31] Terabaikan

107 15 0
                                        

Hello guys, bentar lagi nih bakal tamat ceritanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hello guys, bentar lagi nih bakal tamat ceritanya. So jangan pernah bosen ya buat pantengin ceritanya. Maaci 🥰
.

.

.

Sekarang giliran Mika yang memeriksa file kartu memori milik Darvin. Sungguh kejadian yang unik, mengapa mereka bisa memiliki alat penyimpanan yang sama? Mika berdecak kagum sebelum kembali fokus memikirkan ucapan Nanda.

Rasa penasaran semakin menggebu di hatinya. Tanpa segan Mika lekas mengklik salah satu video Darvin.

Date: 20 Februari 2020

Hai Syifana, kenalin gue Darvin. Mungkin suatu saat lo bakal ngeliat video ini. Tunggu aja ya, gue pasti bakal dapetin lo.

Date: 28 Maret 2020

Gue gatau lo lagi deket sama siapa Syif, yang pasti gue bakal tetep nungguin lo.

Date: 16 April 2020

Hmm.. udah gak bisa berkata lagi ya, sayangnya lo ternyata dah sama cowo lain. Gue sungguh tertipu sama kesempatan yang udah lo kasi. Jadi, bunganya gue serahin aja ke Mika. Tapi... kayaknya gue cuma salah paham sama lo.

Clek...

Mika sudah membuka sampai akhir video, hanya itu yang penting. Sisanya memperlihatkan tentang vlog random seperti video Mika.

Fakta menampar Mika. Hatinya kembali teriris mendengar pernyataan Darvin dari video. Raut wajah Mika yang kusam berubah semakin sendu, dalam sekejap video itu telah menusuk dadanya.

Kebetulan Syifana juga ada di rombong Pak Berkah waktu itu. Mika sangat ingat bahwa Syifana mengajak seorang laki-laki makan bersama. Syifana sempat sakit perut saat ingin membayar makanan.

Mika mengira bahwa Darvin menatap dirinya di seberang jalan. Alhasil, Syifana lah pemeran utama di hati Darvin.

Air mata mengalir begitu saja, sudah meninggalkan bekas pada pipi mulusnya. Mika sudah salah besar terlalu percaya dengan tindakan Darvin. Seberusaha mungkin Mika menekan mulutnya untuk menahan isakan.

🍀🍀🍀

Harapan Mika sudah pupus untuk mengalahkan Rega. Kedua matanya kembali berembun sejak menatap Darvin dan Syifana sedang duduk berhadapan.

Jika Syifa sudah memiliki pacar, kenapa dia masih berani mendekati Darvin?

Hal yang menyesakkan dada bukan dilihat dari kedekatan Darvin dengan gadis lain, melainkan perasaan suka yang Darvin miliki. Mika bisa menyimpulkan bahwa mata Darvin berbeda saat memandang Syifana, lebih hangat dan tenang.

Berbeda saat bersama Mika. Hatinya membeku bagaikan es di muncuk gunung Evrest. Darvin pasti sudah mengunci perasaannya hanya untuk seorang Syifana.

Perlahan kaki Mika menjauhi kelas XI MIPA 3. Beberapa siswa sempat menyapanya, Mika membalas dengan senyuman yang memaksakan.

Pretended || Avoidant ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang