Jangan lupa votenya ya...
•
•
•Happy reading all
Ada seseorang yang tengah memantau Dira dari kejauhan bermonolog,
"Ternyata Dira dibawa oleh Rayhan, dan kini dibawa oleh Brian"
"Pokoknya Gue buat si Dira sadar dari amnesia nya se cepat mungkin" monolognya pria itu kemudian pergi entah kemana.
°°°
Rayhan kini telah sampai di pekarangan rumah, kemudian menghampiri ibunya yang berada di depan pintu'mengapa Ibu berada di depan pintu, apakah ada tamu yang datang malam - malam begini?' batin Brian bertanya - bertanya
"Assalamualaikum Bu" ujar Brian menyelimi Ibunya yang diikuti oleh Dira
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. kamu darimana aja si Ra, ibu khawatir loh, takut kamu kenapa - Napa?" Terang Fira panjang lebar
"Maaf Bu, Dira lupa kabarin ibu"
"Dira, tadi main ke rumah teman, tapi dijemput sama Ian ya udah akhirnya pulang, niatnya si mau nginap" lanjut Dira dengan tersenyum kaku
'semoga Ibu percaya sama ucapanku' Dira membatin
'Bisa - bisanya Lo nutupin semua setelah apa yg Lo alami? Gue gak habis pikir sama Lo Ra' Brian membatin
°°°
"Apa gadis yang bersama Brian tadi itu Dira ya? mungkin tadi itu pacarnya, coba saya balik ke apartemen" monolog RayhanRayhan berniat membalikkan badan melihat rumah Brian, namun ia urungkan memilih untuk pergi meninggalkan pekarangan rumah Brian
"Semoga nanti saat saya sampai, Dira masih ada di apartemen" monolognya sembari mengendarai mobilnya
Hp nya berdering menandakan ada seorang yang menelpon, segera ia angkat
"Halo kek, assalamualaikum"
"......"
"Iya kek baik, besok Rayhan akan pergi ke sana"
"....."
"Waalaikumsalam kek"
"Baru aja saya datang ke sini sudah disuruh balik lagi sama kakek" Rayhan kecewa, padahal ia berniat untuk menetap tinggal di kota, namun apalah daya kakek nya menginginkan dia untuk berada disisinya.
Rayhan kini sudah tiba di apartemennya, saat ia membuka pintu keadaan nya kini sudah seperti kapal pecah, barang - barangnya semua diacak oleh Dira
Segera ia cek tiap ruangan, sudut apartemen tersebut namun tetap saja ia tidak menemukan nya, namun ada satu ruangan yg belum ia cek, yaitu kamar mandi
Ia mendengar suara gemericik air di dalam kamar mandi, segera ia menunggu beberapa menit berharap Dira akan keluar dari kamar mandi itu
Sudah 5 menit ia menunggu namun hasilnya nihil. Ia tidak melihat tanda - tanda Dira akan keluar dari kamar mandi itu, dengan langkah yang melebar ia membuka pintu itu dengan kencang, ternyata...
Hanya suara air dalam bath up sudah penuh hingga membanjiri tiap sudut kamar mandi. Rayhan emosi, sudah cukup ia bersabar agar bisa bertemu dengannya, bahkan rela datang ke Indonesia hanya untuknya, dia sudah menemukan Dira, ia berjanji untuk tidak melepaskan Dira untuk kedua kalinya namun semuanya sia - sia, Dira kabur dari apartemen nya.
Rayhan segera menitah Vano dengan memberi pesan lewat handphone nya untuk mencari cara agar bisa menemukan Dira
°°°
Rio kini berada di rumah Gilang, awalnya Gilang menolak Rio datang kerumahnya namun karena ada hal yang penting, akhirnya ia perbolehkan Rio datang ke rumahnya.
Tok...tok...tok...
Segera Gilang membuka pintunya, dengan tidak sopan nya Rio menyelonong masuk ke rumah Gilang
[jangan ditiru ya adick - adick]
"Ada apa Lo ke rumah Gue?" Tanya Gilang to the point
"Disuruh duduk dulu kek, kasih minum. Gue ini tamu loh"
"Iya tamu, tamu tak diundang" jawab Gilang dengan nada datar
[Btw, Gilang emang gitu ya orangnya itu to the point gak suka basa basi dan orangnya dingin + cuek]
Rio dengan seenak jidatnya mengambil minuman yang ada di kulkas dan tak lupa membawa camilan kemudian ia memakannya
"Ck, gak tau diri banget Lo" sinis Gilang
"Sans donk men, biarin gue minum dulu Gue capek tau abis dari perjalanan"
"Oke jadi gini, Gue udah ambil rambut Er..."
Lanjut RioBelum Rio melanjutkan ucapannya sudah dicecar oleh Gilang
"Mana sini, rambut Erina kan?"
Rio menganggukan kepalanya dan memberikan rambut itu kepada Gilang. Terdapat dua helai rambut Erina.
[Klo kalean lupa bisa baca part sebelumnya saat Brian dijebak]
"Thanks ya sob, Lo emang the best. Gue cabut dulu ya" ujar Gilang dengan nada yg ramah dan tak lupa wajahnya sumringah.
"Pas gini aja Lo bilang the best, cih"
"Gue ikut" lanjut Rio
"Skuylah" jawab Gilang
•••••••••••••••••••••••••••••
Guys maaf ya klo chapt ini kurang menarik + telat up🙏
______________________
Hayo tebak...
bagaimana Rayhan bisa mengenal Brian?😁Jawabannya, baca terus story sya dan juga vote yaw. Biar nanti kalean tau jawabannya

KAMU SEDANG MEMBACA
Di Ujung Penantianku
ChickLitKapan hidupku akan bahagia? jujur aku capek, aku gak kuat jalani hidup ini Aku berharap semoga suatu saat, bisa bertemu dengan seseorang yang membuat hidupku bahagia... ^Nadira Geovani^ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~...