GUYS SORRY BANGET TAPI OBI HARUS BILANG INI BUAT JAGA-JAGA.
KEMUNGKINAN 3 BAB KEDEPAN SEBELUM PERCERAIAN BAKALAN SAD BGT. PERPISAHAN MEREKA PUN TETEP SAD BUAT TEAM SADAM-NABILA. TAPI YA EMANG INI CERITA SAD GITU. NAMANYA POLIGAMI 78% PASTI SAD😭
♥♥♥
"Bukankah Allah sudah terlalu sayang padanya hingga memberikan kesempurnaan dalam hidup? Jadi bukankah wajar jika sedikit ujian dalam hidup dia terima? Hidup tidak melulu harus mulus."
Saat melihat mobil Ambulance keluar dari rumah besar yang amat dia kenali, Mang Imad langsung mengerem mendadak.
Untung saja saja Shakeel duduk dibelakang dengan car seat meski usianya sudah akan menginjak tiga tahun. Jadi anak itu tetap aman tidak terluka karena ulahnya.
"Amang dago, Cakil aget!" pekik anak itu.
"Iya, adek Shakeel. Tadi Mang Jago juga kaget." balas Mang Imad dengan suara medoknya.
"Tenapa cih belenti? Tan yumah Cakil butan dicini, aadehhhhh." keluh Shakeel bertanya.
"Yowes, kie juga mau Mang Jago jalanin lagi."
Lalu mobilnya kembali Mang Imad nyalakan dan mereka mulai memasuki gerbang rumah kediaman keluarga Adnan.
Meski sejak beberapa menit lalu hati dan pikiran Mang Imad terus bertanya-tanya mengapa mobil Ambulance tadi keluar dari rumah besar tempatnya bekerja
♥♥♥
"Aku harus segera keruang kerja Mas Sadam." pungkas Indira.
Istri kedua Sadam Adnan itu langsung berlari keluar dari kamar tempatnya bersembunyi sejak tadi setelah suara mobil Ambulance terdengar menjauh dari rumah.
Nabila pasti sedang membawa Bunda Tania kerumah sakit.
"DIRA!!" panggil Mama Tamara saat melihat anaknya berlari keluar entah kemana.
Ia ikut keluar dari kamar itu tapi tak menemukan sang putri.
Saat akan menuruni tangga, langkahnya terhenti saat melihat banyak genangan darah di lantai dasar.
Darah Tania.
Mendadak sekujur tubuh Mama Tamara merinding sendiri lalu suara mobil masuk terdengar memasuki rumah.
Sebuah tangan langsung menariknya dengan kuat kembali ke kamar sebelumnya.
"IBU MAU APA KE LUAR?" tanya Indira memarahi ibunya.
"Ibu denger kan tadi ada mobil masuk rumah? Ibu tuh bodoh atau apa? Kita bisa ketahuan ada disini."
"Tapi mobil kamu kan juga ada di bawah. Ibu udah parkirin di garasi."
"Justru itu. Tidak ada yang tahu kalau mobil aku sudah ada di garasi. Dira bisa bilang bahwa pergi tidak membawa mobil. Pasti mereka tidak akan curiga."
"Lalu ibu?" tunjuk Mama Tamara pada dirinya sendiri.
"Tidak ada yang mengenal Ibu di rumah ini selain Bunda Tania. Ibu harus keluar saat keadaan rumah ini kembali sepi, ngerti?" jelas Indira.
Dengan ragu Mama Tamara mengangguk.
"Lalu kenapa kamu keluar dari kamar ini buru-buru tadi, Nak? Ibu langsung mencarimu tapi tidak tahu seluk-beluk rumah ini."
"Menghapus bukti." jawab Indira.
"Bukti?"
"Aku takut Mas Sadam akan mengecek CCTV rumah ini. Dan itu pasti. Ada beberapa sudut yang terpasang CCTV salah satunya garasi, ruang tamu, halaman rumah, lantai dua dan dekat gajebo." beritahu Indira.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perjanjian Dua Surga (END)
SpiritualCERITA INI SUDAH TERBIT DALAM BENTUK CETAK. KAMU BISA TEMUKAN PERJANJIAN DUA SURGA DI GRAMEDIA ATAU TOKO BUKU ONLINE, YAH ... ROMANCE- SPIRITUAL CERITA SEBUAH PERNIKAHAN YANG MEMILIKI DUA WANITA DI DALAMNYA JADIKAN AL-QUR'AN SEBAIK-BAIK BACAAN♥ Keaa...
