nikah lagi [nomin]

3K 250 2
                                        

"AYAAAAAAHH"

Sastra berlari masuk kerumah dan mencari sang ayah dengan wajah amarahnya

"WOY TUA BANGKE LU DIMANE"

"Berisik dikira hutan kli"

Juno turun kebawah dengan secangkir kopi dan juga tablet di tangan nya

"Kenapa sih tra?"

Sastra mengeluarkan sesuatu dari tasnya dan melemparkan ke ayahnya

"Ayah nikah lagi?"

"Sas"

"Jujur yah, ayah nikah lagi dan kenapa ga kasih tau aku"

Juno melihat anaknya udah marah membuatnya sedikit takut

"Maafin ayah sastra"

"Berapa lama dan siapa nama Tante ini"

"Rencana kami akan melangsungkan pernikahan Minggu depan"

"Kenapa ayah sembunyiin ini"

Juno menaruh kopinya dan menatap sastra

"Maafin ayah, ayah takut kamu ga mau terima dia"

"Namanya?"

"Jenan"

Sastra mengambil foto sang ayah bersama istri barunya tersebut intens

"Sastra ga mau tau, bawa calon istri ayah kesini kalo g mau yaudah ga direstui"

"Kapan"

"Hari ini ayah"

Juno menuruti permintaan sastra dan menelpon jenan agar jenan kesini

Jenan datang kerumah tersebut dan melihat Juno bersama sastra

"Kenapa no?"

"Sastra tau kita bakal nikah"

Jenan memandang sastra dan menunduk, sastra berdiri mendekati jenan perlahan

"Maafin saya sastra karna saya yang ga suruh Juno bilang ke siapapun"

"Sastra ayah mohon"

"BERISIK BANGET SIH, orang cuma mau lihat cantikan difoto atau aslinya eh rupanya cantik ya yah"

Juno menganga rupanya anaknya tidak marah

"Kamu ga marah?"

"Buat apa, kalo MODELAN begini mah langsungin aja yah, cantik banget anjir beda sama nenek sihir alias iuh ibu gue sendiri "

Sastra memegang lengan jenan dan melihat jenan lembut

"Loh Tante kenapa nunduk, santai aja kali"

"Kamu ga marah?"

"Ngga lah ngapain coba, tantenya cantik dan imut begini buat apa marah. Ayah selera ayah ga main main ya biasanya selera ayah kek Tante Tante girang lagi mangkal"

Juno berdiri dan merangkul sang anak

"Cantik kan? Siapa dulu dong ayah"

"Yalah cantik oh ya tante Jan takut sama sastra soalnya sastra ga jahat kok kek di film film, sastra mah anak baik dan rajin yakan yah"

Juno menoyor kepala sastra dan membuat sastra menatap kesal

"Apasih yah"

"Kamu tuh yang kenapa, heboh banget dan juga jangan panggil Tante dia sekarang ibu kamu"

"Kalo itu mah gampang panggil Buna juga gpp yakan Tante gemoy?"

Jenan hanya tersenyum melihat tingkah laku sastra yang sama seperti yang Juno ceritakan dengan dirinya tempo dulu

"Kamu jangan bikin ayah malu depan calon istri ayah ya"

"Nyenye ntar ga direstuin nangis"

Juno mengelus dadanya karna pusing lihat kelakuan sastra apalagi di depan jenan

one shoot nominrenCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang