ABOUT JEREMY LEE 🌟🌟

843 42 10
                                        

Hy
Hello
Annyeong!!!

Happy Reading....

===============

Jeremy's POV

Itu dia. Aku bertemu dia lagi. Kali ini, dalam keadaan yang berbeda. Ya, itu dia. Aku yakin itu. Saat aku kerumahnya hari ini, kulihat matanya yang terkejut melihat ku. Sama denganku, aku juga terkejut namun berusaha menutupinya.

Kau, Karina 'kan? Meski di kehidupan nyata namamu bukan itu. Aku yakin itu kau, Rina-ya... Kau menyebutku 'Jeno', bukan? Aku mendengar nya. Itu artinya kau mengenalku, meski bukan dalam kehidupan nyatanya.

Mata mu tak bisa berbohong. Aku bisa melihat kerinduan terpancar dari mata mu. Aku merasakan nya juga, Rina-ya. Aku, merindukan mu.

Andai saja aku datang mencari mu lebih awal, pasti bisa saja kau sudah menjadi milikku di kehidupan nyata ini.

Aku memang tak mengetahui sosok yang kutabrak saat itu. Namun foto-foto mu tersebar ke seluruh dunia. Fotomu dan berita tentang kecelakaan mu. Saat melihat foto itu, mungkin itulah kali pertama aku merasa tertarik padamu. Namun maaf, aku tak bisa menemuimu meski aku tau keberadaan mu.

Sejak melihat foto itu, aku terus memimpikan mu setiap hari nya. Setiap hari, tanpa berhenti. Mimpi yang seolah-olah beruntun pada setiap harinya. Aku tau kau nyata. Namun aku tak tau bagaimana denganmu, seperti nya kau tak pernah tau sosok ku yang ternyata ada. Maka dari itu aku percaya diri bahwa nantinya kita bertemu bersama dengan sosok yang sama-sama nyata.

Saat melihat mu menatapku tadi, aku jadi tau sesuatu. Kau sebenarnya berusaha mencari ku dan menyerah karena tak pernah menemukan diriku.

Aku merindukan mu semenjak aku berhenti bermimpi tentang mu. Sungguh. Awalnya aku tak tau kenapa mimpi itu berakhir, namun akhirnya aku paham. Saat tersebar kabar jika putri seorang dokter itu sudah terbangun dari koma, tepat di saat itu juga lah aku tak pernah memimpikan dirimu dalam tidurku. Kita berdua, sama-sama berhenti dari mimpi itu.

Aku merindukanmu Rina-ya..namun kurasa kita tak bisa bersama. Aku menyesal, kenapa tak setelah kejadian itu aku bertekad menemuimu? Kenapa tidak semenjak mimpi itu berhenti, aku melawan ayahku dan lari ke negara ini demi menemuimu dan berkata jika itu aku nyata?

Aku menyesal kenapa tidak pergi menemuimu lebih awal. Aku menyesal karena terus berpikir kau akan bertahan untuk menungguku. Aku menyesal karena hanya bersembunyi dan berharap kau akan mencariku. Aku menyesal, namun aku bahagia.

Aku bahagia rasanya melihat mu membuka pintu itu tadi. Wajah mungil mu, rambut hitam mu, mata indah mu, semua ku ingat jelas. Aku bahagia melihatmu baik-baik saja. Bahagia melihat tubuh mungil mu secara langsung. Jika di dalam mimpi kita sama-sama lahir di tahun yang sama, seperti nya tidak dengan nyatanya. Kau tampak lebih muda dariku. Mungkin sekitar 2 tahun? Teringat kembali saat kau mengenakan seragam sekolah saat kecelakaan itu, dan aku mengenakan pakaian kerjaku.

Aku bahagia akhirnya bisa melihat mu selama bertahun-tahun. Aku bahagia bahkan saat mendengar kabar mu yang sudah menikah. Namun, tetap saja hatiku terasa sakit melihat sosok suamimu, yang ternyata juga hadir dalam mimpiku. Aku bahagia namun sakit, meski aku sudah bersiap sebaik mungkin untuk terlihat biasa saja.

Rina-ya, kau menamai anakmu dengan nama ku di mimpi? Apa artinya itu? Apa kau menyayangi anakmu seperti kau menyayangi ku? Apa kau tak bisa melupakan ku? Rina-ya, maafkan aku. Dengan bodohnya aku ingin kau bersamaku meski kau sudah dengan orang lain.

Terimakasih Rina-ya, terimakasih sudah bahagia. Kau menepati permintaan ku untuk benar-benar bahagia, namun aku sendiri yang belum menemukan bahagia itu. Maafkan aku, aku harusnya sudah bahagia sama seperti dirimu.

Mulai sekarang aku akan melepas mu, Karina. Aku akan melupakan mu dan mulai mencari kebahagiaan ku sendiri. Kuharap kau selalu bahagia, Rina-ya...

Pada akhirnya aku lah yang harus bertarung dengan diriku sendiri. Akhirnya aku yang harus meninggalkan mu, dan membiarkan mu. Pada akhirnya aku harus melawan diriku yang masih ingin terus bersamamu. Pada akhirnya aku harus menerima semua kenyataannya.

Kenyataan bahwa kau dan aku, Jeno dan Karina, tidak akan bisa bersama di dunia nyata ini.

Aku akan menerima kenyataan itu. Jadi kumohon teruslah bahagia dengan kehidupan barumu. Aku pun akan begitu. Aku akan bahagia jika kau bahagia.

Terimakasih untuk semuanya. Terimakasih pernah bahagia bersama ku, terimakasih pernah ada untukku, terimakasih sudah mengisi hari-hari dengan senyuman mu, walau semua itu hanya mimpi.

Ku ucapkan semua ini meski tak bisa berkata di depan mu. Ku sampaikan rasa rinduku, rasa terimakasih ku, dan rasa cintaku.

Inilah akhirnya, aku akan melepas mu. Karina, sosok yang kucintai,

meski hanya dalam mimpi.

Beginilah kisah nyata ku. Kisah yang tak berakhir seindah mimpiku.

Selamat tinggal, mimpi indah ku~~


=============

(VOTE ⭐ COMMENT 😊 FOLLOW 🙏)


' IT'S A DREAM, EVEN IN A DREAM
EVEN THOUGH I KNOW THAT, I STILL LOVE YOU~~~

F.I.N.I.S.H.E.D



FINISH GUYSS!!! DEMI APASEHHHH 😭😭😭
Udh ya, ini bner" akhirnya guys..
Aku emng buat akhirnya begini
Jngn ada yg hujat aku pliss 😭😭
Aku buat ini sepenuh hati lohhh
Aku berharap kalian suka sama ini cerita dan ending yg begini
Salam dari Vee...
Salam pisah yaa..
Terimakasih untuk semuanya!!

22/03/22
18:33

(30/03/22)

'ɪɴ ᴍʏ ᴅʀᴇᴀᴍ...~𝙹𝚎𝚗𝚁𝚒𝚗𝚊 (𝐂𝐨𝐦𝐩𝐥𝐞𝐭𝐞𝐝) ✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang