Perubahan sikap Brian

4 3 0
                                    


Thanks ya buat kalean yang udah follow & vote🤗

Bantu ramaikan donk guys...
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Happy reading guys...

Kring kring kring

Bel berbunyi menandakan waktu istirahat, semua murid ramai keluar dari kelasnya.

Skipp>>

Brian dkk berjalan menuju kantin membelah jalan membuat kaum hawa menatap ke arahnya, karena Brian dkk merupakan siswa ter-famous. Rio yang memang dasarnya playboy mengedipkan matanya ke arah para kaum hawa yg tengah menatap ke arahnya dan teman -temannya.

Brian memilih duduk di pojok, dan diikuti temannya menjauh dari keramaian karena risih terus diperhatikan oleh kaum hawa membuatnya bergidik jijik. Bagaimana tidak? Hampir seluruh pasang mata menatapnya bahkan sampai ada yang melihat dirinya dengan mulut menganga

Ia tak mengindahkan celotehan orang orang yang ada di sekitar yang berbincang mengenai dirinya, ia sama sekali tak peduli.

Tak lama setelah Brian, semua penghuni kantin menatap siswi yang sedang berjalan memasuki kantin tersebut membuat Brian pun menoleh ke arah siswi itu.

Saat ini yang ditunggu adalah keberadaan Dira, entah dimana keberadaannya.

Brian kemudian duduk di salah satu bangku yang berada di pojok kiri ujung kantin. Sedetik kemudian ia melotot tak percaya
'bagaimana dia menjadi cantik seperti ini? apakah benar ini Dira atau kembarannya?' batinnya bertanya tanya.

Dira hanya mengulas senyum kepada seseorang yang menatapnya, sedangkan Erina menunduk karena malu dan mengekor di belakang Dira.

Dira memilih duduk di tempat paling ujung sangat jauh dari keramaian, namun masih terlihat oleh beberapa orang.

Dira mulai memesan makanan diikuti juga dengan Erina, namun ada seseorang yang memanggilnya

"Dira, sini gabung ma kita- kita" ujar siswa itu yang tak lain adalah Brian.

Gilang, Rio lantas melotot tak percaya bagaimana mungkin Brian bisa kenal ma kedua cewe itu yang notabene mereka saja baru melihat siswi itu dan lagi Brian sangat dikenal anti cewe karena setiap ada yang menyatakan perasaan, Brian selalu menolak. Bahkan sama sekali belum pernah Brian berdekatan dengan cewe lain kecuali seseorang di masa lalunya

"Bukan temen gue nih pasti" ujar Rio kepada Gilang

"Hmm" jawab Gilang

"Singkat banget dah dasar es kutub" cibir Rio

            ***

Dira lantas menoleh mencari siapa yg memanggilnya, ia mengenyitkan dahinya

'bukankah dia yg meminta untuk berpura - pura tidak kenal, lantas mengapa saat ini dia memanggilku?' batin Dira bertanya penuh keheranan

Dira mengajak Erina untuk bergabung dengan Brian dkk, awalnya Erina menolak, kemudian akhirnya menurut.

"Dira kenalin nih temen gue namanya Gilang yang sebelahnya Rio" ujar Brian memperkenalkan temannya.

"Hai ka, aku Dira dan temanku namanya Erina" Dira berjabat tangan dengan teman -teman Brian dan memperkenalkan temannya.

Dira masih heran mengapa Brian mau mengajaknya untuk gabung?

"Btw, kalean mau beli apa nih biar sekalian gue yg pesenin?" Tanya Rio seraya menwarkan

"Spaghetti 2 es teh 2"

"kalean mau apa?" Tanya Brian kepada Dira dan Erina

"Samain aja ka" jawab Dira sopan

"Oke" Rio memesan sesuai yang diminta.

Erina masih sibuk menunduk karena malu, sedangkan Dira sibuk mengotak ngatik handphone nya karena gabut, dirinya masih tak sadar sedari tadi ditatap oleh Brian. sedangkan Gilang sibuk bermain game di handphone nya

'Dilihat dari dekat semakin cantik ternyata, baru nyadar gue' batin Brian berdecak kagum kepada Dira

'Ngomong apa si gue' Brian kemudian menggelengkan kepalanya, membuat Dira bertanya

"Kaka kenapa, sakit kepalanya?" Tanya Dira sambil memegang kepala Brian, namun di luar dugaan ternyata Brian memegang tangan Dira dengan lembut sembari berujar

"Gue gapapa cuma pusing dikit" jelas Brian

Semua itu tak luput dari pandangan seorang siswi yang sering berbuat onar, siapa lagi kalo bukan Risa dkk

"Ternyata si cewe so kecakepan itu orang yg sama, awas aja gue bakal cari cara buat lo menyesal karena telah bermain -main dengan gue" smirk Risa

"Lo salah orang karena bermain-main dengan gue, siap -siap aja terima apa yg akan gue lakuin ke Lo" lanjutnya

Risa dkk sedang menyusun rencana untuk mencelakakan Dira.

-------------------------

Waduh...Risa mau ngelakuin apa y ke Dira?

Di Ujung PenantiankuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang