34] Pertikaian

113 16 0
                                        

Sudah hampir dua jam Mika menunggu di roftoop, namun sosok Darvin belum muncul juga. Mika sampai tergopoh-gopoh pergi ke kelas sambil melawan rasa sakitnya sendirian. Kirain Darvin akan membantunya.

"Sumpah, gue jadi gedeg sama tu cowok! Sifatnya kasar banget!" pekik Asti usai mendengarkan semua cerita sahabatnya.

Sebenarnya Mika tidak bermaksud untuk mengadu. Namun karena Asti memaksa bertanya, mau tidak mau cewek ceria itu berkata jujur.

"Hhh, udahlah Ti. Siapa tau Darvin punya urusan mendadak," pasrah Mika.

"Ya setidaknya dia ngasitau lo kek lewat chat! Modal ngetik doang, ga seberapa ngabisin waktu."

"Kalau gitu nanti pas istirahat gue cari dia-"

"Ga usah!!!"

Mata Mika mengerjap beberapa kali. "E.. e.. emang kenapa?"

"Otak lo yang kenapa?! Udah dicuekin, masih aja ngotot mau ngasih effort," bentak Asti.

"Bukannya lo dukung gue banget ya buat deketin Darvin?"

"Ralat! Soalnya gue belum tau sifatnya kayak gitu, dari awal kek lo cerita. Kan udah gue suruh buat jaga batasan sama dia!"

Andai saja Asti tahu bahwa Mika sudah tidak berharap lagi dengan balasan perasaan Darvin.

"Tenang, gue ga bakal halu lagi kok. Gue bakal relain Darvin setelah semuanya selesai, Asti."

Orang tulus tidak pernah memikirkan keuntungan. Tanpa pengakuan sekalipun, orang tulus murni hanya ingin membahagiakan orang lain.

🍀🍀🍀

🔔: Bel istirahat

Cacing di perut para siswa sudah mengamuk. Sebagian besar pelajar SMA Warnakerta segera berbondong meninggalkan kelas untuk mengisi asupan gizi.

Lain hal dengan tujuan si pemeran utama. Ia lebih memilih untuk menghampiri kelas XI MIPA 3 yang hanya tersisa 1 siswa. Terlihat seorang cowok blasteran telah mengorek-ngorek kertas tidak jelas.

"Yaelah Darvin, ternyata lo ada disini. Kirain dah ditelan bumi. Makan dulu kuy," ajak Mika.

"......."

Darvin masih asyik mengamati setiap tulisan yang ia buat.

"Darvin?"

"Gue sibuk."

"Padahal gue udah bawain nasi goreng kesukaan lo tau. Ya waluapun Desi yang masak, tapi bumbunya tetep sesuai arahan gue."

"......."

"Lo masih suka nasi goreng kan?" tanya Mika gemas.

"Bentar...."

"Darviin!"

"Apa?"

"Kalau orang lagi ngomong tolong dong dihargai! Kasian dia udah capek nungguin."

"Iya"

Pretended || Avoidant ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang