BAB 20 : BERTEMU SANG MADU

75.3K 7.8K 4.8K
                                        

SPECIAL UPDATE♥

SHARE, VOTE, KOMEN YANG BANYAKKKKKK 😘

KASIH LOVE WARNA APA AJA BUAT OBI KARENA UDAH DOUBLE UPDATE 🤩

HAPPY READING♥

♥♥♥

"Andai kamu tahu, sehancur apa hati ini saat menatap mata kamu. Mata yang dulu nya hanya memandang ku, kini juga memandang wanita lain"


"Sadam mohon, bunda. Izinkan Sadam melepas Indira agar Nabilanya Sadam tidak pergi," ujar Sadam kembali memohon sambil mencium kaki bunda nya dengan wajah basah penuh air mata dan tubuh bergetar menahan isakan.

DEG

Tubuh bunda Tania bergeming mendengar permohonan penuh air mata dari putra satu-satunya itu.

Begitu pula tubuh wanita yang berdiri mematung di ambang pintu ruang rawat Sadam.

Tubuh Indira meluruh begitu saja. Dadanya sakit mendengar permohonan dari suami yang begitu dirinya cintai.

Sebesar itukah cinta Sadam pada Nabila hingga rela melepas dirinya yang bahkan baru menyandang gelar sebagai istri kedua Sadam Adnan kurang dari dua tahun?

Indira ingin meraung-raung meminta keadilan untuknya tapi bahkan satu suara pun tidak ada yang keluar dari bibirnya.

"Maaf dokter sepertinya keluarga bunda Tania memerlukan privasi untuk masalah mereka," pungkas Hikam agar dokter Abbas dan salah satu suster yang sejak tadi berdiri memandang bingung drama keluarga salah satu pemilik saham rumah sakit ini.

"Ah baik, saya permisi kalau begitu." jawab dokter Abbas mengerti.

Setelah itu dokter dan suster itu pergi meninggalkan ruangan Sadam melewati Indira yang duduk bersimpuh di depan pintu.

"Izinkan Sadam melepasnya bun, jika memang bunda tidak ingin melihat kehancuran putra bunda sendiri." sendu Sadam memandang manik hitam bundanya yang juga sudah memerah dengan wajah basah penuh air mata.

"Kenapa nak? Bukan kah kamu bahagia memiliki Syakiel dari Dira?"

"NGGA BUNDA! SADAM NGGA MAU JIKA ITU AKAN MEMBUAT SADAM KEHILANGAN NABILA!" teriak Sadam frustasi.

Bunda Tania berjengit kaget mendengar suara menggelegar putranya dengan nada frustasi.

Ini kedua kalinya Sadam meninggikan suara di hadapannya setelah yang pertama karena putranya itu menolak untuk menikahi Indira atas permintaan nya.

Dan lagi-lagi semuanya hanya karena seorang Nabila yang begitu di cintai sang putra.

"Tapi Syakiel bagaimana nak? Dia darah daging keluarga Adnan. Putramu dan juga cucu bunda," dengan lembut bunda Tania mencoba memberi pengertian kepada putra satu-satunya yang mungkin sedang kalut karena istri pertamanya.

"Syakiel akan selamanya menjadi putra Sadam dan menjadi cucu bunda, tapi tidak dengan Dira. Karena Sadam akan menceraikannya demi Nabila." putus Sadam.

"NGGAK! ARGHHH! GILA KAMU MAS!" raung Indira masih didepan pintu masuk ruang rawat VVIP Sadam.

Melihat kesedihan dan kefrustasian Indira membuat Hikam sedikit iba.

Sedangkan Mang Imad yang tadi tertidur pulas di sofa ruangan itu terbangun karena kaget dengan suara histeris Indira.

"Apa maning kie, aduh Gusti!" gumam mang Imad dengan banyaknya drama di keluarga orang kaya didepannya ini.

Sadam tidak memperdulikan ketidak setujuan istri keduanya. Sadam hanya ingin bersama Nabila.

Sadam merubah posisi memeluk kaki jenjang milik bundanya.

Perjanjian Dua Surga (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang