"BMKG telah mencatat guncangan gempa terjadi pada pukul 11 : 54 waktu setempat dengan kekuatan magnitudo 6,5 yang menyebabkan beberapa daerah mengalami efek dari guncangan tersebut, kembali pada.."
"Wah, ini bukan sekalinya kejadian, waktu itu juga pernah kan Mah? Cuma, kita nggak kena separah ini.." ucap Bintang.
Nazwa mengangguk setuju, "Baru kali ini kerasa banget, sampe tau nggak Mah, barang-barang itu pada berjatuhan! Dan berdiri aja bener-bener nggak seimbang,"
Helen menghela nafas sembari mengusap kepalanya Nazwa. "Beruntung kamu nggak papa, teman-teman yang lain gimana? Ada yang terluka nggak?"
"Emm, ada sih satu, Anna.." Nazwa menatap ke arah Bintang yang tampak terkejut namun ia tidak menampakkan bahwa dirinya sedang terkejut, "Tapi nggak luka parah banget kok, cuma memar dikit.."
"Ohhh, Alhamdulillah nggak sampe ada yang harus dilarikan ke rumah sakit soalnya tadi Mama denger banyak orang-orang sekitar yang sampe kecelakan, pokoknya ini pelajaran buat kalian, musibah itu nggak bisa kita prediksi kapan dia bakal datang karena itu perlunya waspada, paham?"
Bintang dan Nazwa sama-sama mengangguk, setelah kejadian tadi siang yang berhasil membuat suasana yang awalnya aman dan baik-baik saja berubah menjadi rusuh dalam beberapa menit namun beruntung mereka bukanlah mengalami pusat gempanya melainkan hanya sisa guncangan saja.
"Oh iya, Mah, Bintang udah nyiapin semua barang buat berangkat nanti."
Helen mengangguk, "Bagus kalo gitu, jadi kalo udah harinya tinggal berangkat aja! Jangan sampe ada yang lupa ya, yang paling penting kamu harus jaga kesehatan."
"Bang Bintang mau berangkat?" tanya Nazwa.
"Bulan depan gue bakal ninggalin lo!"
Nazwa meliriknya dengan tatapan songong, "Yey, seru banget!"
"Udah, udah, karena tadi ada sedikit insiden mending sekarang kalian istirahat biar bisa nenangin pikiran, terutama Nazwa," Nazwa mengangguk menjawab ucapan Helen, Mereka pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke kamar masing-masing.
Nazwa menutup pintu kamarnya lalu ia merebahkan tubuhnya di kasur empuk miliknya. Nazwa menghela nafas dengan mata yang ia tutup perlahan, peristiwa tadi siang benar-benar akan menjadi memori lekat dalam ingatannya, untuk pertama kali Nazwa merasakan bagaimana rasanya bumi terguncang hebat.
Teriakan demi teriakan berseru setiap saat, suara jatuhnya barang tak dapat dihitung seberapa banyak, pasti kini rumah sakit tengah penuh dengan korban gempa bumi, Nazwa berharap semua korban tidak mengalami luka yang sangat parah dan secepatnya sembuh. Nazwa menjadi ingat, disaat ia melihat Anna yang meminta bantuan.
"Chika tolongin gue!" Chika menoleh pada Anna yang berteriak meminta tolong padanya, namun karena panik Chika langsung berlari pergi meninggalkan Anna yang berusaha menahan sakit akibat kakinya yang tertimpa sebuah patung yang berukuran cukup besar.
Nazwa tahu menyelamatkan diri sendiri itu sangat penting apalagi dalam keadaan darurat tetapi apakah berlari ketika orang lain membutuhkan bantuan adalah hal yang harus diperbuat?
Ini yang Nazwa mengerti dari insiden tadi, nyatanya semua orang itu sama. Sama-sama memiliki dua sisi dalam dirinya, jika dalam keadaan tenang ia akan menampakkan sisi tenang dalam dirinya bahkan bisa menjadi sangat baik kepada lingkungan sekitar namun jika berada dalam keadaan yang mendesak ia akan menunjukkan sisi lainnya yang bahkan dapat mengeluarkan sifat egoisme yang hanya mementingkan diri sendiri, dan hanya orang-orang tertentu yang dapat mengendalikan dua sisi dalam dirinya.
"Jangan ulangi lagi, Nazwa, with or without me."
Mata Nazwa terbuka, kalimat itu terulang kembali pada ingatannya bahkan terekam sangat jelas setiap katanya, suara berat yang dengan pelan mengucap kalimat itu membuat Nazwa tak sanggup untuk menjawabnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
In Your Heart [ Completed ]
Teen FictionSemua bermula ketika Nazwa Sandriella harus berusaha setengah mati untuk mengejar sosok yang ia cintai. Namun, jauh dari yang diharapkan, Nazwa justru harus berhadapan dengan si kutub ketua kelas bernama Arshaka. Namun siapa sangka? Jika kutub lebih...
![In Your Heart [ Completed ]](https://img.wattpad.com/cover/302192116-64-k584135.jpg)