[ FRIENDZONE STORY ]
Ini kisah remaja SMA yang tak biasa. Jangan berharap percintaan mereka akan berjalan romantis, karena teka-teki dan sandiwara mendominasi hubungan di sini. Perlahan semakin rumit sejak sifat Darvin yang awalnya hangat kini berub...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Heyoo guyss 👋 setelah aku memperkenalkan kisah Mika sama ketiga cowok tadi. Mari kita menuju ke inti ceritaa.
Happy Reading❤
.
.
.
Aura di perpustakan mulai terasa aneh sejak Bihar fokus membaca buku pada halaman tengah. Sesekali cowok dengan hiasan earphone di lehernya itu melirik ke samping secara perlahan, memprediksi sesuatu yang janggal.
Sesuai dugaan, tatapan antara Bihar dan seorang cewek berambut panjang (menutupi seluruh bagian wajah) akhirnya saling bertemu.
"Astaga.."
GUBRAGG!!
Bihar terkejut hingga menjatuhkan badan dari kursi panjang, sedangkan sosok cewek yang dianggap misterius langsung menyingkirkan poni rambutnya.
"Eeh sorry har, ini gue, Mika."
"Ahh lu kenapa lagi sih, Mik?" Keberadaan Bihar tidak disorot dalam kamera, karena ia masih lesehan di lantai.
"Kontrak 2 minggu aja deh." Jari Mika bergaya peace.
"Engga!"
"Banyak untungnya loh pacaran sama gu--"
"Engga!"
"Ayolah, kalo lo udah ngerasain, pasti bakal dapet hikmahnya."
"Engga!"
"Aaaaa Bihar--"
"Gak mau, Mika!"
Bihar, cowok berwatak lugu itu baru sadar betapa jengkelnya sebuah pemaksaan; melewati dua hari, diiringi oleh rengekan Mika.
Selagi keinginan belum terwujud, si empu bersikeras ingin menjadi ekor Bihar walaupun harus mempertaruhkan reputasinya sebagai kodrat wanita.
"Ayoo Beher, dalam hitungan ketiga--"
"Apaan sih?"
"Terima dulu lah, sekali-kali biar ngerasain yang namanya pacaran."
Beberapa siswa langsung mengalihkan pandangan ke arah mereka berdua. Namun, hanya berlangsung sementara, karena bermain handphone jauh lebih menarik daripada memperhatikan adegan yang sudah mereka anggap klise.