di dalam kamar mereka.
Bunda Tania kaget lalu melotot setelahnya tidak terima di bentak-bentak seperti itu.
"Kamu udah sering bentak aku sekarang, Mas?"
"Maaf, Bun. Tapi aku kecewa sama kamu. Aku tetap kasih jabatan General Manager buat kamu di Adnan Grup cabang Jakarta karena itu keinginan kamu. Padahal tanpa kamu kerja pun Adnan Grup tetap punya kamu dan Sadam karena kalian anak dan istri aku."
"Tapi aku mulai semua karir aku dari nol, Mas. Sampai aku ketemu kamu trus kita nikah, masa aku harus berhenti gitu aja?"
"Pokoknya aku tetap mau kerja."
"Oke, aku pindahin kamu ke Cabang Bogor biar kita tetap deket yah? Kamu juga jadi ngga terlalu jauh bolak-balik Jakarta-Bogor. Siapa tahu waktu kamu jadi bisa disempetin buat kita bertiga quality time?" ide Ayah Tama.
"Apasih kamu tuh? Mau kita dibicarain satu gedung kantor? Trus aku bakalan di cap istri yang kerja dengan mudah karena dapet privilege dari suaminya?" tidak setuju Bunda Tania.
"Ya terus kenapa? Adnan Grup juga punya kamu kan sekarang sama aja. Aku kerja buat kalian, malah. Mereka kalau ngomongin kamu tinggal kamu tegur atau pecatpun aku ngga masalah, kalau memang udah keterlaluan."
"Ngga usah aneh-aneh deh, Mas. Aku tetep ngga mau."
"Lagian kasian Pak Januar, dia kan udah jabat General Manager cabang Bogor lebih dulu. Udah mau enam tahun dia dudukin posisi itu disana."
"Capek aku ngomong sama kamu. Ngga ada titik temunya kalau kamu gini terus. Kamu tuh terlalu ambis tahu ngga!" marah Ayah Tama.
"Inget! Kamu bukan wanita bebas lagi sekarang. Kamu udah punya suami dan anak yang harus kamu lebih perhatiin."
♥♥♥
"Undaaa. Mau mandi cama Undaa. Ndak mauu cama teteh Ndang." mohon Sadam kecil menggelayuti sebelah kaki sang Bunda.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perjanjian Dua Surga (END)
SpiritualCERITA INI SUDAH TERBIT DALAM BENTUK CETAK. KAMU BISA TEMUKAN PERJANJIAN DUA SURGA DI GRAMEDIA ATAU TOKO BUKU ONLINE, YAH ... ROMANCE- SPIRITUAL CERITA SEBUAH PERNIKAHAN YANG MEMILIKI DUA WANITA DI DALAMNYA JADIKAN AL-QUR'AN SEBAIK-BAIK BACAAN♥ Keaa...
