Mengapa di saat diriku mulai merasakan kebahagiaan, di saat itu juga aku mulai merasa kehilangan?
_Nadira Geovani
Aku menuliskan semua rasa yang ku alami di buku dear diary kesayangan ku, entah kenapa dari kecil hingga saat ini aku tiada henti menulis di buku dear diary ini.
Aku jadi teringat dengan seseorang memberikanku sebuah buku diary. Aku sangat berterimakasih kepadanya, karenanya aku jadi bisa mencurahkan semua yang ku rasa, yang pada awalnya aku pendam.
Seseorang itu adalah Rayhan, entah kenapa dia sudah berubah sekarang, seperti bukan lagi sosoknya.
Sikap dia pada saat bertemu denganku berubah menjadi sangat perhatian, posesif, seperti tak ingin kehilanganku.
Ada hal yang membuatku takut kepadanya, dia ingin aku menikah dengan nya nanti. Jujur aku belum siap di satu sisi aku hanya menganggap dia tak lebih seperti kakakku sendiri, juga di sisi lain aku sepertinya mulai ada rasa terhadap Brian, entah sampai kapan perasaan itu muncul
^^^
Brian saat ini sudah sampai di Indonesia bersama dengan Rayhan yang tak lain adalah kakak kandungnya sendiri. Kakeknya telah mengabarkan kepada keluarganya termasuk Vano, sepupunya.
Brian mulai mengabari Dira, bahwa dirinya telah sampai di Indonesia, namun baru satu centang yg artinya telah terkirim
Rayhan kini sangat bahagia sekali karena ini adalah hal yang sangat dinantikan, tujuannya untuk tinggal di Indonesia adalah ingin berkumpul dengan keluarganya, juga ingin menikah dengan Dira, ia tau Dira bisa saat ini masih duduk di bangku kelas sebelas yang artinya ia harus menunggu satu tahun lagi.
Tak lama sang sopir datang, kemudian membawakan koper Brian dan juga Rayhan.
Brian tampak asik memandangi jalanan sambil memikirkan Dira, entah kenapa sejak ia pergi jauh tiada hentinya memikirkannya. Apakah ini yang namanya cinta?
Sedangkan Rayhan tampak asik memainkan ponselnya entah apa yang dilakukan kakakkya tersebut, pikir Brian.
Rayhan sebenarnya tengah menatap foto dirinya dan Dira di masa lalu. Ia lantas tersenyum ia berharap semoga dirinya bisa bertemu kembali dengan Dira. Rayhan sejak awal mulai ada rasa terhadap Dira, namun sebelum ia ungkapkan perasaan terhadapnya ia dititah kakeknya untuk tetap kembali pulang ke luar negeri
'perasanku terhadapmu masih sama tidak berkurang, justru semakin besar rasa cintaku padamu' batin Rayhan
^^^
Jam sudah menunjukkan pukul 16.31 Dira terbangun dari tidurnya. Ya, pada saat Arga mengantarkan Dira untuk pulang, setelah itu Dira langsung tertidur.
\Btw, Dira sekarang tinggal rumahnya sendiri karena ortu Dira sudah pulang dari luar kota\
Dira bergegas melangkah menuju kamar mandi untuk melakukan ritualnya. Kemudian ia mengambil handphonenya, ia terkejut lantaran terdapat banyak sekali notif, ia men-scroll satu persatu pesan yg masuk.
Ia terpaku dengan sebuah pesan dari seseorang, yang tak lain adalah Brian. Alangkah senangnya ia dikabarkan dari Brian bahwa Brian akan tiba di Indonesia.
Segera ia bergegas melangkah menuruni anak tangga dan pergi meninggalkan pekarangan rumahnya.
Brian dan Rayhan kini telah tiba di pekarangan rumahnya, dengan dibantu oleh pak sopir membawakan barang - barangnya dan pada saat berjalan dengan menuju rumahnya ternyata sudah ada orang tuanya berada di depan pekarangan rumahnya dengan, segera saja mereka berpelukan juga tersimpan rasa rindu yg berkecamuk, terharu hingga tak sadar air mata menetes membasahi pipi mereka.
Beberapa menit kemudian, ada seseorang yang mengetuk pintu. Dibukalah pintu itu oleh Fira, kemudian mempersilakan Dira untuk berkumpul denganya.
Saat mulai memasuki dan hendak duduk, Dira melihat nya pun terkejut, ternyata ada dua orang yang sangat ia sayangi tengah menatapnya dengan sangat intens dan itu membuat dirinya tersadar.
Dira duduk di dekat Fira. Fira kemudian memperkenalkan Dira kepada Rayhan
"Ray, kenalin ini anak dari sahabat Ibu namanya Dira"
"Aku sudah kenal Bu, dialah orang yg selama ini aku ceritakan kepada ibu" jawab Rayhan membuat Dira maupun Brian bertanya - tanya
"Kamu sudah kenal dengan kakaknya Brian?" tanya Fira kepada Dira.
"Apa bu, kakaknya Brian? Jadi ka Rayhan ini kakaknya Brian?" Dira malah bertanya
"Iya benar Ra, oh iya ibu lupa ceritain ke kamu ya"
Dan terjadilah mereka berbincang - bincang
Namun ada hal yang saat ini membuatnya bimbang. di satu sisi, ia sudah terlanjur cinta kepada Brian, di sisi lain, Rayhan berniat ingin melamarnya
'Apa yang harus ku pilih? Apakah aku memilih untuk mengungkapkan perasaanku terhadap Brian, ataukah aku menerima lamaran dari Rayhan?' batin Dira.
_____________________________
Waduh gimana nih Dira udah happy banget Brian pulang, eh seseorang di masa lalu datang kembali. Bahkan seseorang itu kakak kandung Brian, Rayhan
Kasian banget si Dira 🥺😩
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
Keduanya mencintai seseorang yang sama, bagaimanakah bila mereka mengetahui mereka mencintai orang yang sama?
Penasaran???
Baca ceritaku terus ya...
oh ya Janganblupa vote & komen yaw🥳Btw, kalean setuju gak nih author buat cerbung baru? Atau author lanjutin nih cerita ampe end?
Karena, kemarin gak up sebagai gantinya author hari ini buat chapt panjang, Yeay🤗

KAMU SEDANG MEMBACA
Di Ujung Penantianku
Romanzi rosa / ChickLitKapan hidupku akan bahagia? jujur aku capek, aku gak kuat jalani hidup ini Aku berharap semoga suatu saat, bisa bertemu dengan seseorang yang membuat hidupku bahagia... ^Nadira Geovani^ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~...