Jangan lupa vote nya ya✨
↓
↓
↓Happy reading guys...
Pulsek>>
Kini mereka sepakat untuk menjenguk Dira bersama - sama, Erina juga ikut dengan disusul oleh Vano
Awalnya mereka menolak Vano untuk ikut, namun Rio menengahi agar tidak terjadi keributan, akhirnya Brian memperbolehkan Vano untuk ikut.
Skipp>>
Saat telah tiba, disana ruangan yg ditempati Dira sudah kosong, Brian kemudian bertanya kepada bidan yg kebetulan lewat di depan nya ternyata sudah dipindahkan ke ruangan sebelahnya
Brian mengetuk pintu, kemudian dibukanya pintu perlahan, hal yg pertama kali mereka lihat adalah Dira sedang membelakangi nya
Erina pun memulai berbicara dengan Dira
"Hai Ra, masih inget gak sama aku?" Tanya Erina
"Kamu... Erina kan?" Dira menjawab
"Iya benar kok melamun si liatin apa nih"
"Aku liatin pemandangan kota"
"Liat kebelakang donk ada banyak temanmu yg mau jenguk tuh" ajak Erina
Saat berbalik badan Erina terfokus pada satu objek yg ada di hadapannya, ia spontan langsung menyebut namanya dan juga memeluknya
"Arga, aku kangen banget sama kamu" ujar Dira langsung memeluk sang empu, yg ia peluk bukan Brian melainkan Vano
Mengapa nama Dira tiba - tiba memeluk Vano, dan panggilannya pun bukan Vano melainkan Arga? Pertanyaaan muncul dari benak mereka masing - masing
Brian yg melihat Dira memeluk sepupunya pun bergegas pergi menjauh dari ruangan itu, padahal dirinya sangat menginginkan untuk bertemu dengan nya, tetapi malahan Vano yg dipeluknya
Pertanyaan muncul dalam benak Brian
'ada hubungan apa dengan Dira? Mengapa sepertinya sangat akrab? Apakah dia sudah mengenalnya terlebih dahulu dengan Dira?'
Ia kemudian pergi ke rooftop ia melampiaskan amarahnya dan berteriak dengan sangat lantang.
"Mengapa setiap orang yg udah aku anggap segala - galaunya bagiku, dia malah membuatku sakit hati tuk kesekian kalinya"
"Kenapa"
Dulu saat ia pernah dekat dengan wanita yg ia anggap sebagai penyemangat hidupnya perlahan dia menjauh karena ada sosok kehadiran Vano sepupunya
Dan sekarang ia menganggap Dira sebagai orang spesial baginya malah lebih merindukan Vano ketimbang dirinya, bahkan tidak mengingatnya
[Bacanya pelan - pelan ya...biar feel nya dapet]
Hari ini Dira sudah diperbolehkan untuk bersekolah karena keadaan Dira sudah membaikDengan perasaan senang Dira lantas memeluk orangtuanya dengan penuh kebahagiaan, beruntung ada orang tuanya yg selalu ada disisinya
Dira kini tengah bersiap - siap untuk mengemasi baju nya ke koper karena ia sudah tidak lagi di rawat inap, dengan dibantu Bundanya, Kania
Seringkali mereka tertawa menceritakan hal konyol yg Kania pada saat remaja dulu
kepada DiraWaktu sudah menunjukkan pukul 05.35 Dira sekeluarga telah sampai di pekarangan rumahnya.
Kemudian Dira mulai bersiap - siap untuk bersekolah, tiba - tiba ada yg mengetuk pintu dari arah luar, segeralah ia turun menuruni anak tangga, dan membuka pintu
Setelah ia buka pintu, ternyata yg bertamu di pagi hari ini adalah Tante Fira, Dira mempersilakan Fira untuk masuk ke dalam rumahnya
Tak lama kemudian Bundanya Dira, Kania muncul, segeralah ia menyuruh Fira untuk duduk dan langsung berbincang - bincang.
Dira melihat jam dipergelangan tangan nya menunjukkan pukul 06.40, ia pamit tak lupa menyalimi kepada orangtuanya dan juga Tante Fira .
_Dira povDira sudah tiba di sekolah, mulai memasuki gerbang sekolah namun ada hal yg membuatnya bertanya - tanya
'mengapa semua pasang mata seolah menatap kearahku apakah ada yg salah dengan penampilan ku?' ujarku dalam hati
Aku mengabaikan nya, dan berjalan menjauh dari lapangan itu, aku menge - chat Erina untuk memberi tau letak kelas ku
Aku saat ini tengah melewati koridor yg sangat sepi, hanya ada suara angin yg berhembus, membuatku perlahan bulu kuduk ku meremang, deg -deg an takut itulah yg ku rasakan saat ini, apakah sekolah ini seram?
Aku berjalan dengan mengedarkan pandanganku ke sekeliling guna menghilangkan was - was yg menyergapku, ada apa ini, mengapa aku semakin berjalan semakin besar rasa takutku?
Kemudian terdengar suara langkah kaki di belakangku, perlahan mendekat saat ku lihat ke belakang aku tak melihat sesuatu apapun disana, saat ku mencoba mengabaikan, aku merasa ada seseorang yg membekap juga menutupi mataku hingga akupun terjatuh dan tak sadarkan diri.
______________________Gimana nih guys tanggapan kalean di part ini?
Terus beri vote ya☺️
Terimakasih kepada pembaca setia.

KAMU SEDANG MEMBACA
Di Ujung Penantianku
ChickLitKapan hidupku akan bahagia? jujur aku capek, aku gak kuat jalani hidup ini Aku berharap semoga suatu saat, bisa bertemu dengan seseorang yang membuat hidupku bahagia... ^Nadira Geovani^ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~...