Thanks ya buat kalean yang udah follow & vote🤗
Bantu ramaikan donk guys...
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~/Kalian inget gak pas part sebelumnya nama Vano pernah diucapkan dan dipertanyakan kehadiran nya hingga saat ini. Vano merupakan sepupu dari Brian, jadi masih saudara ya guys...part ini author mau libatin tentang Vano biar kalean gak penasaran, yuk langsung aja\
Happy reading guys 🥳🥳🥳
Seorang pria menatap kesal hingga handphone yang digenggamnya agak retak dan ia membantingnya seraya meluapkan amarahnya.
Ia melihat seorang gadis itu tengah berbicara kepada seorang siswa. Gadis itu yang tak lain adalah Dira
"Maaf, apakah bisa bantu saya?" Tanya pemuda itu kepada Dira
"Bisa ka, apa yang mau Dira bantu?" Tanya Dira
"Tolong bawain buku-buku ini ke kelas 12 ya" ujar Kaka kelas itu
"Oke ka"
Dira membawa buku-buku itu dan menuju kelas 12 bisa ia pastikan, pasti dirinya kelelahan berjalan karena kelasnya lumayan jauh dan tingkat, ia menghela nafas dan support my self 'kamu pasti kuat Dira, semangat'
Saat sudah di depan kelas, Dira perlahan mengetuknya, ia memberi salam dan tak lupa untuk membuka pintu kelas
"Permisi, apakah benar ini kelas 12 MIPA 2?" Tanya Dira dengan sopan
Semua kelas mendadak hening, bahkan ada yang masih cengo menatap kearahnya, Dira melihat ada sosok yang dia kenal yaitu Brian
Brian yang melihatnya pun terkejut dan masih menatap kearahnya hingga tak berkedip
Kemudian salah satu murid menjawab
"Iya benar, makasih ya" ujar salah satu siswi"Kalo gitu saya permisi" pamit Dira
"Huftt lelah sekali rasanya seperti berjalan keliling komplek rasanya" monolog Dira
"Hai, ketemu lagi. Nih minum pasti capek kan" tawar kaka kelas itu yang bernama Rizki
"Makasih ka" kemudian meneguk minuman hingga tandas tak tersisa
"Haus banget ya sampe habis tuh minum" kekeh Rizki.
Mereka duduk di lapangan sembari melihat seorang siswa sedang berlatih basket
Dira karena terlalu fokus melihat siswa bermain basket, hingga tak sadar seorang Riski sedang menatapnya dengan intens
'cantik juga kalo diliat dari dekat kek gini'Dira yang sadar di tatap seperti itu pun akhirnya pamit izin untuk pergi ke kelasnya kembali
Saat pergi dirinya sudah dihadang oleh Risa
Risa ngapain lagi si?🙄
***
Vano merupakan sahabat lama sekaligus sepupu dari Brian. Vano merupakan sahabat ter-lama diantara Gilang dan Rio, karena Vano bersahabat sejak TK hingga saat ini. Jika Gilang dan Rio sejak SMP.
Namun, sejak orangtuanya ada bisnis di luar kota membuat Vano berpisah dari sahabatnya, alhasil dia menetap di luar kota bersama orangtuanya.
[Flashback on]
Beberapa bulan yang lalu, Ayah Vano bernama Arka mengalami kebangkrutan di luar kota, padahal hanya bisnis itu satu - satunya yang Arka punya.
Kemudian ada pemuda yang datang di kantornya. Pemuda itu menawarkan sesuatu yang membuat dirinya ragu untuk menerima tawaran itu, namun setelah dia pikir kembali, akhirnya Arka menyetujuinya.
[Flashback off]
Vano sebenarnya sudah pulang dari luar kota sejak 1 bulan yang lalu. Jika orangtua Vano masih berada di luar kota untuk mengurus urusan bisnisnya.
Vano sebenarnya berniat untuk memberitahu kepada sahabat-sahabat nya itu namun ada sebuah pesan masuk
Unknown :
'jangan beritahu kepada sahabatmu, untuk saat ini cukup mematai saja seseorang yg sudah ku suruh. Jangan membantah, atau nyawa taruhannya!!!'Vano merasa tak tenang, dia selalu di setir hidupnya oleh seseorang, tapi bagaimanapun itu sudah menjadi konsekuensinya karena Arka (ayahnya) sudah menyetujui persyaratannya itu.
_____________________________Gimana nih guys penasaran gak sama Vano? kira - kira apa yg dilakuin Vano kedepanya?
Duh, author jadi kasian sama Dira🥺

KAMU SEDANG MEMBACA
Di Ujung Penantianku
ChickLitKapan hidupku akan bahagia? jujur aku capek, aku gak kuat jalani hidup ini Aku berharap semoga suatu saat, bisa bertemu dengan seseorang yang membuat hidupku bahagia... ^Nadira Geovani^ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~...